Misterius! Jalur Air Sentosa South Cove Berubah Jadi Ungu Kemerahan

Dythia Novianty | Suara.com

Kamis, 14 Januari 2021 | 10:00 WIB
Misterius! Jalur Air Sentosa South Cove Berubah Jadi Ungu Kemerahan
Ikan mati di Sentosa, Singapura. [Facebook]

Suara.com - Jalur air melalui Sentosa South Cove, telah berubah menjadi ungu kemerahan sejak Selasa sore (12/1/2021). Kondisi tidak wajar ini mengkhawatirkan penduduk.

Tanda peringatan muncul pada 5 Januari ketika bau busuk seperti limbah berasal dari saluran air. Karena bau semakin kuat selama beberapa hari berikutnya, ikan mati ditemukan di dekat tepian dari Rabu pekan lalu hingga Minggu.

"Sabtu lalu dilakukan pembersihan dan pengangkutan ikan mati terbesar", kata Knight Frank Property Asset Management atas nama Sentosa Cove Resort Management (SCRM), dalam sebuah surat yang dikirim kepada warga, dilansir The Straits Times, Kamis (14/1/2021).

Pakar kelautan mengidentifikasi ikan rabbitfish, moonyfish, batfish, dan leatherjacket di antara ikan yang mati.

Ikan mati di Sentosa, Singapura. [Facebook]
Ikan mati di Sentosa, Singapura. [Facebook]

Juru bicara SCRM mengatakan, ikan mati diamati di perairan South Cove antara 6 Januari dan Sabtu lalu, dan kemudian, perubahan warna di perairan pada Selasa.

Namun, operasional jalur air North Cove tidak terpengaruh. Manajemen resor bekerja sama dengan Badan Lingkungan Nasional (NEA) dalam penyelidikan.

“Sebagai langkah pencegahan, SCRM telah berpesan kepada warga untuk menahan diri dari aktivitas water sport di jalur air tersebut. SCRM akan terus memantau perairan tersebut,” kata juru bicara tersebut.

Dr Sandric Leong, peneliti senior di Institut Ilmu Kelautan Tropis Universitas Nasional Singapura, mengatakan air berwarna itu disebabkan mekar pico-cyanobacteria - suatu bentuk pertumbuhan alga.

Mekar terjadi ketika sejumlah besar alga atau cyanobacteria terakumulasi di dalam air, yang dihasilkan dari sejumlah besar nutrisi seperti fosfor dan nitrogen.

Dr Leong mengatakan, hujan lebat dan terus menerus selama beberapa minggu terakhir mungkin telah berkontribusi pada mekar.

"Karakteristik adaptasi cepat cyanobacteria terhadap perubahan mendadak dalam kondisi lingkungan, seperti curah hujan yang terus menerus baru-baru ini, memungkinkan cyanobacteria untuk mengalahkan fitoplankton atau alga lain. Karena curah hujan, kondisi cahaya rendah, dan cyanobacteria dapat tumbuh lebih baik dalam tingkat cahaya rendah, terangnya.

Gelombang monsun kedua untuk bulan ini membawa hujan lebat dan terus-menerus ke pulau itu akhir pekan lalu, dan pada 2 Januari terjadi curah hujan yang termasuk yang terberat dalam 39 tahun.

NEA mengatakan, tidak ada indikasi pencemaran industri atau laut yang dapat mempengaruhi perairan di daerah sekitarnya.

Pertumbuhan alga dapat menghilangkan oksigen terlarut dari air, merusak kehidupan laut. Tetapi tidak jelas apakah kematian ikan dan air berwarna terkait, para ahli menekankan.

