Twitter Luncurkan Fitur Khusus Lawan Kekerasan Terhadap Perempuan

Liberty Jemadu Suara.Com
Kamis, 18 Juni 2020 | 20:59 WIB
Twitter Luncurkan Fitur Khusus Lawan Kekerasan Terhadap Perempuan
Ilustrasi Twitter (Shutterstock).

Suara.com - Twitter, pada Kamis (18/6/2020), meluncurkan fitur notifikasi khusus untuk melawan kekerasan terhadap perempuan untuk merespon kenaikan tren kekerasan berbasis gender di seluruh dunia. Fitur notifikasi itu di Indonesia digawangi oleh Twitter bersama LBH Apik dan Komnas Perempuan.

"Kami berterima kasih atas kolaborasi dan dukungan yang telah diberikan oleh para mitra kami di Indonesia. Kami berharap inisiatif ini dapat membantu menjangkau audiens dari mitra kami yang membutuhkan bantuan di masa pandemik COVID-19 ini dan seterusnya," kata Direktur Kebijakan Publik Twitter Indonesia dan Malaysia, Agung Yudha.

Notifikasi ini melengkapi fitur Twitter yang sudah ada sebelumnya, mencakup pemberitahuan untuk COVID-19, kesehatan mental, pencegahan bunuh diri, vaksin dan eksploitasi seksual anak.

Jika mengetik kata kunci yang berhubungan dengan kekerasan berbasis gender di laman Explore, misalnya KDRT, Twitter akan memberi notifikasi berupa kontak lembaga yang dapat menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Twitter bermitra dengan LBH APIK Jakarta dan Komisi Nasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan untuk fitur ini.

Perwakilan Komnas Perempuan, Mariana Amiruddin, dalam keterangan yang sama, menyatakan kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia bertambah setiap tahun. Catatan tahunan 2020 Komnas Perempuan menunjukkan kekerasan terhadap perempuan meningkat 792 persen selama 12 tahun terakhir.

"Fakta ini memperkuat pentingnya edukasi kepada masyarakat bahwa kasus kekerasan masih banyak terjadi di Indonesia. Kolaborasi dengan Twitter ini diharapkan mempermudah informasi kepada publik dan menjadi acuan para pemangku kepentingan untuk pencegahan dan penanggulangan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan,” kata Mariana.

Direktur LBH APIK Jakarta, Siti Mazuma, menyatakan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan advokasi kesetaraan hukum melibatkan berbagai pihak.

"Kami harap kolaborasi dengan Twitter ini dapat membantu kami menjangkau lebih banyak orang yang memang membutuhkan bantuan atau pendampingan," kata Siti.

Baca Juga: Tak Terima Dibikin Video, Dokter Tirta Ancam Polisikan Akun Twitter Ini

Twitter menggandeng UN Women Asia Pasifik sebagai penasihat dalam program ini. Kekhawatiran mengenai kekerasan berbasis gender saat pandemi virus corona pernah diutarakan Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres.

Karantina wilayah (lockdown) di berbagai negara menimbulkan "gelombang yang mengkhawatirkan dalam kekerasan berbasis gender, menurut Guterres. Notifikasi kekerasan berbasis gender, selain di Indonesia, juga tersedia di Vietnam, Malaysia, Korea Selatan, Singapura, Filipina dan Thailand. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI