Gajah Jantan Tua Berperan Bagi Keberlangsungan Hidup Spesiesnya

BBC

BBC

Sabtu, 05 September 2020 | 21:40 WIB
Gajah Jantan Tua Berperan Bagi Keberlangsungan Hidup Spesiesnya
[BBC].

Suara.com - Sebuah studi atas gajah-gajah Afrika mendapati bahwa gajah jantan berusia tua berperan penting dalam menjamin keberlangsungan spesiesnya dengan menurunkan keahlian dan pengetahuannya kepada gajah jantan muda.

Gajah betina memimpin kawanannya yang terdiri dari gajah-gajah betina dan anak-anaknya, sementara gajah jantan yang sudah dewasa meninggalkan kawanan.

Periset mendapati bahwa gajah-gajah dewasa memiliki peran penting memimpin gajah-gajah jantan yang lebih muda.

Kerugian kawanan gajah akibat diburu manusia berpotensi memiliki "dampak yang buruk".

Studi yang terbit dalam jurnal ilmiah Scientific Reports itu menemukan bahwa gajah-gajah jantan dewasa mungkin memiliki peran serupa dalam kawanannya seperti yang diemban oleh gajah betina dewasa dalam kawanannya.

"Sudah lama diketahui bahwa gajah betina yang berusia lebih tua akan menjadi pemimpin kawanan gajah betina yang lebih efektif karena pengalaman mereka. Kami memberikan bukti yang menarik bahwa peran serupa juga dijalankan oleh gajah-gajah jantan berusia tua di kawanan gajah jantan," kata Connie Allen dari University of Exeter dan yayasan amal Elephants for Africa.

Periset menyelidiki perilaku lebih dari 1.250 gajah jantan sabana Afrika yang selalu mampir ke Sungai Boteti di Taman Nasional Makgadikgadi Pans, Botswana.

Gajah jantan individual terlihat dalam seperlima dari total pengamatan periset, yang menempatkan kamera di jalur yang biasa dilewati kawanan gajah.

Sementara itu gajah jantan remaja tidak melewati jalur itu sesering yang diprediksi periset. Ini mengindikasikan bahwa bepergian seorang diri lebih berisiko bagi gajah jantan muda yang kurang pengalaman.

baca juga

Gajah jantan dewasa lebih mungkin berjalan paling depan dari kawanannya, mungkin karena mereka adalah pemimpin penting yang memiliki pengetahuan ekologis yang berharga.

Rahasia bertahan hidup

Pemikiran bahwa gajah jantan berusia tua tidak berperan banyak bagi keberlangsungan hidup spesiesnya telah dipakai sebagai argumen untuk mendukung perburuan legal terhadap gajah jantan tua.

Namun, riset ini menemukan bahwa membunuh gajah jantan tua berpotensi menimbulkan "konsekuensi yang buruk" lantaran menghapuskan tokoh penting dalam kawanan gajah jantan.

"Gajah jantan tertua, yang mungkin memiliki pengalaman selama puluhan tahun dalam memanfaatkan lingkungan dan menavigasi sumber daya yang krusial, dalam studi kami lebih mungkin memimpin kawanan gajah jantan," kata Connie Allen.

"Ini berarti gajah jantan muda, remaja, dan gajah yang baru [yang lepas dari asuhan gajah dewasa], mendekati gajah jantan tua karena pengetahuan sosial dan ekologisnya yang luas.

"Menghilangkan gajah jantan, yang jarang ditemukan dan berperan penting tersebut, berpotensi menimbulkan dampak yang buruk bagi populasi gajah secara umum dan sangat mengganggu alur informasi antar generasi di spesies gajah, yang biasanya berumur panjang ini."

Gajah jantan telah lama dianggap sebagai gajah yang biasanya lebih suka menyendiri setelah meninggalkan kawanan dan kelompok keluarganya. Namun kini lebih banyak bukti bahwa gajah jantan, dan gajah betina, memiliki hidup yang sangat sosial.

Hal itu lebih sulit diteliti di gajah-gajah jantan, yang biasanya bepergian dalam jarak jauh dan lebih sulit dilacak.

Profesor Darren Croft dari University of Exeter mengatakan bahwa hasil studi ini menegaskan bahwa gajah jantan tua mungkin berperan sebagai repositori, atau tempat penyimpanan, pengetahuan ekologis seperti kapan dan di mana gajah dapat menemukan makanan dan air.

Pengetahuan ini memberikan keuntungan bagi keberlangsungan hidup gajah-gajah jantan muda yang berasosiasi dengan gajah tua tersebut.

"Penemuan ini menimbulkan kekhawatiran soal perburuan terhadap gajah jantan tua untuk dijadikan trofi dan perburuan ilegal, dan merupakan bukti bahwa gajah jantan tua perlu dilindungi," katanya.

Kematian mendadak lebih dari 275 gajah di Botswana Utara awal tahun ini menggegerkan khalayak.

Hasil autopsi tidak bisa menyebutkan penyebab pasti kematian mereka, yang diduga beragam, termasuk karena racun alam.

Lebih dari 20 gajah mati di negara tetangga Zimbabwe, yang dicurigai karena infeksi bakteri atau karena stress akibat harus berjalan jauh untuk menemukan makanan dan air.

Meski demikian, otoritas mengatakan perburuan bukan penyebab gajah-gajah tersebut mati, baik di Botswana maupun Zimbabwe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Profil Timnas Pantai Gading: Generasi Baru Gajah Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026

Profil Timnas Pantai Gading: Generasi Baru Gajah Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:35 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB

Ranking FIFA: Intip Sepak Bola Tiga Negara Afrika yang Berada di Atas Indonesia

Ranking FIFA: Intip Sepak Bola Tiga Negara Afrika yang Berada di Atas Indonesia

Bola | Sabtu, 12 Juli 2025 | 12:28 WIB

Al, El, Dul Diminta Nikah dengan Gadis Zimbabwe, Nurut Ahmad Dhani soal Naturalisasi Timnas Indonesia

Al, El, Dul Diminta Nikah dengan Gadis Zimbabwe, Nurut Ahmad Dhani soal Naturalisasi Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Maret 2025 | 09:27 WIB

Sritex: Hidup Segan Karena Utang, Going Concern pun Suram!

Sritex: Hidup Segan Karena Utang, Going Concern pun Suram!

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2025 | 16:11 WIB

Bocah 8 Tahun Selamat 5 Hari di Hutan Penuh Singa, Hanya Bermodal Buah Liar dan Tongkat!

Bocah 8 Tahun Selamat 5 Hari di Hutan Penuh Singa, Hanya Bermodal Buah Liar dan Tongkat!

News | Minggu, 05 Januari 2025 | 15:55 WIB

Pemerintah Zimbabwe Akan Sembelih 200 Gajah untuk Warga Kelaparan, Ramai Dikritik

Pemerintah Zimbabwe Akan Sembelih 200 Gajah untuk Warga Kelaparan, Ramai Dikritik

News | Kamis, 19 September 2024 | 12:16 WIB

Tolak Pindah ke Rest Area Gunung Mas, PKL Puncak Bogor Bicara Keberlangsungan Hidup, Pemerintah Bisa Jamin?

Tolak Pindah ke Rest Area Gunung Mas, PKL Puncak Bogor Bicara Keberlangsungan Hidup, Pemerintah Bisa Jamin?

News | Minggu, 23 Juni 2024 | 20:17 WIB

Fakta Suku Vadoma, Punya Kaki Burung Unta Tapi Mahir Memanjat

Fakta Suku Vadoma, Punya Kaki Burung Unta Tapi Mahir Memanjat

News | Senin, 11 September 2023 | 18:28 WIB

Terkini

3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas

3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas

Tekno | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:01 WIB

7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!

7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!

Tekno | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:05 WIB

3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi

3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:15 WIB

realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming

realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:50 WIB

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:00 WIB

Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar

Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:30 WIB

Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe

Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:40 WIB

Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi

Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:38 WIB

4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis

4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:22 WIB

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:02 WIB

×