Hanya 2 Minggu, Ilmuwan Temukan 2 Meteroit

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:00 WIB
Hanya 2 Minggu, Ilmuwan Temukan 2 Meteroit
Ilustrasi meteorit. (Shutterstock)

Suara.com - Meteorit atau batu meteor yang berhasil mencapai permukaan Bumi, membantu para ilmuwan memahami bagaimana batu di tata surya terbentuk, tetapi untuk menemukan batuan tersebut tidak selalu mudah. Namun, para peneliti dari Curtin University, Australia, berhasil menemukan dua meteorit hanya dalam kurun waktu dua minggu.

Dengan bantuan kamera milik Desert Fireball Network (DFN) yang mengamati kapan meteor memasuki atmosfer, para ilmuwan dapat memprediksi di mana bagian-bagian meteorit itu akan jatuh di permukaan Bumi.

Tim ahli biasanya mencari meteorit dari Maret hingga Oktober, tetapi musim perburuan harus ditunda karena pandemi virus Corona (Covid-19). Setelah aturan lockdown dilonggarkan, para ilmuwan pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berburu meteorit.

Astronom bernama Dr Hadrien Devillepoix dan ahli geologi planet Dr Anthony Lagain, mengunjungi daerah dekat Madura di Australia Barat untuk mengintai dengan drone dan secara mengejutkan, menemukan satu batu ruang angkasa dalam perjalanan kembali ke mobil.

"Saya pikir Anthony mempermainkan saya dengan menanam salah satu meteorit palsu yang kami gunakan untuk sesi pelatihan drone. Tetapi setelah diperiksa lebih dekat, terbukti bahwa batu 2,4 kilogram yang kita temukan itu ternyata memang meteorit," kata Dr Devillepoix, seperti dikutip dari IFL Science, Selasa (4/8/2020).

Berkat DFN, para ilmuwan dapat menemukan batu ruang angkasa dan mengetahui orbitnya sebelum menghantam Bumi. Batuan tersebut dikonfirmasi sebagai bagian dari keluarga Aten yang melintasi orbit Bumi, tetapi sering menghabiskan waktunya lebih dekat ke orbit Venus.

Lokasi penemuan meteor di dekat Madura, Australia Barat. [Curtin University]
Lokasi penemuan meteor di dekat Madura, Australia Barat. [Curtin University]

Batuan kedua ditemukan dua minggu kemudian, ketika Dr Martin Towner memimpin tim beranggotakan enam orang untuk mencari meteorit yang jatuh pada 18 November 2019. Lokasi potensial jatuhnya meteorit tersebut diperkirakan di sekitar bandara North-West of Forrest, di tengah Nullarbor Plain, Australia.

Para ilmuwan berhasil menemukan batu ruang angkasa seberat 300 gram setelah melakukan pencarian selama empat jam. Para ahli memperkirakan bahwa itu berasal dari bagian tengah sabuk asteroid utama. Tim sekarang sedang menganalisis batuan ini untuk mempelajarinya lebih lanjut.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Bahan Kimia Tahan Lama di Kutub Utara

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Bahan Kimia Tahan Lama di Kutub Utara

Tekno | Kamis, 30 Juli 2020 | 09:04 WIB

Kantongi Izin, Ilmuwan Akan Buat Eksperimen Nulklir Terbesar di Dunia

Kantongi Izin, Ilmuwan Akan Buat Eksperimen Nulklir Terbesar di Dunia

Tekno | Rabu, 29 Juli 2020 | 16:00 WIB

Kabar Baik, Ilmuwan Temukan 21 Pengobatan Potensial Covid-19

Kabar Baik, Ilmuwan Temukan 21 Pengobatan Potensial Covid-19

Tekno | Rabu, 29 Juli 2020 | 14:00 WIB

Sering Mimpi Buruk? Ilmuwan Ini Bagikan "Cara Mengontrol Mimpi"

Sering Mimpi Buruk? Ilmuwan Ini Bagikan "Cara Mengontrol Mimpi"

Tekno | Selasa, 28 Juli 2020 | 21:00 WIB

Sederhana, Begini Cara Uji Masker Buatan Sendiri

Sederhana, Begini Cara Uji Masker Buatan Sendiri

Tekno | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:00 WIB

Pertama, Ilmuwan Temukan Partikel Langka di Bawah Gunung Italia

Pertama, Ilmuwan Temukan Partikel Langka di Bawah Gunung Italia

Tekno | Selasa, 28 Juli 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×