Duh! Google Search di Negara Ini Terancam Tidak Bisa Digunakan Lagi

Dythia Novianty | Suara.com

Minggu, 24 Januari 2021 | 09:30 WIB
Duh! Google Search di Negara Ini Terancam Tidak Bisa Digunakan Lagi
Ilustrasi Google Search. [Shutterstock]

Suara.com - Pengguna Google Search di Australia terancam bakal tidak bisa menggunakan layanan lagi. Langkah ini dilakukan Alphabet Inc, sebagai perusahaan induk Google, jika pemerintah setempat tetap mewajibkan mereka membayar hak cipta kepada perusahaan media yang menggunakan konten mereka.

Direktur pelaksana lokal raksasa penelusuran Melanie Silva, mengatakan dalam sidang komite Senat pada Jumat (22/1/2021) bahwa Google akan menutup layanan Search di Australia jika kode perundingan media yang diusulkan pemerintah menjadi undang-undang.

Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan, Australia tidak akan menanggapi ancaman tersebut karena perusahaan media berita membalas tuduhan bahwa konten mereka tidak menambah nilai pada platform.

“Australia membuat aturan kami untuk hal-hal yang dapat Anda lakukan di Australia. Itu dilakukan di Parlemen kita. Itu dilakukan oleh pemerintah kami, dan begitulah cara kerjanya di sini di Australia. Kami tidak menanggapi ancaman," katanya dilansir laman The Sydney Morning Herald, Minggu (24/1/2021).

Tampilan website resmi Alphabet, perusahaan baru yang jadi induk perusahaan Google (abc.xyz/).
Tampilan website resmi Alphabet, perusahaan baru yang jadi induk perusahaan Google (abc.xyz/).

Aturan tersebut bertujuan memaksa platform digital membayar perusahaan media untuk konten berita dan mengikuti tinjauan 12 bulan ke Google, dan Facebook oleh pengawas Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC).

Undang-undang tersebut, yang diperkenalkan ke Dewan Perwakilan Rakyat pada Desember lalu, muncul di tengah desakan oleh pemerintah global untuk mengendalikan kekuatan monopoli digital.

Ancaman Google mengikuti pernyataan serupa yang dibuat oleh direktur pelaksana Facebook Australia Will Easton pada September lalu, yang mengumumkan rencana untuk menghapus artikel berita dari aplikasi utama media sosial jika aturan media disahkan oleh Parlemen.

Manajer dana Montaka Global Andrew Macken, yang perusahaannya memiliki saham di Google dan Facebook, mengatakan dia yakin itu bukanlah ancaman kosong.

"Saya curiga itu [sah]. Google mungkin lebih suka kehilangan Australia (pasar global yang relatif kecil) untuk menghindari preseden bagi pasarnya yang lebih besar," kata Macken.

Komentar Google menandai pertama kalinya raksasa digital itu secara terbuka mengancam akan menonaktifkan fungsi penelusuran utamanya untuk semua warga Australia sebagai tanggapannya terhadap undang-undang yang diusulkan.

ACCC menyarankan pada Agustus lalu bahwa hal ini seharusnya tidak memengaruhi bisnis Google Search.

“Google tidak akan diminta untuk menarik biaya kepada warga Australia untuk penggunaan layanan gratisnya seperti Google Search dan YouTube, kecuali jika ia memilih untuk melakukannya," tulis pengumuman tersebut dilansir laman The Verge.

Tentu saja, Google tidak setuju. Seperti yang dijelaskan Google dalam pernyataan lengkap Wakil Presiden Google Australia dan Selandia Baru Mel Silva, dan entri blog yang menyertainya, Google lebih memilih membayar penerbit khusus untuk produk Google News-nya.

Program ini sudah diumumkan di Australia, Jerman, dan Brasil pada bulan Juni lalu. Namun, Australia tampaknya tidak menganggapinya.

Kantor Google di Mountain View, California, Amerika Serikat (Shutterstock).
Kantor Google di Mountain View, California, Amerika Serikat (Shutterstock).

