Hii... Ada Zat Aneh di Sisi Jauh Bulan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 09 Juli 2020 | 17:00 WIB
Hii... Ada Zat Aneh di Sisi Jauh Bulan
Wahana antariksa Cina, Chang'e-4. [Shutterstock]

Suara.com - Ilmuwan China telah menerbitkan analisis mengenai zat aneh di sisi jauh Bulan dalam misi Yutu 2 tahun lalu. Penemuan ini dibuat anggota tim Yutu 2 pada Juli 2019, yang merupakan bagian dari misi Chang'e 4 untuk menjelajahi sisi jauh Bulan.

Dalam laporan Our Space, sebuah publikasi sains berbahasa Mandarin mengungkapkan penemuan itu pada 17 Agustus dan menggambarkan zat misterius tersebut dengan istilah "" atau dalam terjemahan bahasa Inggris "gel-like".

Deskripsi ini menarik minat luas serta spekulasi di antara para ilmuwan Bulan.

Namun, para ilmuwan menemukan substansi tersebut terbuat dari batu. Dalam laporan yang diterbitkan di Earth and Planetary Science Letters, Gou Sheng dan rekan ilmuwan lainnya menganalisis data dari kamera Yutu 2 dan instrumen Visible and Near-Infrared Spectrometer (VNIS).

Para ahli menggunakan prosedur yang disebut spectral unmixing, untuk memecah spektrum yang diukur dari VNIS untuk menentukan kemungkinan komposisi dan kelimpahan material dalam zat.

Para ilmuwan menggambarkan bahan tersebut sebagai breksi hijau dan berkilau yang berukuran 52 sentimeter kali 16 sentimeter. Fitur-fitur ini adalah tanda-tanda kemungkinan adanya glasses, yang biasanya bersumber dari dampak leleh atau dari letusan gunung berapi.

Menurut laporan itu, breksi atau batuan yang terdiri dari fragmen-fragmen mineral rusak atau batuan yang disemen secara bersama-sama oleh matriks berbutir halus, dibentuk oleh dampak pengelasan, penyemenan, dan aglutinating regolith dan breksi Bulan.

Ilmuwan mengatakan, materi itu menyerupai sampel breksi dari dampak tubrukan Bulan yang dikembalikan misi Apollo. Namun, hasilnya tidak pasti.

Laporan ini mencatat bahwa analisis dibatasi oleh fakta bahwa pengukuran VNIS diambil dalam kondisi pencahayaan yang buruk dan faktor-faktor lainnya.

baca juga

Dan Moriarty, rekan program postdoctoral NASA di Goddard Space Flight Center, Maryland, mengatakan bahwa karena Chang'e 4 sedang mengeksplorasi area Bulan yang sama sekali belum dijelajahi, spectral unmixing menjadi sangat menantang.

"Kami tidak memiliki sampel dari wilayah Bulan ini yang akan membantu menginformasikan parameter model. Untuk alasan ini, hasil komposisi regolith yang disajikan dalam laporan ini mungkin tidak sepenuhnya akurat. Namun, para penulis melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam mendokumentasikan pendekatan dan asumsi mereka, sehingga hasilnya dapat dipahami dalam konteks masalah yang sangat menantang ini," ucap Dan Moriarty, seperti dikutip dari Space.com, Kamis (9/7/2020).

Moriarty menambahkan, interpretasi terhadap substansi tersebut tampaknya masuk akal dan sesuai dengan interpretasi sebelumnya.

Yutu 2, kendaraan robotik milik badan antariksa Cina, mendarat dari wahana Chang'e-4 di sisi jauh Bulan pada Kamis (3/1). [AFP/CNSA)
Yutu 2, kendaraan robotik milik badan antariksa Cina, mendarat dari wahana Chang'e-4 di sisi jauh Bulan pada Kamis (3/1). [AFP/CNSA)

"Sangat menginspirasi bahwa misi kontemporer menemukan fitur di sisi jauh Bulan yang menyerupai fitur yang diamati oleh astronot Apollo," kata Moriarty.

Laporan ini juga mencakup daerah sekitar Bulan. Pengukuran membuat para penulis menyarankan regolith Bulan terdiri dari campuran berbagai sumber. Ejecta dari dampak yang menciptakan Kawah Finsen terdekat diangap sebagai sumber utama.

Pendarat Chang'e 4 sebelumnya melakukan pendaratan bersejarah di Kawah Von Kármán selebar 180 kilometer di sisi jauh Bulan pada Januari 2019. Sementara penjelajahnya, Yutu 2, sedang memasuki hari Bulan ke-20 yang dimulai sekitar 14 Juli, di mana satu hari Bulan atau lunar adalah sekitar dua minggu di Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan China Temukan Kerabat Dekat Virus Corona 7 Tahun Lalu

Ilmuwan China Temukan Kerabat Dekat Virus Corona 7 Tahun Lalu

Tekno | Selasa, 07 Juli 2020 | 13:30 WIB

Lagi, Tim Ilmuwan China Masuki Uji Klinis Tahap Dua Vaksin Covid-19

Lagi, Tim Ilmuwan China Masuki Uji Klinis Tahap Dua Vaksin Covid-19

Health | Senin, 22 Juni 2020 | 07:37 WIB

Kabar Gembira, Ilmuwan China Bisa Perbaiki Telinga Caplang Tanpa Operasi

Kabar Gembira, Ilmuwan China Bisa Perbaiki Telinga Caplang Tanpa Operasi

Tekno | Minggu, 07 Juni 2020 | 11:16 WIB

Waduh! Ilmuwan di China Disuntik Vaksin Covid-19 yang Belum Diuji

Waduh! Ilmuwan di China Disuntik Vaksin Covid-19 yang Belum Diuji

Tekno | Kamis, 21 Mei 2020 | 11:15 WIB

Ilmuwan China: Virus Corona Baru Bisa Mutasi Menjadi Lebih Berbahaya

Ilmuwan China: Virus Corona Baru Bisa Mutasi Menjadi Lebih Berbahaya

Health | Selasa, 28 Januari 2020 | 20:24 WIB

China Bagikan Foto Cantik dari Misi Sisi Jauh Bulan

China Bagikan Foto Cantik dari Misi Sisi Jauh Bulan

Tekno | Jum'at, 24 Januari 2020 | 15:00 WIB

Terkini

AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan

AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:15 WIB

4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru

4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru

Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru

Riau | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:11 WIB

JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026

JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI

Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS

Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS

Jawa Tengah | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:58 WIB

Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:55 WIB

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:50 WIB

Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49 WIB

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:45 WIB

×