Kapal Berusia 400 Tahun Ditemukan di Dasar Laut Baltik

Kamis, 10 September 2020 | 08:30 WIB
Kapal Berusia 400 Tahun Ditemukan di Dasar Laut Baltik
Kapal berusia 400 tahun. [Daily mail]

Suara.com - Para peneliti berhasil menemukan sebuah kapal di dasar Laut Baltik dan diyakini pernah digunakan oleh Kerajaan Belanda selama abad ke-17.

Dikenal sebagai fluyt, memiliki tiga tiang dengan lambung kapal yang dirancang untuk memaksimalkan kapasitas kargo dan meminimalkan jumlah awak, serta bukan kapal tempur.

Menurut para peneliti, kapal ini merupakan bukti kejayaan Kerajaan Belanda sempat menguasai perairan di lima benua, sebelum posisinya digantikan oleh Inggris.

Sayangnya, para peneliti belum bisa menjelaskan alasan yang membuat kapal tua ini karam di dasar Laut Baltik, mengingat kondisi kapal yang nyaris utuh.

Kapal berusia 400 tahun. [Daily mail]
Kapal berusia 400 tahun. [Daily mail]

Jouni Polkko, tim penyelam dari Badewanne, yang menemukan bangkai kapal tersebut mengatakan tidak ada petunjuk untuk menjelaskan nasib kapal tersebut.

"Lambung (kapal) masih utuh. Itu di tengah laut, jadi tidak kandas. Mungkin terbalik karena badai, atau pompanya macet dan kapal terlalu banyak air sehingga bocor. Atau mungkin tali-temali itu membeku dan membuat kapal tidak stabil. Tapi kami benar-benar tidak tahu," papar Polkko sebagaimana dikutip dari Daily Mail, Kamis (10/9/2020).

Para penyelam mengatakan, mereka hanya mengamati kerusakan kecil pada kapal yang diyakini disebabkan oleh jaring pukat. Mereka bahkan melihat bahwa ruang penyimpanannya penuh, meskipun kapal sudah berada di bawah air selama 400 tahun.

Juha Flinkman dari kelompok penyelam Finlandia, mengatakan bahwa temuan ini adalah sebuah kejutan besar yang tidak pernah diduga.

"Kapal serba guna ini sangat penting dalam kebangkitan Republik Belanda menjadi negara adidaya ekonomi. Pada masanya, ini adalah kapal yang sangat efisien. Dan harus diingat bahwa kapal jenis inilah yang secara praktis digunakan oleh semua penjelajah Belanda - seperti Willem Barents di Kutub Utara, dan mereka yang pergi ke Australia dan Asia," ujar Flinkman.

Baca Juga: Inovasi Baru, Kulit Buatan Bisa Rasakan Sakit

pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI