Kabar Baik, Ilmuwan Temukan 21 Pengobatan Potensial Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 29 Juli 2020 | 14:00 WIB
Kabar Baik, Ilmuwan Temukan 21 Pengobatan Potensial Covid-19
Ilustrasi obat virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Para ahli dari seluruh dunia saat ini tengah berusaha menemukan vaksin atau obat untuk virus Corona (Covid-19). Namun, mendapatkan satu obat yang dikembangkan dari laboratorium ke klinik dapat menelan biaya hingga ratusan, bahkan miliaran rupiah dan membutuhkan waktu yang tak sebentar. Karena itu, akan sangat membantu jika para ilmuwan dapat memanfaatkan zat-zat yang sudah ada.

Tim ilmuwan global kini telah melakukan hal itu, dengan mencari melalui salah satu koleksi obat terbesar yang sudah dikembangkan di dunia dan menemukan 21 perawatan potensial untuk Covid-19.

Para ilmuwan masih membutuhkan lebih banyak penelitian untuk menentukan apakah ada dari obat-obatan ini yang dapat digunakan membantu pasien Covid-19. Tetapi ini merupakan langkah pertama yang sangat baik, dengan melewati beberapa hambatan untuk memproduksi obat baru.

"Pengembangan vaksin kemungkinan membutuhkan setidaknya 12-18 bulan dan jangka waktu khas untuk persetujuan terapi antivirus baru dapat melebihi 10 tahun. Dengan demikian, repurposing obat yang diketahui dapat secara signifikan mempercepat penyebaran terapi baru untuk Covid-19," tulis tim ilmuwan dalam makalah terbaru, seperti dikutip, Science Alert, Rabu (29/7/2020).

Para ilmuwan mengambil ReFRAME Drug Repurposing Library, dengan 11.987 senyawa yang telah menerima persetujuan FDA, dan mulai mengujinya terhadap virus Covid-19 dalam garis sel yang disebut Vero, yang dikultur dari ginjal monyet hijau Afrika (Chlorocebus sp.).

"Kami menyadari di awal pandemi Covid-19 bahwa ReFRAME akan menjadi sumber daya yang tak ternilai untuk skrining obat-obatan untuk digunakan kembali melawan virus Corona baru," jelas Arnab Chatterjee, ahli kimia medis dan rekan penulis penelitian dari Calibr, division of Scripps Research yang menciptakan ReFRAME.

Meskipun sebagian besar pengujian tidak memberikan banyak hasil, tetapi tim menemukan 100 senyawa yang dapat menghambat replikasi virus Covid-19 dalam sel Vero.

Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]

Hasil selanjutnya menunjukkan bahwa 21 dari 100 senyawa memiliki hubungan dosis-respons, artinya dosis yang diperlukan untuk menjadi efektif tidak juga cenderung menyebabkan kerusakan pada manusia.

Salah satunya adalah remdesivir, sebuah prodrug analog nukleotida baru yang dikembangkan sebagai pengobatan infeksi penyakit virus Ebola dan Marburg. Sementara 20 lainnya masih belum dites untuk pengobatan Covid-19.

baca juga

Dari 21 obat tersebut, 13 di antaranya ditemukan efektif pada konsentrasi yang dapat digunakan dengan aman pada pasien Covid-19 dan sebelumnya telah memasuki uji klinis.

"Studi ini secara signifikan memperluas opsi terapi yang mungkin untuk pasien Covid-19, terutama karena banyak molekul sudah memiliki data keamanan klinis pada manusia," kata Sumit Chanda, ahli virus dari Sanford Burnham Prebys Medical Discovery Institute di California.

Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]
Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]

Sebanyak 21 obat saat ini sedang diuji lebih lanjut menggunakan model hewan kecil atau paru-paru mini yang dapat meniru jaringan manusia.

Namun, tim ahli telah menemukan tiga obat yang bekerja di jaringan paru-paru yang diturunkan sel induk manusia dan satu obat menunjukkan efek antivirus dalam sistem kultur paru-paru berbasis laboratorium.

Penemuan ini adalah hal yang menarik, tetapi kehati-hatian tetap diperlukan sebelum memberikan obat tersebut ke pasien karena tidak semua senyawa benar-benar menjanjikan. Meski begitu, semakin banyak jenis perawatan yang dimiliki, maka semakin baik dalam melawan Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Mimpi Buruk? Ilmuwan Ini Bagikan "Cara Mengontrol Mimpi"

Sering Mimpi Buruk? Ilmuwan Ini Bagikan "Cara Mengontrol Mimpi"

Tekno | Selasa, 28 Juli 2020 | 21:00 WIB

Sederhana, Begini Cara Uji Masker Buatan Sendiri

Sederhana, Begini Cara Uji Masker Buatan Sendiri

Tekno | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:00 WIB

Pertama, Ilmuwan Temukan Partikel Langka di Bawah Gunung Italia

Pertama, Ilmuwan Temukan Partikel Langka di Bawah Gunung Italia

Tekno | Selasa, 28 Juli 2020 | 08:30 WIB

Hasil Penelitian: Hiu di Dekat Terumbu Karang Mulai Berkurang

Hasil Penelitian: Hiu di Dekat Terumbu Karang Mulai Berkurang

Tekno | Minggu, 26 Juli 2020 | 19:30 WIB

Ilmuwan: Sistem Kekebalan Tubuh Manusia Tak Siap Hadapi Kuman Luar Angkasa

Ilmuwan: Sistem Kekebalan Tubuh Manusia Tak Siap Hadapi Kuman Luar Angkasa

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2020 | 12:00 WIB

Ilmuwan Kembangkan Kamera Super Kecil, Bisa Diletakkan di Atas Kumbang

Ilmuwan Kembangkan Kamera Super Kecil, Bisa Diletakkan di Atas Kumbang

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2020 | 18:00 WIB

Terkini

Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok

Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:50 WIB

Anwar Ibrahim: Investasi Rp880 Miliar Kami Ditipu Secara Terencana di Perusahaan Indonesia

Anwar Ibrahim: Investasi Rp880 Miliar Kami Ditipu Secara Terencana di Perusahaan Indonesia

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:50 WIB

Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya

Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:49 WIB

Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun

Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun

DPR | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:44 WIB

Panduan Memilih Ukuran Sepatu US dan UK untuk Kaki Orang Indonesia agar Tidak Salah Beli

Panduan Memilih Ukuran Sepatu US dan UK untuk Kaki Orang Indonesia agar Tidak Salah Beli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:43 WIB

Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini

Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:41 WIB

Yamaha Kembangkan Motor 'Berakal', Wujudnya Bak Kendaraan Antariksa

Yamaha Kembangkan Motor 'Berakal', Wujudnya Bak Kendaraan Antariksa

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:39 WIB

24 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya

24 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya

Sulsel | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:34 WIB

4 Rekomendasi Parfum SAFF & Co. Paling Wangi dan Tahan Lama, Lengkap dengan Review

4 Rekomendasi Parfum SAFF & Co. Paling Wangi dan Tahan Lama, Lengkap dengan Review

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:31 WIB

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:30 WIB

×