Bukti Pertama Penggunaan Halusinogen di Seni Batu Kuno, Dukun Sedang "Fly"

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Rabu, 25 November 2020 | 20:25 WIB
Bukti Pertama Penggunaan Halusinogen di Seni Batu Kuno, Dukun Sedang "Fly"
Seni cadas atau rock art di situs Yilbilinji, Carpentaria, Australia. Sebagai ilustrasi rock art [Science/L.M Brady].

Suara.com - Para ilmuwan menemukan bukti pertama bahwa penduduk asli Amerika mengkonsumsi obat halusinogen di situs seni batu kuno. Bukti ini terlihat pada dinding gua sekitar 400 tahun lalu, serupa bunga merah melingkar.

Ditemukan di Gua Pinwheel California, seni gua ini dianggap menggambarkan Datura wrightii, yaitu tanaman berbunga yang dikenal memiliki sifat beracun dan halusinogen.

Namun, bukti indulgensi psikoaktif di gua ini lebih dari sekadar coretan sekuntum bunga. Para ahli menggunakan analisis kimia untuk menunjukkan bahwa sisa kunyahan dari bunga halusinogen dapat ditemukan di celah gua.

Dilaporkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, tim tersebut berpendapat bahwa ini merupakan bukti jelas pertama manusia menelan halusinogen di situs seni cadas. Para ahli juga menduga bahwa seniman tersebut bukanlah dukun di bawah pengaruh tanaman.

Pinwheel painting, diproses dengan teknik enhanced untuk melihat hasil lebih detail [Devlin Gandy via IfL Science].
Pinwheel painting, diproses dengan teknik enhanced untuk melihat hasil lebih detail [Devlin Gandy via IfL Science].

Penggunaan Datura dalam upacara spiritual dan ritus peralihan umum digunakan di beberapa budaya pribumi Amerika. Namun, ini adalah pertama kalinya para ilmuwan menemukan jejak fisik obat tersebut di gua bersama seni cadas.

Untuk mendapatkan hasil penelitian ini, para arkeolog, ahli kimia, dan ahli forensik menggunakan kromatografi cair, yaitu spektrometri massa untuk menemukan keberadaan skopolamin dan atropin alkaloid halusinogen dalam gumpalan yang dikunyah dari bahan tanaman yang ditemukan tertanam di dinding gua. Kemudian analisis pemindaian mikroskop elektron digunakan untuk memastikan alkaloid berasal dari Datura wrightii.

"Bukan kebetulan, karya seni tersebut menggambarkan bentuk bunga yang mencolok dengan lima kelopak yang melengkung secara elegan, seperti bunga dari banyak spesies Datura," kata para ilmuwan, seperti dikutip IFL Science pada Rabu (25/11/2020).

Sebelumnya, banyak teori menyatakan bahwa contoh seni cadas diciptakan oleh dukun dalam keadaan "melayang" saat sedang mengonsumsi obat-obatan psikedelik. Ini karena pola trippy dan citra surealis yang ditemukan dalam seni cadas, tetapi para ilmuwan tidak pernah menemukan bukti yang jelas tentang konsumsi zat halusinogen di situs cadas mana pun.

Sekarang, temuan baru telah memberikan bukti langsung tentang obat halusinogen di situs seni cadas. Namun, para ahli berpendapat bahwa penemuan baru ini menentang teori "dukun di bawah pengaruh obat" karena tim ilmuwan yakin seniman yang membuat ukiran bunga tersebut tidak sedang berada dalam kondisi mengonsumsi obat.

baca juga

Sebaliknya, seni tersebut lebih seperti tanda yang menunjukkan bahwa ini adalah ruang di mana tanaman Datura tertelan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan

Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30 WIB

Dukun yang Kutuk Harry Kane Kini Ramal Argentina Bakal Ditekuk Tanjung Verde

Dukun yang Kutuk Harry Kane Kini Ramal Argentina Bakal Ditekuk Tanjung Verde

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 02:19 WIB

Dukun Magang: Mengapa Horor Komedi Jadi Formula Paling 'Nagih' di Bioskop Indonesia?

Dukun Magang: Mengapa Horor Komedi Jadi Formula Paling 'Nagih' di Bioskop Indonesia?

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:55 WIB

Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target

Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 01:22 WIB

NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'

NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 22:05 WIB

Review Dukun Magang: Komedi Absurd yang Sukses Bikin Merinding Sekaligus Ngakak!

Review Dukun Magang: Komedi Absurd yang Sukses Bikin Merinding Sekaligus Ngakak!

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50 WIB

Misteri Kuntilanak Hitam di Film Horor Komedi 'Dukun Magang', Bikin Takut Tapi Ngakak

Misteri Kuntilanak Hitam di Film Horor Komedi 'Dukun Magang', Bikin Takut Tapi Ngakak

Video | Senin, 15 Juni 2026 | 11:46 WIB

Film Dukun Magang: Ketika Para Komika Beraksi Lawan Hal Mistis

Film Dukun Magang: Ketika Para Komika Beraksi Lawan Hal Mistis

Video | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:28 WIB

Pemain 402: Rumah Sakit Angker Korea ke Rumah Dukun Lokal, Warna-warni tapi Tetap Menyeramkan

Pemain 402: Rumah Sakit Angker Korea ke Rumah Dukun Lokal, Warna-warni tapi Tetap Menyeramkan

Entertainment | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:10 WIB

Terkini

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:39 WIB

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima

Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:29 WIB

Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3

Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan

Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:15 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?

Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:05 WIB

6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek

6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:05 WIB

×