Waduh! Penurunan Tanah Akan Pengaruhi 19 Persen Populasi Dunia pada 2040

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 01 Januari 2021 | 14:30 WIB
Waduh! Penurunan Tanah Akan Pengaruhi 19 Persen Populasi Dunia pada 2040
Ilustrasi penurunan tanah. [James Wainscoat/Unsplash]

Suara.com - Penelitian terbaru dipublikasikan di jurnal Science menunjukkan bahwa tanah yang tenggelam atau penurunan permukaan tanah, dapat mempengaruhi 8 persen permukaan tanah secara global dan 19 persen populasi dunia pada 2040.

Penurunan tanah dipicu oleh proses seperti penipisan air tanah dan menyebabkan tenggelamnya sebagian besar tanah, secara bertahap selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun.

Hal ini dapat menimbulkan dampak berbahaya, seperti peningkatan risiko banjir, menyebabkan rekatan di area yang terkena dampak, merusak bangunan dan infrastruktur, dan secara permanen mengurangi kapasitas akuifer.

Selain itu, permintaan air tanah di masa mendatang diperkirakan akan meningkat karena pertumbuhan penduduk dan ekonomi yang semakin parah.

Ilustrasi perubahan iklim. [Shutterstock]
Ilustrasi perubahan iklim. [Shutterstock]

Penurunan permukaan tanah juga dapat diperburuk oleh perubahan iklim karena curah hujan dan kekeringan yang sering terjadi serta peningkatan evapotranspirasi.

Para ilmuwan menganalisis dengan meninjau sistemik skala besar tentang penurunan permukaan tanah di seluruh dunia. Tim ahli menemukan bahwa penurunan permukaan tanah yang disebabkan oleh penipisan air tanah terjadi di 200 lokasi di lebih dari 34 negara.

Tingkat penurunan permukaan tanah di Meksiko termasuk yang tertinggi di dunia, sebanyak 30 sentimeter per tahun. Penurunan permukaan tanah di Dataran Sungai Po juga mengancam 30 persen populasi Italia karena banjir.

Iran memiliki beberapa kota yang paling cepat tenggelam dengan penurunan hingga 25 sentimeter per tahun karena pemompaan air tanah yang tidak diatur.

Pada abad yang lalu, Tokyo juga mengalami penurunan permukaan tanah sebanyak 4 meter dan Central Valley, California, mengalami penurunan 9 meter.

baca juga

Di Indonesia sendiri, Jakarta dilaporkan juga telah mengalami penurunan permukaan tanah yang parah sehingga pemerintah berencana memindahkan ibu kota ke Kalimantan.

Dilansir dari IFL Science, Jumat (1/1/2021), para ilmuwan mengusulkan model global yang diklaim dapat memprediksi kerentanan penurunan permukaan tanah global pada resolusi 1 kilometer persegi.

Hal ini dilakukan melalui analisis statistik litologi (karakteristik fisik batuan), kemiringan permukaan tanah, tutupan lahan, dan kelas iklim Koppen-Geiger.

Model ini juga memperkirakan kemungkinan penipisan air tanah, mengidentifikasi area di bawah tekanan air atau dengan permintaan air tanah yang tinggi.

Hasil pemodelan menunjukkan 12 juta kilometer persegi dari permukaan tanah global berpotensi terancam oleh penurunan permukaan tanah.

Taman nasional Death Valley di California, Amerika Serikat. [AFP]
Ilustrasi dampak perubahn iklim. [AFP]

Kawasan yang berisiko berada di sekitar perkotaan padat dan kawasan irigasi. Lebih dari 2,2 juta kilometer persegi dianggap berisiko tinggi atau sangat tinggi. Daerah ini menampung sekitar 1,2 miliar orang atau 19 persen dari populasi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren! Permainan Edukatif Ini Ajarkan Anak Tentang Perubahan Iklim

Keren! Permainan Edukatif Ini Ajarkan Anak Tentang Perubahan Iklim

Surakarta | Senin, 14 Desember 2020 | 14:56 WIB

Edukasi Perubahan Iklim, Universitas Indonesia Bikin Permainan Interaktif

Edukasi Perubahan Iklim, Universitas Indonesia Bikin Permainan Interaktif

Health | Minggu, 13 Desember 2020 | 20:14 WIB

Ilmuwan Sebut Mikroba Mungkin Bisa Hidup di Bawah Permukaan Mars

Ilmuwan Sebut Mikroba Mungkin Bisa Hidup di Bawah Permukaan Mars

Tekno | Jum'at, 04 Desember 2020 | 10:38 WIB

Duh! Perubahan Iklim Berpotensi Bangkitkan Kembali Mikroba Kuno

Duh! Perubahan Iklim Berpotensi Bangkitkan Kembali Mikroba Kuno

Tekno | Kamis, 03 Desember 2020 | 14:00 WIB

Berusia 81 Tahun, Hewan Ini Dapat Gelar Ikan Terumbu Tertua di Dunia

Berusia 81 Tahun, Hewan Ini Dapat Gelar Ikan Terumbu Tertua di Dunia

Tekno | Kamis, 03 Desember 2020 | 07:30 WIB

Penelitian Terbaru Ungkap Suhu Alam Semesta Kian Memanas

Penelitian Terbaru Ungkap Suhu Alam Semesta Kian Memanas

Tekno | Selasa, 17 November 2020 | 06:30 WIB

Terkini

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:51 WIB

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:50 WIB

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:41 WIB

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:37 WIB

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Polemik Shin Tae-yong dan Dirtek Java United Memanas, Persija Pilih Tempuh Jalur Komdis PSSI

Polemik Shin Tae-yong dan Dirtek Java United Memanas, Persija Pilih Tempuh Jalur Komdis PSSI

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:31 WIB

×