Suara.com - Sebuah update kecil dilakukan oleh Infinity Ward pada Call of Duty: Modern Warfare dan Warzone. Meski hanya update kecil, namun rupanya efek yang diberikan bisa berdampak besar pada pemain di dalam game.
Update membuat senapan SP-R sniper terkena Nerf. Sebelumnya, banyak pemain yang mengeluhkan bahwa SP-R sniper terlalu OP (Overpowered) sehingga harus di-Nerf.
Sang Developer, Infinity Ward mengabulkan permintaan dari komunitas pemain sehingga memberikan Nerf pada SP-R sniper.
Update ini sudah datang ke PC, PlayStation 4, dan Xbox One. SP-R adalah senapan sniper baru di Warzone sebagai bagian dari battle pass Season 6.
Kontroversi teranyar dalam Call of Duty: Warzone adalah senapan sniper SP-R baru, yang tampaknya didasarkan pada penembak jitu R700 di Call of Duty 4, menghasilkan efek begitu mematikan.

Sebelumnya, sifat senjata tersebut pada dasarnya sebagai " hitscan", sehingga memungkinkan untuk menghancurkan armor dengan satu tembakan dada.
Senjata juga bisa langsung menghasilkan Kill jika mengarah ke kepala. Kombinasi Damage dan mobilitas tinggi membuat itu bisa menjadi ancaman serius sebagai senjata jarak jauh.
Dikutip dari Gamespot, senjata baru menyesuaikan kecepatan ADS sniper, sentakan (flinch), atribut amunisi hingga attachment-nya.
Secara khusus, sentakan SP-R telah ditingkatkan sementara kecepatan ADS telah dikurangi. Update juga memperbaiki bug pada senapan serbu AS VAL yang baru serta mengurangi kecepatan ADS pada cakupan zoom SKS DMR.

Sebelumnya, Infinity Ward sudah memblokir lebih dari 200 ribu akun yang telah melakukan cheating atau kecurangan di Warzone dan Modern Warfare.
Pada update anyar, mereka juga memperbarui keamanan tambahan dan menambahkan "backend enforcement tool". Update yang hadir 8 Oktober juga telah memberikan pengurangan terhadap kecepatan peluru.
Tak hanya itu, Infinity Ward memperbaiki bug di mana mag SSP 10-R dapat menembakkan penetrasi peluru melalui dinding. Setelah update Call of Duty Warzone, Infinity masih tetap berkomitmen untuk mengurangi cheater di dalam game.