Ini Peringkat Perlindungan Masker Terbaik dan Terburuk untuk Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 17 Juli 2020 | 09:00 WIB
Ini Peringkat Perlindungan Masker Terbaik dan Terburuk untuk Covid-19
Ilustrasi seorang perempuan mengenakan masker kain. [Shutterstock]

2. Masker bedah sekali pakai

Masker bedah sekali pakai berada di urutan kedua karena terbuat dari kain bukan tenunan, sehingga menjadi pilihan paling aman bagi petugas kesehatan yang tidak memiliki masker N99 atau N95.

Sebuah penelitian pada April lalu menemukan bahwa masker bedah mengurangi penularan beberapa virus Corona melalui pernapasan dan aerosol yang lebih kecil.

Secara umum, masker bedah sekitar tiga kali lebih efektif untuk memblokir aerosol yang mengandung virus daripada masker wajah buatan sendiri.

3. Masker "hybrid" buatan sendiri

Dalam sebuah makalah baru-baru ini, para ilmuwan di Inggris menetapkan bahwa masker "hybrid" yang menggabungkan dua lapisan kapas 600 benang dengan bahan lain seperti sutra, sifon, atau flanel, mampu menyaring lebih dari 80 persen partikel kecil (kurang dari 300 nanometer) dan lebih dari 90 persen partikel yang lebih besar (lebih besar dari 300 nanometer).

Para ilmuwan menemukan bahwa kombinasi kapas dan sifon, memberikan perlindungan yang paling besar dalam kategori masker buatan sendiri, diikuti oleh perpaduan kapas dan kain flanel, katun dan sutra, dan empat lapis sutra alam.

Para ahli menyarankan bahwa opsi ini mungkin lebih baik dalam menyaring partikel kecil daripada masker N95, meskipun jenis ini tidak selalu lebih baik dalam menyaring partikel yang lebih besar.

Ilustrasi masker kain buatan sendiri. [Shutterstock]
Ilustrasi masker kain buatan sendiri. [Shutterstock]

Tim juga menemukan bahwa dua lapis kapas 600 benang atau dua lapis sifon, mungkin lebih baik dalam menyaring partikel kecil daripada masker bedah.

baca juga

4. Masker tiga lapis kapas atau sutra

WHO merekomendasikan bahwa masker kain harus memiliki tiga lapisan, yaitu lapisan dalam yang menyerap, lapisan tengah yang menyaring, dan lapisan luar yang terbuat dari bahan nonabsorben seperti poliester.

Sebuah penelitian di University of Illinois menemukan bahwa tiga lapis kemeja sutra atau 100 persen katun T-shirt, mungkin sama protektifnya dengan masker tingkat medis. Sutra khususnya memiliki sifat elektrostatik yang dapat membantu menjebak partikel virus yang lebih kecil.

5. Handuk dan sarung bantal antimikroba bukan bahan masker yang ideal, tetapi lebih baik dari pada satu lapis kapas

Handuk dan sarung bantal antimikroba adalah alternatif terbaik berikutnya. Handuk harus dijalin rapat untuk memberikan perlindungan.

Sementara sarung bantal antimikroba yang biasanya terbuat dari satin atau sutra lebih protektif daripada sarung bantal katun standar.

6. Menggunakan syal atau kaus katun di sekitar hidung dan mulut tidak terlalu efektif, tetapi masih lebih baik daripada tidak sama sekali

Penelitian di Inggris menemukan bahwa satu lapisan kapas 80 benang adalah di antara bahan paling tidak efektif untuk memblokir partikel virus Corona, baik besar maupun kecil.

Ilustrasi seorang perempuan menutup mulut dan hidung dengan syal atau scraf. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang perempuan menutup mulut dan hidung dengan syal atau scraf. [Shutterstock]

Journal of Hospital Infection menemukan bahwa selendang atau syal dan kaus katun mengurangi risiko infeksi sekitar 44 persen setelah terpapar virus selama 30 detik. Setelah 20 menit terkena paparan di lingkungan yang sangat terkontaminasi, pengurangan risiko turun menjadi hanya 24 persen.

Tetapi penggunaan keduanya lebih baik daripada tidak sama sekali.

Para peneliti di India baru-baru ini memutuskan masker katun yang dipasang longgar secara substansial, mengurangi penyebaran partikel virus ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Para peneliti menemukan bahwa tetesan bergerak hingga 16 kaki ketika seseorang tidak mengenakan masker, dibandingkan dengan hanya 5 kaki ketika partikel virus bocor keluar dari sisi-sisi masker.

7. Masker kapas satu lapis lebih disukai daripada masker kertas satu lapis

Ilustrasi masker kain. [Shutterstock]
Ilustrasi masker kain. [Shutterstock]

Peneliti Inggris menemukan bahwa orang yang memakai masker kapas memiliki kemungkinan infeksi 54 persen lebih rendah daripada orang yang tidak memakai topeng sama sekali. Orang-orang yang memakai topeng kertas memiliki kemungkinan infeksi 39 persen lebih rendah daripada kelompok tanpa masker.

Tidak seperti masker bedah yang biasanya berlipat dan terbuat dari tiga lapisan kain, masker kertas lebih tipis sehingga jenis masker itu memberikan perlindungan yang lebih sedikit.

Meski begitu, dari tingkat peringkat perlindungan masker-masker di atas akan sia-sia penggunaannya jika orang mengenakan masker secara asal. Masker N99 atau N95 bisa menurun perlindungannya jika ada celah antara masker dan kulit, sehingga cara penggunaan masker juga sangat penting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Penelitian: Ini Bahan Terbaik untuk Masker Kain

Hasil Penelitian: Ini Bahan Terbaik untuk Masker Kain

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2020 | 17:45 WIB

Banyak Orang Pakai Bandana dan Syal Sebagai Masker, Efektifkah?

Banyak Orang Pakai Bandana dan Syal Sebagai Masker, Efektifkah?

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 13:19 WIB

Banyak Orang Salah Pakai Masker, Ikuti 7 Aturan Ini untuk Lindungi Diri!

Banyak Orang Salah Pakai Masker, Ikuti 7 Aturan Ini untuk Lindungi Diri!

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 16:54 WIB

Untuk Pertama Kali, Donald Trump Terlihat Mengenakan Masker di Depan Publik

Untuk Pertama Kali, Donald Trump Terlihat Mengenakan Masker di Depan Publik

News | Minggu, 12 Juli 2020 | 17:12 WIB

Viral Kocak! Wanita Beli Masker Kain Kebesaran, Publik: Terhindar Zina Mata

Viral Kocak! Wanita Beli Masker Kain Kebesaran, Publik: Terhindar Zina Mata

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 13:20 WIB

Tak Boleh Sembarangan, Ini Bahan Masker yang Efektif Tangkal Virus Corona

Tak Boleh Sembarangan, Ini Bahan Masker yang Efektif Tangkal Virus Corona

Health | Jum'at, 03 Juli 2020 | 14:00 WIB

Terkini

8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama

Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:14 WIB

XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja

XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:16 WIB

Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!

Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:20 WIB

3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang

3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:00 WIB

Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km

Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:18 WIB

Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!

Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:48 WIB

Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas

Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:24 WIB

OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone

OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:14 WIB

TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D

TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:00 WIB

×