Berita Sains Paling Populer Sepanjang 2020

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 30 Desember 2020 | 13:00 WIB
Berita Sains Paling Populer Sepanjang 2020
Lapisan Ozon di Bumi. [Pete Linforth/Pixabay]

Suara.com - Berita sains terbesar tahun ini berhubungan dengan virus Corona (Covid-19) dan pandemi yang sedang berlangsung. Terlepas dari kesulitan pandemi, ada banyak berita sains menarik yang terjadi di luar bidang penelitian Covid-19.

Mulai dari makhluk laut yang sangat besar hingga asteroid, dilansir dari Live Science, Rabu (30/12/2020), berikut lima berita sains paling populer sepanjang 2020:

1. Organ baru dalam tubuh manusia

Tahun ini, para ilmuwan menemukan organ baru dalam tubuh manusia yaitu satu set kelenjar ludah yang terletak jauh di bagian atas tenggorokan.

Sebelum menemukan kelenjar tersembunyi ini, para ilmuwan tidak mengira ada organ di daerah tersebut di belakang hidung.

Kelenjar tersembunyi. [Radiotherapy and Oncology]
Kelenjar tersembunyi. [Radiotherapy and Oncology]

Tetapi set yang disebut kelenjar ludah tubarial memiliki rata-rata panjang 3,9 sentimeter dan mungkin berfungsi untuk melumasi serta melembabkan tenggorokan bagian atas di belakang hidung dan mulut.

2. Lubang ozon terbesar di Kutub Utara

Pada April 2020, para ilmuwan mendeteksi lubang terbesar di lapisan ozon yang pernah tercatat di Kutub Utara.

Lubang itu menutupi area kira-kira tiga kali ukuran Greenland dan berpotensi membuat orang-orang yang tinggal di lintang utara, jauh terpapar radiasi ultraviolet tingkat tinggi. Untungnya, lubang tersebut akhirnya menutup dengan sendirinya.

baca juga

3. Supermoon merah muda

Bulan Purnama pada April tahun ini disebut sebagai supermoon merah muda. Pada 7 April 2020, Bulan berada lebih dekat ke Bumi daripada waktu lainnya dalam setahun dan menjadikannya Bulan purnama terbesar dalam setahun.

Meski dinamakan supermoon merah muda, tetapi Bulan tidak benar-benar berwarna merah muda. Nama Bulan pada April diambil dari bunga liar merah muda Phlox subulata, yang mekar di bagian timur Amerika Utara pada awal musim semi.

4. Makhluk bawah air terpanjang

Para ilmuwan menemukan hewan laut terpanjang dengan ukuran 45 meter yang disebut siphonophore, makhluk tembus pandang yang terdiri dari makhluk yang lebih kecil.

Hewan bawah air ini terlihat oleh penyelam dengan kapal penelitian Falkor di ngarai bawah laut di lepas pantai Australia. Tim ahli mengatakan siphonophore ini tampaknya hewan terpanjang yang pernah ditemukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Senjata dari Tulang Manusia Berusia 11.000 Tahun

Ilmuwan Temukan Senjata dari Tulang Manusia Berusia 11.000 Tahun

Tekno | Sabtu, 26 Desember 2020 | 07:47 WIB

Masih Terpelihara, Bunga Ini Terjebak di Batu Berusia 100 Juta Tahun

Masih Terpelihara, Bunga Ini Terjebak di Batu Berusia 100 Juta Tahun

Tekno | Kamis, 24 Desember 2020 | 14:31 WIB

Terkubur Es Selama 57.000 Tahun, Ilmuwan Temukan Mumi Anak Serigala

Terkubur Es Selama 57.000 Tahun, Ilmuwan Temukan Mumi Anak Serigala

Tekno | Kamis, 24 Desember 2020 | 09:26 WIB

Ilmuwan Identifikasi 100.000 Kawah Bulan Baru

Ilmuwan Identifikasi 100.000 Kawah Bulan Baru

Tekno | Kamis, 24 Desember 2020 | 07:22 WIB

Dijuluki Komandan Nyamuk, Adi Utarini Masuk 10 Tokoh Berpengaruh Dunia

Dijuluki Komandan Nyamuk, Adi Utarini Masuk 10 Tokoh Berpengaruh Dunia

Jogja | Rabu, 23 Desember 2020 | 09:29 WIB

Terancam Punah, 2 Anak Paus Langka Terlihat di Perairan AS

Terancam Punah, 2 Anak Paus Langka Terlihat di Perairan AS

Tekno | Selasa, 22 Desember 2020 | 15:39 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×