Terungkap! Misteri 2.300 Tahun lalu, Tempat Pembantaian Zaman Besi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 02 Oktober 2020 | 11:30 WIB
Terungkap! Misteri 2.300 Tahun lalu, Tempat Pembantaian Zaman Besi
Pembantaian Zaman Besi. [Cambridge.org]

Suara.com - Para arkeolog menemukan situs pembantaian pemukiman besar dari Zaman Besi di Spanyol, yang mengungkapkan misteri dan kisah kekerasan pada 2.300 tahun lalu.

Tim arkeolog menemukan bukti bahwa Kota La Hoya, Spanyol, telah menjadi sasaran serangan kekerasan, yang menyebabkan korban tewas di jalan dan kota terbakar.

Kota prasejarah La Hoya, di tempat yang sekarang menjadi Negara Basque di Spanyol utara, ditemukan pada 1935 dan pertama kali digali pada 1973, tetapi hanya 15 persen dari misteri yang diperkirakan terungkap.

Didirikan pada Zaman Perunggu pada abad ke-15 SM, kota ini dihuni hingga Zaman Besi, ketika bukti bahwa kota itu diserang antara 350 dan 200 SM menjadi sangat jelas.

Pembantaian Zaman Besi. [Cambridge.org]
Pembantaian Zaman Besi. [Cambridge.org]

Pemandangan fosil dari kehancuran dan kematian telah memberikan gambaran tentang Zaman Besi Iberia, dan jadi bukti langka dari peperangan berskala besar yang terorganisir pada populasi praserajah Eropa.

Sebuah studi baru yang diterbitkan di Antiquity, tim yang dipimpin oleh Dr Fernández-Crespo dari Universitas Oxford, mengungkap lebih banyak tentang pembantaian ini dan menganalisis jenazah 13 korban, untuk mengungkap mode kematian yang kejam dan siapa yang mungkin menjadi penyebabnya.

Jenazah yang digali sejauh ini termasuk lelaki, perempuan, remaja, balita, dan seorang bayi berusia 6 bulan, dengan berbagai luka yang ditinggalkan, termasuk pemenggalan kepala, amputasi, dan cedera tajam lainnya.

Banyak jenazah ditemukan di jalanan atau di lantai rumah dan beberapa kerangka menunjukkan jejak tertinggal di gedung yang terbakar.

Karena pembantaian itu tampaknya tidak pandang bulu dan memengaruhi banyak lapisan masyarakat, para ilmuwan mengatakan ini sesuai dengan deskripsi pembantaian. Luka pertahanan hanya sedikit dan banyak dari luka-luka itu tampaknya diserang dari belakang.

baca juga

Identitas penyerang dan motivasinya masih belum jelas, tetapi data arkeologis dan osteologis mendukung hipotesis serangan mendadak, yang mengakibatkan pembunuhan tanpa pandang bulu dan brutal terhadap orang-orang yang tidak berdaya atau tidak melawan, termasuk lelaki dan perempuan dewasa, serta anak-anak.

Bukti menunjukkan bahwa para penyerang menyerang dari jarak dekat dan menembus tembok pemukiman. Peralatan, hewan, biji-bijian, dan hiasan logam dihancurkan dan kemudian ditinggalkan. Itu menunjukkan niatnya tidak hanya untuk menjarah.

Sementara itu, pelapukan hingga ke tulang dan jenazah yang berserakan menunjukkan bahwa para korban tidak pernah dikubur dan ditinggalkan.

Ditambah dengan fakta bahwa beberapa korban masih mengenakan perhiasan dan barang-barang berharga belum ditemukan. Ini menunjukkan ada orang yang berhasil selamat pergi dan tidak kembali, bahkan untuk melakukan upaca penguburan pada orang meninggal.

"Dari sini, kami dapat menyimpulkan bahwa tujuan para penyerang adalah penghancuran total La Hoya," tulis para ilmuwan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip IFL Science, Jumat (2/10/2020).

Pembantaian Zaman Besi. [Cambridge.org]
Pembantaian Zaman Besi. [Cambridge.org]

Para ilmuwan menduga La Hoya mungkin satu-satunya pemukiman Zaman Besi diketahui di wilayah, yang kehancurannya mungkin disebabkan oleh komunitas saingannya sebelum pendudukan Romawi.

Persamaan antara pembantaian ini dan pembantaian terkenal lainnya di Iberia menunjukkan bahwa masyarakat pada saat itu mampu melakukan kekerasan brutal untuk menyelesaikan konflik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berusia 480 Ribu Tahun, Ilmuwan Temukan Alat Tulang Paling Tua

Berusia 480 Ribu Tahun, Ilmuwan Temukan Alat Tulang Paling Tua

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 12:39 WIB

Berasal dari Zaman Besi, Ilmuwan Temukan Kuil Terbesar di Eropa

Berasal dari Zaman Besi, Ilmuwan Temukan Kuil Terbesar di Eropa

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 12:05 WIB

Ilmuwan Ungkap Sumber Batu yang Membentuk Stonehenge

Ilmuwan Ungkap Sumber Batu yang Membentuk Stonehenge

Tekno | Kamis, 30 Juli 2020 | 08:30 WIB

Dibanderol Mahal, Tengkorak Bersejarah Ini Dijual di "Pasar Gelap" Facebook

Dibanderol Mahal, Tengkorak Bersejarah Ini Dijual di "Pasar Gelap" Facebook

Tekno | Selasa, 07 Juli 2020 | 17:00 WIB

Arkeolog Temukan Monumen Zaman Neolitikum Usia 4.500 Tahun Dekat Stonehenge

Arkeolog Temukan Monumen Zaman Neolitikum Usia 4.500 Tahun Dekat Stonehenge

Tekno | Selasa, 23 Juni 2020 | 05:50 WIB

Palsukan Artefak Kuno, Arkeolog Spanyol Dibui 2,5 Tahun

Palsukan Artefak Kuno, Arkeolog Spanyol Dibui 2,5 Tahun

Tekno | Sabtu, 13 Juni 2020 | 12:02 WIB

Terkini

Bidik Tren Smart Home Indonesia, Buka Pintu Pakai Sidik Jari hingga Face Recognition

Bidik Tren Smart Home Indonesia, Buka Pintu Pakai Sidik Jari hingga Face Recognition

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:23 WIB

SSD PCIe 5.0 Baru Hadir, Kecepatan Tembus 11.000 MB/s untuk Gaming, AI, dan Editing

SSD PCIe 5.0 Baru Hadir, Kecepatan Tembus 11.000 MB/s untuk Gaming, AI, dan Editing

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:15 WIB

4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas

4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:43 WIB

Data Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web!

Data Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web!

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:36 WIB

Perbedaan iPhone Bekas, Inter, dan Bypass, Jangan Salah Pilih Sebelum Membeli

Perbedaan iPhone Bekas, Inter, dan Bypass, Jangan Salah Pilih Sebelum Membeli

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:09 WIB

10 HP Layar 7 Inci Terbaik 2026, dari Entry Level Rp2 Jutaan hingga Flagship

10 HP Layar 7 Inci Terbaik 2026, dari Entry Level Rp2 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:46 WIB

4 HP RAM 8 GB Memori 256 GB di Bawah Rp2 Juta, Multitasking Lancar Tanpa Bikin Kantong Jebol

4 HP RAM 8 GB Memori 256 GB di Bawah Rp2 Juta, Multitasking Lancar Tanpa Bikin Kantong Jebol

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:20 WIB

Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026: Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026: Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:20 WIB

Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha

Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:27 WIB

Apple Lobi AS agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan

Apple Lobi AS agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:05 WIB

×