Studi Terbaru Ungkap Antibodi SARS-CoV-2 Bisa Bertahan Hingga 7 Bulan

Dythia Novianty

Jum'at, 06 November 2020 | 09:05 WIB
Studi Terbaru Ungkap Antibodi SARS-CoV-2 Bisa Bertahan Hingga 7 Bulan
Tes Antibodi Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Studi terbaru oleh Institut Kedokteran Molekuler (Institute of Molecular Medicine/IMM) Joao Lobo Antunes di Lisbon, Portugal, membuktikan bahwa antibodi terhadap SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19, terdeteksi hingga tujuh bulan usai infeksi pada 90 persen pasien.

Hasil studi yang kini dipublikasikan di European Journal of Immunology tersebut, juga menunjukkan bahwa produksi tingkat antibodi itu ditentukan oleh tingkat keparahan penyakit, dan bukan berdasarkan usia orang yang terinfeksi.

Sebagaimana melansir laman Xinhua, Jumat (6/11/2020), studi tersebut dimulai sejak awal pandemi merebak di Portugal pada Maret 2020, saat tim peneliti menyiapkan uji serologi Covid-19 yang sensitif, spesifik, dan serbaguna.

Bekerja sama dengan para dokter di Rumah Sakit Pusat Lisboa Norte, tim tersebut mulai memantau tingkat antibodi milik 300 pasien dan profesional kesehatan, serta lebih dari 200 sukarelawan yang dilibatkan usai terinfeksi Covid-19.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Hasil studi tersebut, selama enam bulan menunjukkan sebuah pola klasik respons imun hingga bulan ketujuh setelah penularan, dengan kadar antibodi yang meningkat cepat dalam tiga pekan pertama usai gejala dan penurunan berikutnya," papar Marc Veldhoen, ketua peneliti proyek itu.

"Dalam fase respons awal, hasil (studi) kami menunjukkan bahwa rata-rata pria memproduksi lebih banyak antibodi dibandingkan wanita, namun levelnya seimbang dalam fase resolusi dan serupa antara kedua jenis kelamin tersebut dalam berbulan-bulan usai tertular SARS-CoV-2," tambahnya.

Berkolaborasi dengan Institut Darah dan Transplantasi Portugal (Portuguese Institute for Blood and Transplantation/IPST), Veldhoen mengonfirmasi bahwa terdapat aktivitas yang kuat hingga tujuh bulan pascainfeksi pada sebagian besar individu yang telah diuji sebelumnya.

"Bulan-bulan mendatang akan menjadi penting untuk menilai tingkat ketahanan respons imun terhadap infeksi SARS-CoV-2, dan menemukan petunjuk terkait sejumlah pertanyaan yang belum terjawab, seperti durasi respons imun tersebut atau apakah ada kemungkinan terjadinya penularan kembali," simpul peneliti IMM tersebut.

Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa hingga 2 Oktober, ada 193 kandidat vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan di seluruh dunia, dan 42 di antaranya sedang menjalani uji klinis di tengah upaya global memerangi pandemi ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Bergejala Covid-19 Punya Respons Kekebalan yang Bertahan 6 Bulan

Orang Bergejala Covid-19 Punya Respons Kekebalan yang Bertahan 6 Bulan

Health | Selasa, 03 November 2020 | 09:49 WIB

Jurnal New England: Antibodi Manusia Kurangi Risiko Keparahan Covid-19

Jurnal New England: Antibodi Manusia Kurangi Risiko Keparahan Covid-19

Health | Senin, 02 November 2020 | 13:21 WIB

Penelitian Terbaru Sebut Penurunan Kekebalan terhadap Covid-19

Penelitian Terbaru Sebut Penurunan Kekebalan terhadap Covid-19

Tekno | Minggu, 01 November 2020 | 09:45 WIB

Studi: Pria Tua Sembuh dari Virus Corona Punya Plasma Terbaik untuk Obat

Studi: Pria Tua Sembuh dari Virus Corona Punya Plasma Terbaik untuk Obat

Health | Kamis, 29 Oktober 2020 | 20:26 WIB

Studi Universitas Emory: Antibodi Pasien Pulih Covid-19 Malah Serang Tubuh

Studi Universitas Emory: Antibodi Pasien Pulih Covid-19 Malah Serang Tubuh

Health | Kamis, 29 Oktober 2020 | 12:15 WIB

Studi Inggris: Antibodi Covid-19 Turun Dalam 3 Bulan, Ada Risiko Reinfeksi

Studi Inggris: Antibodi Covid-19 Turun Dalam 3 Bulan, Ada Risiko Reinfeksi

Health | Rabu, 28 Oktober 2020 | 19:32 WIB

Terkini

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:50 WIB

×