Begini Cara Membuat Aplikasi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 29 Juni 2020 | 15:25 WIB
Begini Cara Membuat Aplikasi
Ilustrasi aplikasi-aplikasi dalam ponsel pintar (Shutterstock).

3. Membuat mockup aplikasi

Pengguna harus membuat mockup sebelum membuat aplikasi. Mockup merupakan media visual atau pratinjau dari konsep desain yang diberikan efek visual sehingga menyerupai wujud aslinya.

Mockup menunjukkan kepada pengguna seperti apa sebuah aplikasi, tanpa menganggu pengguna dengan detail yang tidak perlu.

Ada banyak perangkat lunak untuk membuat mockup, salah satunya adalah Balsamiq Mockups. Perangkat lunak ini mencakup sejumlah besar template UI.

Saat pengguna membuat aplikasi untuk klien atau perusahaan, membuat mockup adalah kesempatan yang baik untuk menunjukkan kepada mereka hasil akhir sebelum membuat aplikasi. Pengguna dapat membantu klien melalui UI, dengan menggunakan mockup, dan membantu melihat serta membayangkan aplikasi yang lengkap.

4. Buat desain grafis aplikasi

Setelah proyek terbentuk, saatnya untuk membuat desain grafis aplikasi. Desain aplikasi harus mencakup detail visual pixel-perfect, efek grafis, aset gambar, dan terkadang bahkan animasi dan desain gerak.

Pengguna bisa melakukan dua pendekatan untuk membuat grafik aplikasi, yaitu lakukan sendiri dengan template grafik atau pekerjakan seorang desainer grafis profesional.

Ilustrasi aplikasi Twitter di ponsel. [Pixabay]
Ilustrasi aplikasi Twitter di ponsel. [Pixabay]

Pengguna dapat memanfaatkan platform seperti Upwork atau Toptal untuk menyewa desainer grafis profesional. Tetapi jika pengguna ingin melakukannya sendiri, ada beberapa rekomendasi template, seperti Now, Tethr and Do dari InVision, iOS iPhone Gui dari Facebook, Stark UI Kit dari Baianat, Stictch dari Lina Seleznyova, Phoenix dari Adrian Chiran, dan Apply Pixels dari Michael Flarup.

baca juga

Pengguna juga harus mewaspadai hak cipta dan lisensi ketika menggunakan karya asli orang lain. Pengguna juga dapat menggunakan alat seperti Photoshop, Sketch, dan Affinity Designer untuk membuat desain grafis untuk aplikasi pengguna.

Hasil akhir atau "yang dapat dikirim" adalah serangkaian gambar dan aset yang dapat pengguna impor ke Xcode. Pengguna menggunaan file grafik sebagai dasar untuk pekerjaan pengguna di Interface Builder atau dengan SwiftUI.

Pengguna tidak dapat mengimpor desain Sketsa atau Photoshop secara langsung, jadi pengguna harus membuatnya kembali di Interface Builder atau Xcode untuk membangun aplikasi pengguna. Pengguna juga harus memeriksa Human Interface Guidelines untuk memahami cara kerja desain iOS sehingga pengguna dapat mengambil keuntungan dari desain iOS saat membuat aplikasi.

5. Buat Landing Page aplikasi

Pengembang aplikasi sering mengabaikan pemasaran aplikasi. Pengguna setidaknya harus membuat halaman arahan untuk aplikasi dan idealnya sebelumnya membangun aplikasi.

Landing page adalah kesempatan untuk terhubung dengan pengguna aplikasi potensial sejak awal, sebelum aplikasi pengguna diluncurkan. Landing page membutuhkan komponen-komponen seperti judul yang jelas di bagian atas halaman, paragraf pengantar singkat atau video penjelasan, tangkapan layar aplikasi atau mockup, ajakan untuk memasang atau mendaftar aplikasi, dan rincian fitur dan manfaat aplikasi.

Pengguna dapat memanfaatkan halaman page seperti Strikingly, WordPress dan Leadpages.

6. Buat aplikasi dengan Xcode dan Swift

Setelah membuat mockup, desain aplikasi, dan mengambil langkah untuk memasarkan aplikasi, sekarang saatnya membuat aplikasi.

Pengguna bisa membangun aplikasi untuk iOS menggunakan Xcode dan Swift. Xcode IDE mencakup manajer proyek, editor kode, dokumentasi bawaan, alat debugging, dan Interface Builter.

Sementara Swift adalah bahasa pemrograman default untuk membangun aplikasi iOS. Pengguna dapat mempelajari pengembangan iOS dari Swift.

Beragam aplikasi di iPhone. [Shutterstock]
Beragam aplikasi di iPhone. [Shutterstock]

Pengguna dapat menginstal aplikasi iOS sendiri di iPhone atau iPad melalui Xcode dengan Akun Pengembang Apple gratis.

Pengguna dapat membagi pengembangan aplikasi menjadi dua kategori, yaitu front-end yang merupakan bagian dari aplikasi yang dapat pengguna lihat termasuk tata letak, navigasi, grafik, interaksi pengguna, animasi, dan pemrosesan data, dan back-end yang merupakan bagian dari aplikasi yang tidak dapat pengguna lihat, seperti basis data, jaringan, penyimpanan data, dan manajemen pengguna.

Sebagai pengembang, pengguna mengintegrasikan front-end dan back-end satu sama lain. Sejumlah besar alat dapat mempercepat proses pembangunan aplikasi sehingga pengguna tidak perlu membuat kode sendiri.

