Profesor UI Sebut Kekebalan Penyintas Covid-19 Paling Lama Bertahan 6 Bulan

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 18 Januari 2021 | 16:55 WIB
Profesor UI Sebut Kekebalan Penyintas Covid-19 Paling Lama Bertahan 6 Bulan
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Orang yang sembuh dari infeksi Covid-19 akan memiliki antibodi terhadap paparan virus corona jenis baru tersebut dalam tubuhnya.

Tetapi, kekebalan alami tersebut akan menurun seiring waktu. Hal tersebut dijelaskan oleh Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. dr. Tjandra Aditama. Sp. P(K) dalam webinar virual 'Aspek Penting Vaksinasi Covid-19', Minggu (17/1/2021).

Kata Profesor Aditama, antibodi bisa terbentuk pada orang yang tertular penyakit. Meski demikian, infeksi berulang juga masih bisa terjadi.

"Artinya antibodi itu turun. Beberapa negara sampai Oktober 2020, melaporkan ada orang yang sudah sembuh kemudian sakit lagi. Tapi jumlahnya, ketimbang kasus baru yang sudah belasan juta, kasus berulang ini jumlahnya kecil," katanya.

Profesor Tjandra Aditama juga menyampaikan kekebalan antibodi pada penyintas Covid-19 kemungkinan bertahan selama enam bulan. Kondisi itu bisa dialami mulai dari orang yang bergejala ringan atau bahkan asimptomatik.

Kata Profesor Aditama, hal tersebut terbukti lewat sebuah penelitian di Inggris yang dilakukan baru-baru ini. 

"Jadi Inggris mengikuti orang dari bulan Juni sampai November, sampai sekarang masih. Dia mengikuti 20.787 petugas kesehtan pada bulan Juli. Kemudian sekitat 6 ribu dari petugas itu, ada antibodinya saat dilakukan pemeriksaan," paparnya.

Hingga pengamatan berakhir pada November, dari 6 ribuan tenaga medis yang memiliki antibodi Covid-19 secara alami, 44 orang di antaranya terinfeksi virus corona lagi. 

"Kalau kita hitung dengan rumus efikasi, efikasinya ini lebih dari 90 persen. Jadi ini mengatakan bahwa orang terinfeksi juga cukup baik ketahanannya sampai lima bulan. Jadi sesudah lima bulan mungkin dia bisa tertular kembali," jelasnya.

baca juga

Dibandingkan dengan sejumlah vaksin Covid-19 yang telah selesai fase 3 uji klinis, menurutnya, efikasi yang dihasilkan harusnya lebih tinggi dibandingkan dengan yang dihasilkan antibodi alami.

"Karena vaksin sudah dibuat sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan kekebalan lebih bagus ketimbang kekebalan infeksi alamiah. Tentu saja infeksi alamiah bisa turun," ujar dokter spesialis paru tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat! Tempat Tidur Pasien Covid-19 di 11 RS Kota Balikpapan Tersisa 26 Bed

Gawat! Tempat Tidur Pasien Covid-19 di 11 RS Kota Balikpapan Tersisa 26 Bed

Kaltim | Senin, 18 Januari 2021 | 16:40 WIB

Menko Airlangga Ternyata Penyintas Covid-19, Terkuak dari Donor Plasma

Menko Airlangga Ternyata Penyintas Covid-19, Terkuak dari Donor Plasma

News | Senin, 18 Januari 2021 | 15:45 WIB

Duh, Ruang ICU Pasien Covid-19 di Kota Bekasi Penuh

Duh, Ruang ICU Pasien Covid-19 di Kota Bekasi Penuh

Bekaci | Senin, 18 Januari 2021 | 14:47 WIB

Terkini

OJK: Gen Z dan Milenial Problematik Kelola Uang, Paling Banyak Akses Pinjol

OJK: Gen Z dan Milenial Problematik Kelola Uang, Paling Banyak Akses Pinjol

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni

Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni

Lampung | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Harga Kebutuhan Pokok Bikin Stres, 78 Persen Responden Minta Pemerintah Segera Bertindak

Harga Kebutuhan Pokok Bikin Stres, 78 Persen Responden Minta Pemerintah Segera Bertindak

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Harga Emas Bisa Tembus Rp2,7 Juta Pekan Ini? Ini Analisis Lengkapnya

Harga Emas Bisa Tembus Rp2,7 Juta Pekan Ini? Ini Analisis Lengkapnya

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Survei CELIOS: Skala 1-10, Kinerja Prabowo Dinilai 2,8 dan Gibran 2,2

Survei CELIOS: Skala 1-10, Kinerja Prabowo Dinilai 2,8 dan Gibran 2,2

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:10 WIB

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Prabowo dan El-Sisi Bertemu, Indonesia-Mesir Perkuat Kerja Sama

Prabowo dan El-Sisi Bertemu, Indonesia-Mesir Perkuat Kerja Sama

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Apa Bahaya Mencongkel Bunga Es di Kulkas Menggunakan Pisau atau Benda Tajam? Ini 5 Risikonya

Apa Bahaya Mencongkel Bunga Es di Kulkas Menggunakan Pisau atau Benda Tajam? Ini 5 Risikonya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan

Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:56 WIB

3 Penyebab Area Belakang Kulkas Jadi Tempat Bertelur Kecoa dan Cara Membasminya

3 Penyebab Area Belakang Kulkas Jadi Tempat Bertelur Kecoa dan Cara Membasminya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:49 WIB

×