Terkuak, Bakteri Dapat Bertahan di Stasiun Luar Angkasa Selama 1 Tahun

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 11 November 2020 | 14:30 WIB
Terkuak, Bakteri Dapat Bertahan di Stasiun Luar Angkasa Selama 1 Tahun
Ilustrasi bakteri. (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan menemukan bahwa bakteri dapat bertahan hidup di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) selama satu tahun penuh. Ini prestasi bagi bakteri itu sendiri, mengingat radiasi UV, vakum, dan fluktuasi suhu yang sangat besar dapat mengancam kehidupan.

Para ahli menemukan spesies bakteri yang pertama kali ditemukan dalam kaleng daging masih aktif dan hidup, setelah setahun tinggal di platform yang dirancang khusus di luar modul bertekanan ISS.

Disebut Deinococcus radiodurans, para ilmuwan telah menyelidiki bakteri perkasa ini untuk sementara waktu. Pada 2015, tim internasional mendirikan misi Tanpopo di luar Japanese Experimental Module Kibo untuk menguji spesies bakteri yang kuat.

Namun sekarang, sel Deinococcus radiodurans telah mengalami dehidrasi dan dikirim ke ISS untuk ditempatkan di Exposed Facility, sebuah platform yang terus-menerus terpapar ke lingkungan luar angkasa. Dalam kasus ini, sel-sel tersebut berada di balik jendela kaca yang menghalangi sinar UV pada gelombang panjang yang lebih rendah dari 190 nanometer.

Ilustrasi stasiun luar angkasa internasional (ISS) [Shutterstock).
Ilustrasi stasiun luar angkasa internasional (ISS) [Shutterstock).

"Hasil dalam penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran mengenai masalah perlindungan planet. Misalnya, atmosfer Mars yang menyerap radiasi UV di bawah 190-200nm. Untuk meniru kondisi ini, pengaturan eksperimental kami di ISS menyertakan jendela kaca silikon dioksida," kata tim ilmuwan dari Austria, Jepang, dan Jerman, dalam penelitian terbaru.

Ini bukan waktu terlama Deinococcus radiodurans disimpan dalam kondisi seperti itu. Pada Agustus, para ahli meneliti sampel bakteri yang tertinggal di sana selama tiga tahun penuh.

Tetapi tim ilmuwan tidak melanjutkannya dan sebaliknya mencoba untuk mengungkap, apa yang membuat Deinococcus radiodurans mampu bertahan dalam kondisi ekstrem.

Setelah setahun mengalami radiasi, suhu beku, dan mendidih, para ilmuwan mendapatkan bakteri penjelajah angkasa kembali ke Bumi, baik rehidrasi di Bumi dan Orbit Rendah Bumi (LEO), dan membandingkan hasilnya.

Tingkat kelangsungan hidup jauh lebih rendah untuk bakteri LEO dibandingkan dengan versi kontrol, tetapi bakteri yang bertahan tampaknya baik-baik saja, bahkan jika ada perubahan sedikit dari sesama bakteri yang terikat di Bumi.

baca juga

Tim menemukan bahwa bakteri LEO ditutupi dengan benjolan kecil atau vesikel di permukaan dan beberapa protein serta mRNA menjadi lebih melimpah. Tim tidak begitu yakin mengapa vesikel terbentuk, tetapi para ahli memiliki beberapa hipotesis.

"Vesikulasi intensif setelah pemulihan dari paparan LEO dapat berfungsi sebagai respons stres cepat, yang meningkatkan kelangsungan hidup sel," tulis tim ilmuwan tersebut, seperti dikutip Live Science, Rabu (11/11/2020).

Para ilmuwan menambahkan bahwa vesikel membran luar mungkin mengandung protein yang penting untuk perolehan nutrisi, transfer DNA, pengangkutan racun dan molekul penginderaan kuorum, memunculkan aktivasi mekanisme resistensi setelah paparan luar angkasa.

Ilustrasi luar angkasa. (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi luar angkasa. (Pixabay/Free-Photos)

Penelitian semacam ini dapat membantu memahami apakah bakteri dapat bertahan hidup di dunia lain, terlebih jika ada bakteri yang dibawa manusia bergerak lebih jauh ke luar angkasa.

Penelitian ini telah dipublikasikan di Microbiome yang menunjukkan bahwa kelangsungan hidup Deinococcus radiodurans, mungkin terjadi untuk periode yang lebih lama karena sistem respon molekulernya efisien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Vagina Masih Butuh Bakteri, Ini Manfaatnya

Ternyata Vagina Masih Butuh Bakteri, Ini Manfaatnya

Health | Senin, 09 November 2020 | 19:17 WIB

Imutnya! Ilmuwan Temukan Dua Spesies Mamalia Baru

Imutnya! Ilmuwan Temukan Dua Spesies Mamalia Baru

Tekno | Senin, 09 November 2020 | 09:05 WIB

Lebih dari Enam Ribu Orang di China Masih Menderita Brucellosis

Lebih dari Enam Ribu Orang di China Masih Menderita Brucellosis

Health | Sabtu, 07 November 2020 | 13:27 WIB

Ini Jadwal Peluncuran Tim Awak Rusia ke ISS

Ini Jadwal Peluncuran Tim Awak Rusia ke ISS

Tekno | Jum'at, 06 November 2020 | 14:30 WIB

Ilmuwan Temukan Kembaran Bulan yang Hilang

Ilmuwan Temukan Kembaran Bulan yang Hilang

Tekno | Jum'at, 06 November 2020 | 12:29 WIB

Begini Cara Astronot Lakukan Pemungutan Suara di Luar Angkasa

Begini Cara Astronot Lakukan Pemungutan Suara di Luar Angkasa

Tekno | Jum'at, 06 November 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×