Pluto Punya Kemiripan dengan 5 Bulan Terbesar Uranus

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 16 September 2020 | 10:11 WIB
Pluto Punya Kemiripan dengan 5 Bulan Terbesar Uranus
Ilustrasi Planet Pluto. [Shutterstock]

Suara.com - Uranus bersama 27 satelit alaminya terletak di wilayah yang gelap dan jauh dari Bumi, sehingga membuat bulan-bulan Uranus sulit untuk dipelajari. Namun baru-baru ini, para astronom telah membuat penemuan yang tidak disengaja saat mengamati Uranus.

Menurut gambar inframerah dari lima bulan terbesar Uranus, komposisinya mirip dengan planet kerdil seperti Pluto dan Haumea, sebuah benda padat dan berbatu dengan kerak es, daripada komposisi bulan-bulan Uranus lainnya yang lebih kecil dan halus.

Uranus mengorbit Matahari pada jarak rata-rata sekitar 20 kali jarak Bumi. Badan antariksa manapun belum mengirim banyak pesawat luar angkasa sejauh itu, hanya pesawat luar angkasa Voyager 2 NASA yang pernah bertemu dengan Uranus pada tahun 1986 dalam perjalanannya ke tepi tata surya dan sekitarnya.

Terlepas dari pengamatan Voyager 2, penelitian terbaru ini mengandalkan satelit di Bumi untuk mengamati Uranus dan bulannya. Bulan-bulan planet itu terlihat jauh lebih kecil dan memantulkan sinar Matahari jauh lebih sedikit daripada Uranus.

Planet Uranus. [Shutterstock]
Planet Uranus. [Shutterstock]

"Bulan-bulan tersebut, yang berada antara 500 dan 7.400 kali lebih redup, berada pada jarak yang sangat pendek dari Uranus sehingga mereka bergabung dengan benda yang sama terang. Hanya bulan paling terang, Titan dan Oberon, yang sedikit menonjol dari cahaya di sekitarnya," kata Gábor Marton, astronom dari Konkoly Observatory di Hongaria.

Herschel Space Observatory, yang beroperasi antara 2009 dan 2013 unruk mempelajari galaksi dalam radiasi inframerah, milik Badan Antariksa Eropa (ESA) membuat deteksi tak sengaja dari lima bulan.

"Sebenarnya kami melakukan observasi untuk mengukur pengaruh sumber inframerah  yang sangat terang seperti Uranus pada detektor kamera. Kami menemukan bulan hanya secara kebetulan sebagai simpul tambahan dalam sinyal planet yang sangat terang," ucap Ulrich Klaas, astronom dari Max Planck Institute for Astronomy di Jerman.

Lima bulan utama Uranus mencakup Titania, Oberon, Umbriel, Ariel, dan Miranda. Voyager 2 mengungkapkan kelimanya memiliki bentuk bulat yang menunjukkan bahwa bulan-bulan itu telah mencapai keseimbangan hidrostatik, yaitu massa yang cukup untuk mengembangkan bentuk bulat yang simetris di bawah gravitasinya sendiri dan kelima bulan tampaknya tersusun dari batu dan es.

Kondisi itu tidak biasa untuk objek yang jauh dari Matahari. Bahkan ketika dihangatkan oleh Matahari, suhu Uranus dan bulan-bulannya hanya mencapai antara minus (-) 213 hingga minus (-) 193 derajat Celcius di permukaannya. Proses bagaimana batu dan es disatukan itu menarik perhatian astronom.

Orbit eksentrik bulan-bulan Uranus yang lebih kecil, tidak teratur, dan asimetris menunjukkan bahwa bulan itu memiliki komposisi yang sangat mirip dengan benda-benda berbatu di Sabuk Kuiper di luar Neptunus.

"Ini juga sesuai dengan spekulasi tentang asal usul bulan tak beraturan. Karena orbitnya yang kacau, diasumsikan bahwa mereka ditangkap oleh sistem Uranian di kemudian hari," kata Thomas Müller, ahli astrofisika dari Institut Max Planck, seperti dikutip Science Alert, Rabu (16/9/2020).

Biasanya, lima bulan utama yang mengorbit ekuator Uranus akan sulit dilihat. Uranus memiliki orientasi yang aneh, berujung miring terhadap bidang orbitnya mengelilingi Matahari, sehingga ekuatornya sering berada dalam bayangan.

Selama pengamatan tim Uranus antara 2010 dan 2012, ekuator terlihat dari teleskop dan di bawah sinar Matahari. Saat tim mengurangi Uranus dari data menggunakan algoritme yang dikembangkan secara khusus, sesuatu yang mengejutkan muncul.

