alexametrics

Jepang Bagikan Foto Sampel Asteroid Ryugu

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Jepang Bagikan Foto Sampel Asteroid Ryugu
Asteroid Ryugu, yang berjarak 280 juta kilometer dari Bumi, seperti difoto oleh robot-robot Jepang pada pekan ini. [AFP/Jaxa]

Foto-foto tersebut memperlihatkan bongkahan batu dan kerikil berwarna hitam di dalam wadah.

Suara.com - Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA), bagikan penampakan dari sampel asteroid Ryugu melalui unggahan foto lewat akun Twitter resmi misi Hayabusa 2 @haya2e_jaxa pada 24 Desember.

Foto-foto tersebut memperlihatkan bongkahan batu dan kerikil berwarna hitam di dalam wadah. Keberhasilan ini adalah puncak dari perencanaan selama lima tahun.

Sampel baru dari Ryugu berhasil diperoleh sekitar 5,4 gram. Sampel asteroid ini diperkirakan berusia lebih dari 4,5 miliar tahun.

Sebuah peninggalan di masa awal tata surya dan mengandung material kuno, yang diprediksi pernah membentuk Matahari dan planet-planet yang mengorbitnya.

Baca Juga: Kurang Dari 10 Hari, Sampel Asteroid Ryugu Akan Tiba di Bumi

Jepang bagikan foto sampel Asteroid Ryugu. [Twitter]
Jepang bagikan foto sampel Asteroid Ryugu. [Twitter]

Membuka wadah yang tertutup rapat, para astronom menemukan banyak partikel yang berukuran lebih besar dari satu milimeter. Sampel yang berada di ruang C sedikit lebih besar dari yang lain dan dikumpulkan dari pendaratan kedua dalam misi.

Karena pendaratan ini dilakukan di sebelah utara kawah yang sengaja dibuat sebelumnya dalam misi tersebut, para ilmuwan berharap sampel yang diambil mengandung bongkahan material bawah permukaan.

Jika berhasil, itu pencapaian yang luar biasa karena semua sampel asteroid lain yang dikumpulkan hanya berasal dari permukaan.

Ryugu sendiri merupakan asteroid tipe C. Artinya, bebatuannya sangat berpori dan mengandung banyak karbon serta air.

Selain itu, karena permukaan Ryugu tampak sangat kering dan menunjukkan warna merah, beberapa ahli menduga asteroid pernah terbang lebih dekat ke Matahari.

Baca Juga: NASA Gandeng SpaceX Akan Luncurkan 4 Astronot ke ISS Akhir Bulan

Namun, tidak semua material yang dikumpulkan dalam kapsul sampel tersebut cukup primordial. Salah satu kapsul disebut mengandung anakronisme.

Komentar