Lapisan Es Utuh Terakhir di Kanada Pecah, Menumpuk Jadi Seukuran Salatiga

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 11 Agustus 2020 | 13:11 WIB
Lapisan Es Utuh Terakhir di Kanada Pecah, Menumpuk Jadi Seukuran Salatiga
Ilustrasi lapisan es mencair. (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan melaporkan bahwa bongkahan besar lapisan es utuh di Kanada yang berusia 4.000 tahun telah pecah, mengurangi lapisan tersebut hingga lebih dari setengahnya. Setelah runtuh, potongan itu terbelah menjadi dua dan membentuk gunung es yang hampir seukuran Manhattan atau jika dibandingkan sekitar luas Kota Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia.

Perubahan iklim kemungkinan memicu runtuhnya lapisan es. Menurut Luke Copland, profesor glasiologi di Universitas Ottawa, pada musim panas ini, suhu di wilayah tersebut 5 derajat Celcius lebih hangat dari rata-rata pada tahun 1980 hingga 2010.

"Di atas suhu udara normal, angin lepas pantai, dan perairan terbuka di depan lapisan es adalah bagian dari penyebab pecahnya lapisan es," kata ECCC Canadian Ice Service dalam cuitan di Twitter.

Menurut analis es Adrienne White dari Canadian Ice Service, lapisan es Milne yang terletak di tepi barat laut Pulau Ellesmere, Kanada, kemungkinan besar runtuh pada 30 atau 31 Juli.

Lapisan es utuh terakhir di Kanada mencair. [Twitter]
Lapisan es utuh terakhir di Kanada mencair. [Twitter]

Citra satelit menunjukkan bahwa sekitar 43 persen dari lapisan itu pecah, membentuk potongan-potongan yang tebalnya mencapai 80 meter.

"Ini adalah lapisan es utuh terbesar yang tersisa, dan pada dasarnya itu hancur," kata Copland, seperti dikutip Science Alert, Selasa (11/8/2020).

Tidak seperti gletser, yang berada di atas daratan, lapisan es tersebut mengapung di lautan. Itu umumnya berusia ratusan hingga ribuan tahun dan lebih tebal dari es laut. Sebelum lapisan es Milne pecah, itu berukuran lebih besar dari Washington DC.

Kutub Utara mengalami kenaikan suhu jauh lebih cepat daripada wilayah lain di dunia. Sebuah fenomena yang dikenal sebagai amplifikasi kutub, dan suhu panas tersebut menyebabkan es mencair. Pada saat ini, lapisan kutub mencair enam kali lebih cepat daripada tahun 1990-an.

Menurut White, di Kanada pernah ada lapisan es yang membentang secara terus-menerus di pantai utara Ellesmere, tetapi pemanasan global karena ulah manusia telah membuatnya pecah. Kemudian lapisan es terakhir yang utuh hanya tersisa pada 2005.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Satu, Ilmuwan Klaim 7 Planet Terluar Layak Huni

Tak Hanya Satu, Ilmuwan Klaim 7 Planet Terluar Layak Huni

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2020 | 17:00 WIB

Ditulis 1.000 Tahun Lalu, Resep Obat Kuno Ini Terbukti Ampuh Bunuh Bakteri

Ditulis 1.000 Tahun Lalu, Resep Obat Kuno Ini Terbukti Ampuh Bunuh Bakteri

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2020 | 15:46 WIB

Fosil Mamut Berusia 10 Ribu Tahun Ditemukan di Siberia

Fosil Mamut Berusia 10 Ribu Tahun Ditemukan di Siberia

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:55 WIB

Geger Klaim Hadi Pranoto, Fahri Hamzah: Obat Tertolak Dukun Bertindak

Geger Klaim Hadi Pranoto, Fahri Hamzah: Obat Tertolak Dukun Bertindak

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:48 WIB

Parah, Puluhan Ilmuwan Bikin Vaksin Covid-19 Eksperimental secara Ilegal!

Parah, Puluhan Ilmuwan Bikin Vaksin Covid-19 Eksperimental secara Ilegal!

Health | Kamis, 30 Juli 2020 | 14:26 WIB

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Bahan Kimia Tahan Lama di Kutub Utara

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Bahan Kimia Tahan Lama di Kutub Utara

Tekno | Kamis, 30 Juli 2020 | 09:04 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×