Beberapa alat tersebut mencakup Xcode, Interface Builder, Swift untuk pengembang iOS, Balsamid Mockups dan Sketch untuk desain grafik dan UI/UX, CocoaPods, Firebase, Parse Platform, Realm, dan Core Data untuk penyimpanan dan data base, Fastlane untuk mengotomatiskan alur kerja penerbitan aplikasi, PaintCode mengubah elemen UI, dan TestFlight sebuah platform defautl untuk beta versi menguji aplikasi pengguna dan dapat mendistribuskan aplikasi hingga 10.000 perangkat.

7. Luncurkan aplikasi di App Store

Setelah membangun aplikasi, pengguna dapat meluncurkan aplikasi di App Store. Untuk mempublikaikan aplikasi, pengguna harus daftar Akun Pengembang Apple > siapkan judul dan meta data aplikasi dengan App Store Connect > unggah aplikasi terbaru ke App Store dengan Xcode > Apple akan meninjau aplikasi, mengikuti Pedoman Peninjauan App Store > jika aplikasi disetujui, aplikasi pengguna akan diterbitkan langsung di App Store.

Setelah aplikasi diterbitkan, pengguna dapat melihat beberapa umpan balik dari pelanggan untuk meningkatkan aplikasi di pembaruan. Pengguna dapat melakukan riset pasar kembali, meningkatkan mockup dan desain, dan membangun fitur baru. Pengguna juga perlu mempromosikan aplikasi yang dibuat.

8. Pasarkan aplikasi untuk mencapai orang yang tepat

Pemasaran adalah cara untuk menjangkau orang-orang yang dapat mengambil manfaat dari apa yang pengguna buat.

Pengguna harus memasarkan aplikasi dan memberi tahu banyak orang tentang solusi yang ditawarkan oleh aplikasi yang dibuat pengguna.

Pengembang aplikasi secara teknis adalah pemecah masalah. Aplikasi yang dibuat pengguna memecahkan masalah bagi seseorang dan itulah yang meyakinkan orang-orang untuk menginstal dan menggunakan aplikasi pengguna.

9. Tingkatkan aplikasi dengan umpan balik

Umpan balik yang diberikan orang lain tentang aplikasi pengguna sangat penting untuk meningkatkan aplikasi. Pengguna dapat menggunakan analisis aplikasi untuk mengumpulkan data kuantitatif dan survei atau wawancara untuk mendapatkan data kuantitatif serta pengguna dapat berkomunikasi dengan orang-orang secara teratur untuk membangun koneksi pribadi.

Ilustrasi berbagai aplikasi di ponsel Android. [Shutterstock]
Ilustrasi berbagai aplikasi di ponsel Android. [Shutterstock]

Cara termudah untuk mendapatkan umpan balik dari orang lain adalah dengan mengirim mereka email pribadi untuk menanyakan bagaimana kinerja aplikasi dan bagaimana mereka menggunakan aplikasi pengguna.

Setelah melakukan beberapa sesi umpan balik tersebut, pengguna mengidentifikasi interaksi di aplikasi yang menurut pengguna berbeda. Pengguna dapat membandingkan harapan pengguna dengan hasil nyata dan melihat apakah itu cocok. Jika tidak, pengguna harus mengubah harapan atau mengubah aplikasi.

Kunci untuk bekerja dengan umpan balik orang lain adalah bereksperimen dengan tindakan dan hasil. Tidak ada yang tahu apa yang terbaik sampai pengguna mengujinya dan mengukur hasilnya. Semakin cepat waktu pembalikan pada percobaan dan peningkatannya, semakin cepat aplikasi pengguna meningkat.

Cara membuat aplikasi di atas dapat pengguna coba untuk mulai membangun aplikasi pengguna sendiri. Selamat mencoba!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lucu Tapi Romantis, Video Kakek Cemburu pada Istrinya Bikin Warganet Gemas

Lucu Tapi Romantis, Video Kakek Cemburu pada Istrinya Bikin Warganet Gemas

Jawa Tengah | Minggu, 28 Juni 2020 | 14:56 WIB

Perhatian: Avast Temukan 47 Aplikasi Iklan Tersembunyi di Play Store

Perhatian: Avast Temukan 47 Aplikasi Iklan Tersembunyi di Play Store

Tekno | Minggu, 28 Juni 2020 | 09:00 WIB

Jepang Ciptakan 'Masker Pintar', Bikin Pengguna Bisa Kuasai 8 Bahasa

Jepang Ciptakan 'Masker Pintar', Bikin Pengguna Bisa Kuasai 8 Bahasa

News | Sabtu, 27 Juni 2020 | 15:15 WIB

Posting Foto Hasil Editan FaceApp, Seorang Pria Alami Pelecehan Seksual

Posting Foto Hasil Editan FaceApp, Seorang Pria Alami Pelecehan Seksual

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 14:52 WIB

Gratis dan Mudah, Ini 5 Aplikasi Download Lagu di Android

Gratis dan Mudah, Ini 5 Aplikasi Download Lagu di Android

Tekno | Rabu, 24 Juni 2020 | 10:55 WIB

Pengguna Zoom & Netflix Meningkat, Pemerintah Kenakan Pajak Per 1 Juli 2020

Pengguna Zoom & Netflix Meningkat, Pemerintah Kenakan Pajak Per 1 Juli 2020

Your Say | Rabu, 24 Juni 2020 | 09:56 WIB

Terkini

Pramono Minta Demo BEM UI di Bundaran HI Tak Anarkis: Happy-Happy Saja

Pramono Minta Demo BEM UI di Bundaran HI Tak Anarkis: Happy-Happy Saja

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:57 WIB

Konsumsi Gas Alam Diprediksi Meroket 30 Persen, Apa Dampaknya?

Konsumsi Gas Alam Diprediksi Meroket 30 Persen, Apa Dampaknya?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kebakaran Landa Permukiman Padat di Menteng Jakpus, 16 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Landa Permukiman Padat di Menteng Jakpus, 16 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:44 WIB

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:10 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05 WIB

×