Ikan mati di Sentosa, Singapura. [Facebook]
Ikan mati di Sentosa, Singapura. [Facebook]

Penyebab umum kematian ikan termasuk kekurangan oksigen, racun yang dihasilkan oleh pertumbuhan alga, dan konsentrasi tinggi spesies alga yang dapat merusak insang ikan, kata Associate Professor Federico Lauro dari Sekolah Lingkungan Asia Universitas Teknologi Nanyang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sungai Belik Dicemari Busa, DLH Bantul Masih Lakukan Pemeriksaan

Sungai Belik Dicemari Busa, DLH Bantul Masih Lakukan Pemeriksaan

Jogja | Sabtu, 29 Februari 2020 | 20:01 WIB

Busa Setinggi 2 Meter Cemari Sungai Belik, Warga Pandes dan Grojogan Geger

Busa Setinggi 2 Meter Cemari Sungai Belik, Warga Pandes dan Grojogan Geger

Jogja | Sabtu, 29 Februari 2020 | 14:59 WIB

Patung Merlion Tertinggi di Singapura Akan Dihancurkan, Ini Alasannya

Patung Merlion Tertinggi di Singapura Akan Dihancurkan, Ini Alasannya

News | Senin, 23 September 2019 | 16:30 WIB

Limbah Mayat Korban Banjir Bandang Cemari Sumber Air Danau Sentani

Limbah Mayat Korban Banjir Bandang Cemari Sumber Air Danau Sentani

News | Minggu, 24 Maret 2019 | 06:20 WIB

Kata Kunci dari KTT Singapura: Kim Siap Tinggalkan Masa Lalu

Kata Kunci dari KTT Singapura: Kim Siap Tinggalkan Masa Lalu

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 13:45 WIB

Ilmuwan Temukan Jurus Atasi Pencemaran Air Jakarta

Ilmuwan Temukan Jurus Atasi Pencemaran Air Jakarta

Tekno | Kamis, 22 Maret 2018 | 10:44 WIB

Terkini

4 HP Terbaik dengan Snapdragon 8 Generasi 5

4 HP Terbaik dengan Snapdragon 8 Generasi 5

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:50 WIB

Lenovo ThinkPad X13 Gen 7 Debut dengan Bodi Ringan, Baterai Tahan 30 Jam

Lenovo ThinkPad X13 Gen 7 Debut dengan Bodi Ringan, Baterai Tahan 30 Jam

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:41 WIB

Headphone ANC Pertama Vivo Segera Debut, Ini Deretan Kelebihannya

Headphone ANC Pertama Vivo Segera Debut, Ini Deretan Kelebihannya

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:39 WIB

iBox Boyong MacBook Neo ke Indonesia Harga Mulai Rp9 Jutaan, Usung Apple Silicon dan Baterai 16 Jam

iBox Boyong MacBook Neo ke Indonesia Harga Mulai Rp9 Jutaan, Usung Apple Silicon dan Baterai 16 Jam

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:55 WIB

Data Ini Bikin Khawatir: Gadget Keluarga Indonesia Masih Rentan Diretas

Data Ini Bikin Khawatir: Gadget Keluarga Indonesia Masih Rentan Diretas

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:37 WIB

5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan

5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:40 WIB

5 HP Midrange Kamera Terbaik 2026 yang Wajib Dilirik, Hasil Foto Setara Flagship!

5 HP Midrange Kamera Terbaik 2026 yang Wajib Dilirik, Hasil Foto Setara Flagship!

Tekno | Rabu, 27 Mei 2026 | 21:11 WIB

5 HP Android dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Rp1 Jutaan Saja

5 HP Android dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Rp1 Jutaan Saja

Tekno | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:42 WIB

Cara Nonton Piala Dunia 2026 di MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Sediakan Akses Gratis

Cara Nonton Piala Dunia 2026 di MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Sediakan Akses Gratis

Tekno | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:29 WIB

4 Seri Baru Funism Resmi Rilis, Naruto hingga Pokemon Palmsize Wonders

4 Seri Baru Funism Resmi Rilis, Naruto hingga Pokemon Palmsize Wonders

Tekno | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:34 WIB