Tidak Sakit, Tes Covid-19 Ini Klaim Berikan Hasil Akurat Hanya 45 Menit

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 24 Juli 2020 | 16:06 WIB
Tidak Sakit, Tes Covid-19 Ini Klaim Berikan Hasil Akurat Hanya 45 Menit
Ilustrasi tes virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan di University of Colorado Boulder telah mengembangkan tes virus Corona (Covid-19) berbasis air liur yang portabel dan mampu memberikan hasil dalam 45 menit. Tes semacam ini diharapkan dapat diterapkan di lingkungan masyarakat seperti sekolah dan pabrik.

"Kami menghadapi kekurangan pengujian tes Covid-19 di negara ini karena lebih banyak orang ingin diuji dan laboratorium diagnostik kewalahan. Kami telah mengembangkan tes yang bisa memberikan hasil kepada orang dengan lebih cepat," kata Nicholas Meyerson, postdoctoral associate di Sawyer Lab di BioFrontiers Institute, University of Colorado, seperti dikutip dari Medical Xpress, Jumat (24/7/2020).

Pengujian dirancang untuk skrining secara luas agar membantu mengidentifikasi individu tanpa gejala. Penelitian yang dipublikasikan di arsip online MedRxiv.org ini menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi virus tetapi tanpa gejala, berkontribusi sebanyak 70 persen dalam kasus Covid-19 dan masih dapat menyebarkan penyakit.

Dalam pengujian baru ini, orang yang menjalani tes akan meludah ke dalam tabung yang telah disediakan dan kemudian menyerahkannya kepada staf penguji. Proses pengujian melalui sistem sederhana yang membutuhkan lebih dari pipet, sumber panas, dan campuran enzim.

Jika sampel orang tersebut berubah dari warna merah muda ke kuning, maka hasil tes positif. Tetapi jika tidak berubah, maka itu negatif.

"Setiap tes yang telah disetujui hingga saat ini mengharuskan pengambilan sampel, bahkan jika itu menggunakan air liur, diproses di laboratorium diagnostik klinis atau kantor dokter menggunakan peratalan canggih akan memakan waktu hingga sembilan hari," kata Profesor Sara Sawyer, ahli virologi di Departemen Milekul Seluler dan Biologi Perkembangan yang memimpin pengembangan tes.

Pengujian ini didasarkan pada teknologi yang dikenal sebagai reverse transcription loop-mediated isothermal amplification (RT-LAMP) yang sebelumnya digunakan, misalnya, untuk menyaring nyamuk untuk virus Zika di daerah terpencil di Amerika Selatan.

Setelah sampel dikumpulkan, itu akan dipanaskan untuk membebaskan genom virus yang ada dalam cairan uji. Sampel ini kemudian ditambahkan ke tiga tabung, masing-masing berisi campuran enzim khusus yang ketika dipanaskan hingga suhu tertentu, akan mengalami reaksi kimia saat bahan genetik dari Covid-19 tedeteksi.

Menurut Meyerson, tes diprediksi dengan akurasi 100 persen pada semua sampel negatif dan 29 dari 30 sampel positif diprediksi secara akurat.

baca juga

Para penulis penelitian mencatat bahwa tes ini sedikit kurang sensitif daripada yang dilakukan di laboratorium klinis. Tetapi studi pemodelan komputer terpisah yang juga dilakukan oleh para ilmuwan di BioFrontiers Institute, menemukan bahwa perputaran cepat untuk pengujian jauh lebih penting untuk mengendalikan pandemi daripada sensitivitas tes.

Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]

"Pemodelan kami menunjukkan bahwa apakah tes itu sensitif atau super sensitif tidak terlalu penting. Yang penting adalah dilakukannya pengujian sesering mungkin, dengan hasil tes yang dikembalikan atau dihasilkan secepat mungkin, yang dapat mengidentifikasi lebih banyak orang yang terinfeksi lebih cepat dan dapat membatasi infeksi baru," kata Roy Parker, direktur BioFrontiers Institute.

Tim ilmuwan juga bekerja sama dengan Venture Partners di University of Colorado Boulder, telah menciptakan perusahaan spin-off Darwin Biosciences, untuk mengkomersilkan tes tersebut. Perusahaan ini juga mengerjakan tes cepat yang dapat dilakukan secara mandiri, yang dikenal sebagai SickStick yang memiliki cara kerja seperti tes kehamilan di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan China Kembangkan Alat Tes Covid-19 Baru, Cepat dan Akurat!

Ilmuwan China Kembangkan Alat Tes Covid-19 Baru, Cepat dan Akurat!

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 16:50 WIB

Unik, Burung Andean Condor Bisa Terbang Tanpa Kepakkan Sayap Sejauh 172 Km

Unik, Burung Andean Condor Bisa Terbang Tanpa Kepakkan Sayap Sejauh 172 Km

Tekno | Kamis, 23 Juli 2020 | 15:45 WIB

Ilmuwan Temukan Mikroplastik dan Serat Sintetis di Perut Hiu Dasar Laut

Ilmuwan Temukan Mikroplastik dan Serat Sintetis di Perut Hiu Dasar Laut

Tekno | Kamis, 23 Juli 2020 | 10:37 WIB

Unik, Analisis Penyebaran Covid-19 Lewat Konser

Unik, Analisis Penyebaran Covid-19 Lewat Konser

Tekno | Rabu, 22 Juli 2020 | 16:00 WIB

Hasil Uji Coba Menjanjikan, Vaksin Covid-19 Diprediksi Tersedia Desember

Hasil Uji Coba Menjanjikan, Vaksin Covid-19 Diprediksi Tersedia Desember

Tekno | Rabu, 22 Juli 2020 | 10:00 WIB

Rahasia Mumi dengan Ekspresi Berteriak Ini Akhirnya Terungkap

Rahasia Mumi dengan Ekspresi Berteriak Ini Akhirnya Terungkap

Tekno | Rabu, 22 Juli 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 20:40 WIB

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:35 WIB

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:32 WIB

×