"Kami semua terkejut ketika empat bulan muncul dengan jelas pada gambar dan kami bahkan dapat mendeteksi Miranda, bulan terkecil dan terdalam dari lima bulan Uranian terbesar," kata Örs H. Detre, astronom dari Institut Max Planck.

Ini memungkinkan tim ahli mengukur seberapa baik panas dari Matahari dipertahankan di permukaan bulan saat permukaan itu berputar hingga malam. Permukaan ini rupanya menahan panas dengan cukup baik dan mendingin secara relatif lambat.

Voyager 2. [NASA]
Voyager 2. [NASA]

Itu merupakan retensi panas dan pendinginan yang familiar, yang mirip dengan planet kerdil seperti Pluto dan Haumea, dengan susunan berbatu dan permukaan berlapis es. Hal ini menunjukkan bahwa  Titania, Oberon, Umbriel, Ariel dan Miranda terbentuk dengan cara yang sama, meskipun komposisi kimiawi yang tepat dari bebatuan dan es di atasnya belum ditemukan.

Penemuan yang telah dipublikasikan dalam jurnal  Astronomy & Astrophysics ini dapat mendorong penyelidikan ke Uranus dan membantu para ahli mempelajari lebih lanjut tentang objek yang lebih jauh, bahkan lebih jauh di jangkauan Sabuk Kuiper yang redup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pimpinan NASA Masih Kukuh Sebut Pluto Sebagai Planet

Pimpinan NASA Masih Kukuh Sebut Pluto Sebagai Planet

Tekno | Rabu, 06 November 2019 | 15:32 WIB

Umur Voyager NASA Tinggal 5 Tahun Lagi

Umur Voyager NASA Tinggal 5 Tahun Lagi

Tekno | Selasa, 05 November 2019 | 18:30 WIB

Keren, NASA Berencana Kembali ke Pluto

Keren, NASA Berencana Kembali ke Pluto

Tekno | Senin, 04 November 2019 | 16:15 WIB

Cuma Unggah Struk Belanja Bisa Dapat Cashback

Cuma Unggah Struk Belanja Bisa Dapat Cashback

Lifestyle | Sabtu, 13 April 2019 | 14:01 WIB

Astronom Temukan Alasan Mengapa Uranus Berotasi Seperti Bola Menggelinding

Astronom Temukan Alasan Mengapa Uranus Berotasi Seperti Bola Menggelinding

Tekno | Jum'at, 28 Desember 2018 | 15:21 WIB

6 Fakta Tentang Pluto Yang Wajib Anda Ketahui

6 Fakta Tentang Pluto Yang Wajib Anda Ketahui

Tekno | Minggu, 12 Juli 2015 | 05:40 WIB

Terkini

4 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan untuk Gaming dan Streaming Sepuasnya

4 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan untuk Gaming dan Streaming Sepuasnya

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:05 WIB

2 HP Android Desain Kamera Boba 2 Miring Mirip iPhone 15, Harga Cuman Rp1 Jutaan

2 HP Android Desain Kamera Boba 2 Miring Mirip iPhone 15, Harga Cuman Rp1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:45 WIB

Manfaatkan Teknologi iNaturalist, Cetak Naturalis Muda dan Data Konservasi Digital

Manfaatkan Teknologi iNaturalist, Cetak Naturalis Muda dan Data Konservasi Digital

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:03 WIB

5 HP Android Mirip iPhone 17 Pro: Desain Mewah, Harga Merakyat Mulai Rp1 Jutaan

5 HP Android Mirip iPhone 17 Pro: Desain Mewah, Harga Merakyat Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10 WIB

Intel Arc G-Series Resmi Meluncur, Prosesor Gaming Handheld Terbaru dengan Baterai Lebih Awet

Intel Arc G-Series Resmi Meluncur, Prosesor Gaming Handheld Terbaru dengan Baterai Lebih Awet

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:52 WIB

Daftar HP Android yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp per September 2026

Daftar HP Android yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp per September 2026

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:46 WIB

Internet Bisnis dan Monitoring Jaringan Real-Time dari Telkom Solution

Internet Bisnis dan Monitoring Jaringan Real-Time dari Telkom Solution

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:29 WIB

5 Tablet SIM Card Murah Terbaik untuk Hiburan dan Produktivitas Lancar Jaya

5 Tablet SIM Card Murah Terbaik untuk Hiburan dan Produktivitas Lancar Jaya

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:06 WIB

Jakarta Sky Fun Run 2026 Dorong Smart City Berkelanjutan

Jakarta Sky Fun Run 2026 Dorong Smart City Berkelanjutan

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:34 WIB

Gamer Indonesia Siap-siap Ragnarok Online Classic Buka Server EDDGA dengan Progres Cepat

Gamer Indonesia Siap-siap Ragnarok Online Classic Buka Server EDDGA dengan Progres Cepat

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:26 WIB