Tes Antibodi dan Pelacakan Kontak, Cara Jerman Cegah Gelombang Kedua Corona

Ikbal Maulana | Suara.com

Senin, 18 Mei 2020 | 18:52 WIB
Pemerintah Jerman lakukan tes antibodi guna cegah gelombang kedua virus corona (DW Indonesia)

Suara.com - Jerman mengambil langkah pencegahan gelombang kedua virus corona setelah restriksi atau lockdown mulai dilonggarkan. Ada dua aspek yang jadi perhatian Pemerintah Jerman yakni tes antibodi dan pelacakan kontak.

Baru-baru ini Jerman menjadi negara Eropa pertama yang tetapkan tes antibodi terhadap virus corona. Pemerintah melaksanakan tes di kawasan yang jumlah inspeksinya tinggi dan mengumpulkan sampel yang mewakili populasi.

Tes ini diharapkan memberikan petunjuk tentang tingkat imunitas masyarakat terhadap virus dan sejauh mana Covid-19 sudah menyebar. Hal itu dapat menjadi petunjuk bagi pengambilan keputusan di bidang kesehatan.

Sementara pelacakan kontak berfokus pada penggunaan aplikasi untuk mencari orang-orang yang terinfeksi dan kontak mereka. Selengkapnya, tonton dalam video ini. (DW Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Melandai, Hong Kong Hapus Aplikasi Pelacakan Kontak Covid-19

Kasus Covid-19 Melandai, Hong Kong Hapus Aplikasi Pelacakan Kontak Covid-19

Your Say | Selasa, 13 Desember 2022 | 17:18 WIB

Terkini

20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama

20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama

Video | Kamis, 02 April 2026 | 22:05 WIB

Bukan karena Program Hamil, Luna Maya Ungkap Alasan Lain Vakum dari Film

Bukan karena Program Hamil, Luna Maya Ungkap Alasan Lain Vakum dari Film

Video | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Wajib Masuk Kantor

Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Wajib Masuk Kantor

Video | Kamis, 02 April 2026 | 20:20 WIB

Presiden Prabowo Ketemu Carmen Hearts2Hearts di Korsel, Kompak Finger Heart

Presiden Prabowo Ketemu Carmen Hearts2Hearts di Korsel, Kompak Finger Heart

Video | Kamis, 02 April 2026 | 19:45 WIB

Bahas Kondisi Andrie Yunus, KontraS: Harus Menjadi Perhatian Negara!

Bahas Kondisi Andrie Yunus, KontraS: Harus Menjadi Perhatian Negara!

Video | Kamis, 02 April 2026 | 17:40 WIB

Divonis Bebas, Amsal Sitepu Apresiasi Dukungan Pejuang Ekonomi Kreatif

Divonis Bebas, Amsal Sitepu Apresiasi Dukungan Pejuang Ekonomi Kreatif

Video | Kamis, 02 April 2026 | 16:05 WIB

Tekan Beban APBN: Anggaran Perjalanan Dinas dan Rapat Dipangkas, MBG Tetap Digas

Tekan Beban APBN: Anggaran Perjalanan Dinas dan Rapat Dipangkas, MBG Tetap Digas

Video | Kamis, 02 April 2026 | 12:00 WIB

Asal-usul Meme 'Pokoknya Ada' yang Viral di Media Sosial

Asal-usul Meme 'Pokoknya Ada' yang Viral di Media Sosial

Video | Kamis, 02 April 2026 | 10:00 WIB

Biar Nggak Mubazir, Ayah Vidi Aldiano Ungkap Bakal Bagikan Baju Almarhum Putranya

Biar Nggak Mubazir, Ayah Vidi Aldiano Ungkap Bakal Bagikan Baju Almarhum Putranya

Video | Rabu, 01 April 2026 | 18:00 WIB

Dugaan Kuasa Hukum Soal Kasus Andrie Yunus: Operasi Intelijen Libatkan 16 Orang

Dugaan Kuasa Hukum Soal Kasus Andrie Yunus: Operasi Intelijen Libatkan 16 Orang

Video | Rabu, 01 April 2026 | 16:00 WIB