Astronom Temukan Sistem Bayi Bintang Diberi Makan Induk Awannya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 29 Juli 2020 | 07:30 WIB
Astronom Temukan Sistem Bayi Bintang Diberi Makan Induk Awannya
Bayi Bintang. [NASA]

Suara.com - Sistem bintang terbentuk di daerah padat dan dingin di dalam awan molekul raksasa, reservoir hidrogen yang luas dengan berbagai macam elemen dan molekul.

Ada banyak proses rumit yang terjadi di awan-awan ini dan untuk pertama kalinya, para astronom telah mengamati sabuk konveyor literal dari gas yang bergerak pada awan induk, di pinggiran wilayah pembentukan bintang padat ke sepasang bintang bayi.

Dilansir dari Nature Astronomy, para ilmuwan melacak "streamer" gas dari dekat dua bintang sampai sejauh satu hari cahaya, kira-kira 10.500 kali jarak Bumi-Matahari. Temuan menunjukkan bahwa gas dari awan mengalir ke cakram material yang mengelilingi bintang-bintang bayi ini.

Streamer yang diamati berada di sekitar sistem yang disebut Per-emb-2 (IRAS 03292+3039) di awan molekul Perseus, sekitar 1.000 tahun cahaya.

Pengamatan baik di lokasi dan kecepatan streamer gas cocok dengan model teoritis, yang menunjukkan material ini hanya jatuh bebas menuju daerah terpadat di mana bintang dilahirkan. Para ilmuwan pun dibuat terkejut dengan ukurannya. Sebagai perbandingan, bagian terpadat dari awan-awan ini adalah sekitar tiga kali massa Matahari.

Sistem bayi bintang diberi makan induk awannya. [Nature.com]
Sistem bayi bintang diberi makan induk awannya. [Nature.com]

"Streamer memang harus membawa material kimia segar dari daerah luar pada skala waktu yang relatif singkat," kata Dr Jaime Pineda, pemimpin studi dari Institut Max Planck untuk Extraterrestrial Physics (MPE), seperti dikutip dari IFL Science, Rabu (29/7/2020).

Untuk mengamati gerakan materi ini, para ilmuwan melacak beberapa molekul berbeda, termasuk molekul yang kaya karbon. Kedatangan sejumlah besar bahan yang begitu kaya secara kimia akan berdampak besar pada sistem.

Pengamatan ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana sistem planet dapat terbentuk, tetapi pengamatan lebih lanjut masih diperlukan untuk mendapatkan gambaran lengkap.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astronom Cari Target Baru Misi Wahana Antariksa New Horizons

Astronom Cari Target Baru Misi Wahana Antariksa New Horizons

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2020 | 13:45 WIB

Pesan Menteri Bintang di Hari Anak Nasional 2020

Pesan Menteri Bintang di Hari Anak Nasional 2020

Video | Kamis, 23 Juli 2020 | 16:15 WIB

Astronom Abadikan Gambar Dua Planet Mengorbit Bintang seperti Matahari

Astronom Abadikan Gambar Dua Planet Mengorbit Bintang seperti Matahari

Tekno | Kamis, 23 Juli 2020 | 13:05 WIB

Hari Anak Nasional 2020, Menteri Bintang Soroti Kekerasan saat Pandemi

Hari Anak Nasional 2020, Menteri Bintang Soroti Kekerasan saat Pandemi

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 08:15 WIB

Astronom Rilis Peta 3D Terbesar Alam Semesta

Astronom Rilis Peta 3D Terbesar Alam Semesta

Tekno | Selasa, 21 Juli 2020 | 14:00 WIB

Pesona Si Cantik Kendra Lust, Bintang Porno yang Dekati James Rodriguez

Pesona Si Cantik Kendra Lust, Bintang Porno yang Dekati James Rodriguez

Bola | Sabtu, 18 Juli 2020 | 10:56 WIB

Terkini

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:43 WIB

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:29 WIB

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22 WIB

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:52 WIB

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:39 WIB

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:42 WIB

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:23 WIB

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB