Astronom Rilis Peta 3D Terbesar Alam Semesta

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 21 Juli 2020 | 14:00 WIB
Astronom Rilis Peta 3D Terbesar Alam Semesta
Ilustrasi alam semesta (Shutterstock).

Suara.com - Sloan Digital Sky Survey (SDSS) menerbitkan analisis terobosan baru terhadap kosmos. Dilaporkan dalam 23 makalah, karya tersebut mengukur lebih dari 2 juta galaksi dan kuasar, menghasilkan peta tiga dimensi (3D) terbesar dari alam semesta.

Meskipun pengamatan sebelumnya telah memetakan galaksi terdekat ke Bimasakti dan melihat pada Cosmic Microwave Background (CMB), masih ada kesenjangan dalam data.

"Kami tahu baik sejarah kuno alam semesta maupun sejarah ekspansi terakhirnya dengan cukup baik, tetapi ada kesenjangan yang menyulitkan dalam pertengahan 11 miliar tahun. Selama lima tahun, kami telah bekerja untuk mengisi kesenjangan itu dan kami menggunakan informasi itu untuk memberikan beberapa kemajuan paling besar pada kosmologi dalam dekade terakhir," kata Kyle Dawson, pemimpin tim astronom dari Universitas Utah, seperti dikutip dari IFL Science, Selasa (21/7/2020).

Peta itu adalah pemahaman terbaik sejauh ini tentang laju ekspansi alam semesta sejak Big Bang. Penelitian itu menegaskan bahwa ekspansi alam semesta mulai melaju sekitar 6 miliar tahun yang lalu dan bergerak semakin cepat sejak itu. Perluasan ini diyakini disebabkan oleh zat hipotetis yang dikenal sebagai energi gelap.

"Secara keseluruhan, analisis terperinci dari peta eBOSS dan eksperimen SDSS sebelumnya kini telah memberikan pengukuran sejarah ekspansi paling akurat selama rentang waktu kosmik terluas. Studi-studi ini memungkinkan kita untuk menghubungkan semua pengukuran ini ke dalam cerita lengkap tentang alam semesta," tambah Will Percival dari University Waterloo, Survey Scientist eBOSS.

Peta 3D alam semesta. [YouTube/@LASTRO_EPFL]
Peta 3D alam semesta. [YouTube/@LASTRO_EPFL]

Tingkat ekspansi alam semesta diberikan parameter yang dikenal sebagai Konstan Hubble. Dalam pekerjaan ini, tim ahli memperkirakan bahwa konstanta memiliki nilai 68 kilometer per detik per megaparsec, di mana megaparsec setara dengan 3,26 juta tahun cahaya.

Ini berarti bahwa jika dua galaksi terpisah satu megaparsec, keduanya akan tampak bergerak menjauh satu sama lain dengan kecepatan 68 kilometer per detik.

Nilai ini konsisten dengan pengukuran dari CMB tetapi tidak sesuai dengan pengukuran galaksi yang lebih dekat, yang menghasilkan laju sekitar 74 kilometer per detik per megaparsec. Ketegangan dalam kosmologi ini merupakan masalah yang masih membutuhkan solusi.

Peta 3D alam semesta. [YouTube/@LASTRO_EPFL]
Peta 3D alam semesta. [YouTube/@LASTRO_EPFL]

"Hanya dengan peta seperti milik kami, Anda dapat benar-benar mengatakan dengan pasti bahwa ada ketidakcocokan dalam Konstan Hubble. Peta terbaru dari eBOSS ini menunjukkannya dengan lebih jelas daripada sebelumnya," jelas Eva-Maria Mueller, ilmuwan yang memimpin analisis untuk menginterpretasikan hasil dari sampel SDSS lengkap dari University of Oxford.

baca juga

Menurut para ahli, pencapaian pemetaan itu luar biasa dan lebih banyak kemungkinan yang akan datang. Sloan Foundation Telescope dan kembarannya di Las Campanas Observatory akan terus membuat penemuan astronomi memetakan jutaan bintang dan lubang hitam ketika objek langit itu berubah dan berevolusi dari waktu ke waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama Kalinya, Astronom Amati Hilangnya Korona Lubang Hitam

Pertama Kalinya, Astronom Amati Hilangnya Korona Lubang Hitam

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2020 | 12:45 WIB

Astronom Temukan Dinding Galaksi Raksasa Membentang di Alam Semesta

Astronom Temukan Dinding Galaksi Raksasa Membentang di Alam Semesta

Tekno | Rabu, 15 Juli 2020 | 14:00 WIB

Astronom Temukan Petunjuk Baru Asal Karbon di Alam Semesta

Astronom Temukan Petunjuk Baru Asal Karbon di Alam Semesta

Tekno | Rabu, 08 Juli 2020 | 12:00 WIB

Menguak Misteri Keberadaan Makhluk Luar Angkasa di Alam Semesta

Menguak Misteri Keberadaan Makhluk Luar Angkasa di Alam Semesta

Video | Jum'at, 03 Juli 2020 | 13:53 WIB

Astronom Temukan Lubang Hitam Paling Masif, 34 Miliar Kali Matahari

Astronom Temukan Lubang Hitam Paling Masif, 34 Miliar Kali Matahari

Tekno | Rabu, 01 Juli 2020 | 09:15 WIB

Mirip Sayap Kelelawar, Astronom Rekam Penampakan Ini Lewat Teleskop Hubble

Mirip Sayap Kelelawar, Astronom Rekam Penampakan Ini Lewat Teleskop Hubble

Tekno | Selasa, 30 Juni 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak

Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas

Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan

Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat

Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli

Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%

Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Review Loki Season 2: Dari God of Mischief Menjadi Penjaga Multisemesta

Review Loki Season 2: Dari God of Mischief Menjadi Penjaga Multisemesta

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar

Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar

Jatim | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Panas! Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik saat Korsel dan AS Latihan Militer

Panas! Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik saat Korsel dan AS Latihan Militer

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Nasib Ribuan Mahasiswa Jakarta Terancam Data Desil

Nasib Ribuan Mahasiswa Jakarta Terancam Data Desil

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:22 WIB

×