Ditemukan: Kawah Meteorit Raksasa Berusia 100 Juta Tahun

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Kamis, 24 September 2020 | 19:00 WIB
Ditemukan: Kawah Meteorit Raksasa Berusia 100 Juta Tahun
Ilustrasi Pertambangan [pixabay/pixel2013].

Suara.com - Belum lama ini, sebuah kawah meteorit raksasa berasal dari sekitar 100 juta tahun yang lalu ditemukan oleh seorang penambang emas di pedalaman Australia.

Ditemukan dekat Kota Ora Banda, Australia Barat, kawah ini memiliki lebar 5 km. Lubang besar dalam kawah yang kini dijuluki Ora Banda Impact Crater kemungkinan besar diciptakan meteorit dengan lebar hingga 200 m.

Ketika ahli geologi di Evolution Mining, sebuah perusahaan tambang emas Australia, menemukan beberapa inti batuan yang tidak biasa di Ora Banda, mereka memanggil Jayson Meyers, ahli geofisika sekaligus direktur dan pendiri Resource Potentials, sebuah perusahaan konsultan dan kontraktor geofisika di Perth, ibu kota Western Australia.

Jayson Mayers memeriksa sampel inti bor para ahli geologi serta sampel batuan dari situs itu, dan melihat kerucut yang hancur, tanda-tanda tabrakan meteorit.

Situs Ora Banda Impact Crater dengan kode warna gravitasinya. Kawah berada di area biru yang ditandai lingkaran [Live Science (c) Resource Potentials].
Situs Ora Banda Impact Crater dengan kode warna gravitasinya. Kawah berada di area biru yang ditandai lingkaran [Live Science (c) Resource Potentials].

Kerucut yang hancur terbentuk ketika gelombang kejut bertekanan dan berkecepatan tinggi dari objek berdampak besar, seperti meteorit atau ledakan raksasa, mengguncang suatu area.

Gelombang kejut ini memecah batu menjadi bentuk kerucut hancur yang unik, seperti tanda yang ditinggalkan benda keras.

Untuk mempelajari lebih lanjut, Jayson Meyers memeriksa topografi wilayah dan memeriksa peta anomali gravitasi.

Anomali gravitasi apa pun yang muncul di peta dapat memberikan wawasan tentang fitur tersembunyi yang mempengaruhi jumlah massa dan tarikan gravitasi di area tertentu.

Sebagai contoh, pegunungan akan memiliki gaya gravitasi yang lebih besar daripada permukaan tanpa bentuk, sedangkan parit atau kawah samudera akan memiliki anomali gravitasi negatif.

baca juga

Pekerjaan Meyer mengungkapkan kawah tubrukan tersembunyi dengan kerutan di tengahnya. Kerutan ini adalah tempat batuan yang hancur kembali ke permukaan setelah komet menghantam. Ketika ahli geologi mendatangi bagian kerutan di situs itu, mereka menemukan kerucut yang pecah pada singkapan berbatu.

Para ilmuwan di Curtin University, Melbourne, kini tengah menyelidiki situs Ora Banda di tingkat mikroskopis. Secara khusus, tim akan memeriksa apakah mineral di situs itu telah menguap dan mengkristal kembali di bawah tekanan tinggi.

"Energi yang dilepaskan ketika meteorit menabrak akan lebih dari energi gabungan dari setiap uji atom yang pernah dilakukan," kata Jayson Meyers, seperti dikutip Live Science pada Kamis (24/9/2020).

Saat ini ia memperkirakan meteorit itu menghantam antara 250 juta dan 40 juta tahun yang lalu. Jika terjadi setelah Periode Kapur berakhir, sekitar 65 juta tahun yang lalu, meteorit ini tidak akan mengganggu dinosaurus non-unggas karena satwa itu sudah punah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditegur Tak Gubris, Dua WNA Diduga Berbuat Asusila di Pekarangan Rumah Warga di Bali

Ditegur Tak Gubris, Dua WNA Diduga Berbuat Asusila di Pekarangan Rumah Warga di Bali

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Negara Tetangga RI Tiba-tiba Alami Ledakan Pengangguran, 15.800 Lapangan Kerja Hilang

Negara Tetangga RI Tiba-tiba Alami Ledakan Pengangguran, 15.800 Lapangan Kerja Hilang

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:05 WIB

7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru

7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Pertama di Dunia, Remaja Australia Ini Meninggal karena Gigitan Kutu

Pertama di Dunia, Remaja Australia Ini Meninggal karena Gigitan Kutu

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:28 WIB

Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan

Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:01 WIB

Media Tetangga Sampai Heran Ada 3 Pemain Berdarah Australia Bersama Timnas Indonesia

Media Tetangga Sampai Heran Ada 3 Pemain Berdarah Australia Bersama Timnas Indonesia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 14:36 WIB

Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah NSW, Proyek Rp25 T Milik WNI Siap Dibangun

Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah NSW, Proyek Rp25 T Milik WNI Siap Dibangun

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 13:05 WIB

4 Realita Tinggal di Australia yang Wajib Kamu Tahu, Pasti Seru Kayak di Tiktok?

4 Realita Tinggal di Australia yang Wajib Kamu Tahu, Pasti Seru Kayak di Tiktok?

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 11:50 WIB

Piala Dunia 2026: Akhir Perjalanan Wakil Asia dan Pergantian Kiper yang Terasa Sangat Menyakitkan

Piala Dunia 2026: Akhir Perjalanan Wakil Asia dan Pergantian Kiper yang Terasa Sangat Menyakitkan

Your Say | Senin, 06 Juli 2026 | 09:32 WIB

Terkini

9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Siswa SD hingga SMA Belajar Coding dan Robotik, Pembelajaran Teknologi Makin Diperkuat

Siswa SD hingga SMA Belajar Coding dan Robotik, Pembelajaran Teknologi Makin Diperkuat

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:24 WIB

5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan

5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Muktamar NU 'Haramkan' Ketum & Rais Aam Rangkap Jabatan Politik: Drama Alot yang Berakhir Manis

Muktamar NU 'Haramkan' Ketum & Rais Aam Rangkap Jabatan Politik: Drama Alot yang Berakhir Manis

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Grib Jaya Akui Hercules Hadir di Titik Ricuh Demo 27 Agustus: Pantau dan Jaga Kondusivitas

Grib Jaya Akui Hercules Hadir di Titik Ricuh Demo 27 Agustus: Pantau dan Jaga Kondusivitas

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Rutin Tiap Tahun, Thailand Kirim Film 9 Temples to Heaven ke Oscar 2027

Rutin Tiap Tahun, Thailand Kirim Film 9 Temples to Heaven ke Oscar 2027

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Belum Dijual, tapi Tak Dipakai, Shin Tae-yong Bikin Status Van Basty Souza di Persija Tidak Jelas

Belum Dijual, tapi Tak Dipakai, Shin Tae-yong Bikin Status Van Basty Souza di Persija Tidak Jelas

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Sisa 2 Bulan Bahas RUU Ketenagakerjaan, Buruh Ancam Tolak Jika Hasilnya Mengecewakan!

Sisa 2 Bulan Bahas RUU Ketenagakerjaan, Buruh Ancam Tolak Jika Hasilnya Mengecewakan!

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Ada Duka di Bawah Telapak Kaki Ibu: Mengurai Bahasa Cinta yang Berbeda, Segera Difilmkan

Ada Duka di Bawah Telapak Kaki Ibu: Mengurai Bahasa Cinta yang Berbeda, Segera Difilmkan

Entertainment | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Bukan Cuma Tampang, Ini Fitur Rahasia Suzuki XL7 yang Bikin Pemesanan Tembus 1.300 Unit

Bukan Cuma Tampang, Ini Fitur Rahasia Suzuki XL7 yang Bikin Pemesanan Tembus 1.300 Unit

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:00 WIB

×