Kabar Gembira, Ilmuwan China Bisa Perbaiki Telinga Caplang Tanpa Operasi

Dythia Novianty | Tivan Rahmat | Suara.com

Minggu, 07 Juni 2020 | 11:16 WIB
Kabar Gembira, Ilmuwan China Bisa Perbaiki Telinga Caplang Tanpa Operasi
Ilustrasi telinga caplang. [Unsplash/Alexandre Boucher]

Suara.com - Ilmuwan China berhasil membuat formula yang bisa memperbaiki kondisi Hematoma Aurikula atau yang lebih dikenal dengan telinga caplang.

Formula berupa suntikan itu sebelumnya sukses memperbaiki telinga tikus yang mengalami kecacatan dan ternyata juga bekerja pada manusia.

Telinga caplang biasanya disebabkan oleh adanya benturan dari benda tumpul. Oleh karena itu, kondisi seperti ini kerap dialami oleh atlet rugby, petinju, pegulat, dan atlet dari olahraga keras lainnya.

Mulanya, ilmuwan China melakukan eksperimen pada tikus dengan kondisi cacat telinga dengan cara membentuk jaringan baru menggunakan teknik bioprinting 3D.

Tak disangka, metode ini sangat efektif dan mampu menciptakan jaringan yang bisa memperbaiki kerusakan sekaligus membentuk telinga baru. Teknik non-invasif ini bahkan berhasil membentuk telinga sempurna pada tikus percobaan.

Para ilmuwan berpendapat, prosedur yang serupa juga dapat diterapkan pada manusia. Tak hanya untuk telinga caplang, cara ini juga diharapkan mampu mengganti bagian tubuh lainnya tanpa harus menjalani operasi yang berisiko.

"Teknologi ini dapat diadaptasi untuk penggunaan klinis pada manusia," ujar salah satu penulis studi, Profesor Maling Gou, seperti dilansir dari Daily Mail, Minggu (7/6/2020).

"Ini berpotensi memungkinkan berbagai jenis operasi rekonstruktif minimal invasif atau non-invasif," imbuhnya.

Sedangkan untuk teknisnya, bioprinting 3D ini membawa sebuah microchip yang disebut DMB (digital micromirror device) dengan pola khusus yang disuntikkan ke bawah kulit.

Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]
Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]

Setelah itu, ilmuwan menanamkan bioink yang berisi campuran bahan kimia dan sel-sel tulang rawan yang secara bersamaan diberikan di bawah kulit pada bagian belakang telinga.

Tinta kemudian mulai mengoreksi struktur telinga yang rusak dan kemudian menciptakan struktur baru, lapis demi lapis.

Sebulan kemudian, tulang rawan pada telinga sudah dapat mempertahankan bentuknya. Selain itu, pembuluh darah dan otot pun mulai tumbuh bekerja secara normal.

"Teknik ini lebih baik daripada operasi bedah telinga karena mengurangi risiko yang harus dialami pasien," tutup Profesor Gou dalam karya ilmiah yang telah dipublikasikan dalan jurnal Science Advance.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unik, Pertama Kalinya Ilmuwan Buat Garam Bentuk Heksagonal

Unik, Pertama Kalinya Ilmuwan Buat Garam Bentuk Heksagonal

Tekno | Minggu, 07 Juni 2020 | 09:00 WIB

Hasil Penelitian, Anjing Terbukti Punya Sifat Penolong

Hasil Penelitian, Anjing Terbukti Punya Sifat Penolong

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2020 | 18:40 WIB

Ilmuwan Berhasil Ciptakan Hati Buatan dan Ditranplantasikan ke Tikus

Ilmuwan Berhasil Ciptakan Hati Buatan dan Ditranplantasikan ke Tikus

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2020 | 09:30 WIB

Setelah Puluhan Tahun, Spesies Langka Lobster Biru Air Tawar Ditemukan

Setelah Puluhan Tahun, Spesies Langka Lobster Biru Air Tawar Ditemukan

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2020 | 08:00 WIB

Ilmuwan Sebut Obat Batuk Bisa Sebabkan Virus Corona Berkembang

Ilmuwan Sebut Obat Batuk Bisa Sebabkan Virus Corona Berkembang

Tekno | Kamis, 04 Juni 2020 | 11:00 WIB

Cerita Ilmuwan Indonesia Sulitnya Membuat Vaksin Covid-19

Cerita Ilmuwan Indonesia Sulitnya Membuat Vaksin Covid-19

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 12:20 WIB

Terkini

Daftar Harga iPhone Terbaru Mei 2026, Pilihan Investasi Gadget Jangka Panjang

Daftar Harga iPhone Terbaru Mei 2026, Pilihan Investasi Gadget Jangka Panjang

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:10 WIB

Ingin Beli Skin Epic Impian? Ini 5 Cara Cepat Beli Diamond Mobile Legends Lewat GoPay Games

Ingin Beli Skin Epic Impian? Ini 5 Cara Cepat Beli Diamond Mobile Legends Lewat GoPay Games

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB

Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:40 WIB

Pesona HP Murah Sejutaan, Itel Zeno 200 Hadirkan Android Go dan Fitur Tangguh

Pesona HP Murah Sejutaan, Itel Zeno 200 Hadirkan Android Go dan Fitur Tangguh

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:35 WIB

5 HP Murah Terbaru di Indonesia Mei 2026: Mulai Sejutaan, Baterai Jumbo 8.000 mAh

5 HP Murah Terbaru di Indonesia Mei 2026: Mulai Sejutaan, Baterai Jumbo 8.000 mAh

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:20 WIB

CEO Sony Bahas PS6, Ungkap Krisis Memori Bakal Berdampak ke Harga Konsol

CEO Sony Bahas PS6, Ungkap Krisis Memori Bakal Berdampak ke Harga Konsol

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791

Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:30 WIB

Spesifikasi POCO C81 Pro: HP Murah Sejutaan Layar Luas dengan Penyimpanan UFS 2.2

Spesifikasi POCO C81 Pro: HP Murah Sejutaan Layar Luas dengan Penyimpanan UFS 2.2

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:15 WIB

VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake

VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:06 WIB

Sony Xperia 1 VIII Segera Debut, Pakai Chip Terkencang Qualcomm dan Fotografi Premium

Sony Xperia 1 VIII Segera Debut, Pakai Chip Terkencang Qualcomm dan Fotografi Premium

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB