Jurnal New England: Antibodi Manusia Kurangi Risiko Keparahan Covid-19

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Senin, 02 November 2020 | 13:21 WIB
Jurnal New England: Antibodi Manusia Kurangi Risiko Keparahan Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Sebuah penelitian menemukan bahwa pasien virus corona Covid-19 yang diberi terapi antibodi memiliki gejala yang lebih sedikit dan cenderung tidak memerlukan rawat inap atau perawatan medis darurat. Studi ini telah diterbitkan pada The New England Journal of Medicine.

Melansir dari Healthshots, studi ini menguji tiga dosis berbeda dari LY-CoV555 yang merupakan antibodi monoklonal dari darah pasien covid-19 yang telah sembuh.

Analisis studi menunjukkan bahwa pasien rawat jalan yang diberi antibodi dengan dosis 2.800 miligram mengalami penurunan viral load atau beban virus. Tingkat rawat inap dan perawatan medis darurat juga menurun pada semua tingkat dosis yang diberikan.

“Bagi saya, temuan paling signifikan adalah pengurangan jumlah pasien rawat inap,” kata rekan penulis studi, Peter Chen dari Cedars-Sinai Medical Center di Amerika Serikat.

“Antibodi monoklonal seperti ini berpotensi mengurangi keparahan covid-19 bagi banyak pasien dan memungkinkan lebih banyak orang pulih di rumah,” kata Chen.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Menurut para peneliti, antibodi monoklonal bekerja dengan menempelkan diri pada virus dan mencegahnya mereplikasi diri. Mereka mengatakan LY-CoV555 mengikat protein tertentu pada virus corona Covid-19 yang disebut protein lonjakan. Protein ini dibutuhkan virus untuk memasuki sel manusia dan bereplikasi.

Para peneliti mengatakan bahwa antibodi memperlambat proses replikasi dan memberikan waktu sistem kekebalan pasien untuk bekerja melawan virus.

“Apa yang kami lakukan adalah mencegah virus menyebabkan terlalu banyak kerusakan di awal proses infeksi,” kata Chen. “Kami mengulur waktu pasien agar tubuh mereka dapat mulai mengembangkan kekebalan mereka sendiri untuk melawan virus,” tambahnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Minat Calon Jemaah Haji di Bantul Tetap Tinggi

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Minat Calon Jemaah Haji di Bantul Tetap Tinggi

Jogja | Senin, 02 November 2020 | 13:00 WIB

Jumlah Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Jaya Alami Peningkatan

Jumlah Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Jaya Alami Peningkatan

Sumut | Senin, 02 November 2020 | 12:35 WIB

Sampai Sesak Napas, Pangeran William Sempat Terinfeksi Covid-19 pada April

Sampai Sesak Napas, Pangeran William Sempat Terinfeksi Covid-19 pada April

Health | Senin, 02 November 2020 | 11:18 WIB

Terkini

BRImo Ramaikan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

BRImo Ramaikan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 17:17 WIB

Mooncake Festival 2026 Jadi Ruang Akulturasi Budaya di Semarang

Mooncake Festival 2026 Jadi Ruang Akulturasi Budaya di Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Belajar dari Pohon Clusia, Ilmuwan Ungkap Cara Tanaman Hemat Air Hadapi Kekeringan

Belajar dari Pohon Clusia, Ilmuwan Ungkap Cara Tanaman Hemat Air Hadapi Kekeringan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi

Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Katanya Lowongan Kerja Banyak, Kenapa Cari Kerja Tetap Susah?

Katanya Lowongan Kerja Banyak, Kenapa Cari Kerja Tetap Susah?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Waspada Timnas Indonesia! Winger 23 Tahun Singapura Ini Gemar Bikin Perbedaan dari Bangku Cadangan

Waspada Timnas Indonesia! Winger 23 Tahun Singapura Ini Gemar Bikin Perbedaan dari Bangku Cadangan

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 17:14 WIB

Galaxy A08 Rp2 Jutaan Bawa AI dan Update 6 Tahun, Baterai 6.000 mAh Jadi Andalan

Galaxy A08 Rp2 Jutaan Bawa AI dan Update 6 Tahun, Baterai 6.000 mAh Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 17:13 WIB

Review Film The Love Hypothesis: Trik Pacaran Pura-Pura yang Bikin Baper

Review Film The Love Hypothesis: Trik Pacaran Pura-Pura yang Bikin Baper

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:10 WIB

Rayakan Pestapora 2026 Bareng BRImo, Ada Cashback dan Keseruan di Booth BRI

Rayakan Pestapora 2026 Bareng BRImo, Ada Cashback dan Keseruan di Booth BRI

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2026 | 17:02 WIB

Minta Tolong di Hadapan Profesor, Prabowo: Saya Paling Hormat Sama Pakar

Minta Tolong di Hadapan Profesor, Prabowo: Saya Paling Hormat Sama Pakar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:02 WIB

×