ACCC percaya bahwa undang-undang yang diusulkan membahas ketidakseimbangan kekuatan tawar yang signifikan antara bisnis media berita Australia dan Google dan Facebook.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epidemiog Ungkap Kunci Kendalikan Pandemi Covid-19 di Indonesia, Apa Itu?

Epidemiog Ungkap Kunci Kendalikan Pandemi Covid-19 di Indonesia, Apa Itu?

Malang | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:10 WIB

Penanganan Tidak Terkendali, Pandemi Covid-19 di Indonesia Bisa Makin Lama

Penanganan Tidak Terkendali, Pandemi Covid-19 di Indonesia Bisa Makin Lama

Bekaci | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:10 WIB

Epdemiolog Ungkap Faktor yang Bikin Pandemi Covid-19 Makin Lama, Apa Itu?

Epdemiolog Ungkap Faktor yang Bikin Pandemi Covid-19 Makin Lama, Apa Itu?

Health | Kamis, 21 Januari 2021 | 16:05 WIB

Cara Menghapus Tanda di Google Maps

Cara Menghapus Tanda di Google Maps

Tekno | Kamis, 21 Januari 2021 | 13:46 WIB

Waduh! April Nanti, Pengguna Android Tak Bisa Lagi Gunakan Message

Waduh! April Nanti, Pengguna Android Tak Bisa Lagi Gunakan Message

Tekno | Kamis, 21 Januari 2021 | 13:02 WIB

Muncul Tanda SOS Pulau Laki, Basarnas: Tak Terkait Pesawat Sriwijaya Air

Muncul Tanda SOS Pulau Laki, Basarnas: Tak Terkait Pesawat Sriwijaya Air

Sumsel | Kamis, 21 Januari 2021 | 08:37 WIB

Terkini

35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 April 2026, Hadiah FC Points hingga Pemain OVR 117

35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 April 2026, Hadiah FC Points hingga Pemain OVR 117

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 12:42 WIB

Boleh Dicuci seperti Reza Arap? Ini Cara Membersihkan iPhone yang Benar

Boleh Dicuci seperti Reza Arap? Ini Cara Membersihkan iPhone yang Benar

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 12:39 WIB

HP Gaming Redmi K90 Max Rilis Bulan Ini, Diklaim Bawa Kipas Pendingin Terkuat

HP Gaming Redmi K90 Max Rilis Bulan Ini, Diklaim Bawa Kipas Pendingin Terkuat

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 12:35 WIB

Video Hands-On Oppo Find X9 Ultra Beredar: Dukung Zoom Optik 10x dan Lensa Eksternal

Video Hands-On Oppo Find X9 Ultra Beredar: Dukung Zoom Optik 10x dan Lensa Eksternal

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 12:06 WIB

9 HP OPPO dengan Kamera Stabilizer Terbaik 2026, dari Rp2 Jutaan hingga Flagship

9 HP OPPO dengan Kamera Stabilizer Terbaik 2026, dari Rp2 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 11:22 WIB

5 HP dengan Layar Besar dan UI Sederhana untuk Orang Tua, Mulai 1 Jutaan

5 HP dengan Layar Besar dan UI Sederhana untuk Orang Tua, Mulai 1 Jutaan

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 11:05 WIB

5 Rekomendasi HP Murah 2 Jutaan dengan Fast Charging hingga 90 W, Budget Terbatas Tetap Bisa Dapat

5 Rekomendasi HP Murah 2 Jutaan dengan Fast Charging hingga 90 W, Budget Terbatas Tetap Bisa Dapat

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 10:26 WIB

5 TWS Murah dengan Bass Nendang dan Mantap, Harga Mulai Rp100 Ribuan

5 TWS Murah dengan Bass Nendang dan Mantap, Harga Mulai Rp100 Ribuan

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 10:03 WIB

5 Rekomendasi Smart TV 43 Inci 4K Termurah, Visual Jernih dan Hemat Listrik

5 Rekomendasi Smart TV 43 Inci 4K Termurah, Visual Jernih dan Hemat Listrik

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 08:36 WIB

5 Fitur Keamanan HP yang Wajib Diaktifkan untuk Melndungi Perangkat

5 Fitur Keamanan HP yang Wajib Diaktifkan untuk Melndungi Perangkat

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 07:22 WIB