- Apple merilis MacBook Neo, laptop murah seharga 599 dolar AS.
- Performa MacBook Neo sedikit di bawah iPhone 17e versi terbaru.
- Meskipun murah, performa MacBook Neo tetap mengungguli MacBook Air M1.
Suara.com - Apple baru saja merilis laptop termurah mereka yaitu MacBook Neo. Pengujian Geekbench mengungkap bahwa performa MacBook Neo justru lebih lambat dibanding iPhone murah.
Data dari Geekbench 6 menunjukkan iPhone 17e (model iPhone 18,5) mengungguli MacBook Neo (model Mac17,5) sekitar 5 persen baik dalam pengujian single-core maupun multi-core.
Ini menjadikan MacBook Neo sebagai perangkat paling lambat yang saat ini ditawarkan oleh Apple.
Penyebabnya sebenarnya cukup logis. MacBook Neo, yang diposisikan sebagai laptop entry-level seharga 599 dolar AS (Rp10,1 juta), ditenagai oleh chip Apple A18 Pro.
Chip ini merupakan versi modifikasi dari System on Chip (SoC) yang sebelumnya digunakan pada iPhone 16 Pro tahun lalu. Di sisi lain, iPhone 17e yang lebih baru menggunakan chip A19.
Meskipun A18 Pro adalah chip kelas flagship pada masanya, A19 yang lebih modern memiliki sedikit keunggulan dalam performa CPU.

Itu akhirnya menjelaskan perbedaan skor benchmark tersebut. Namun, dalam hal grafis, performa kedua chip ini bisa dibilang seimbang.
Meskipun kalah dari sang saudara yang lebih kecil, bukan berarti MacBook Neo adalah produk gagal.
Berbanding 180 derajat, laptop ini mendapat ulasan awal yang cukup positif, terutama karena rasio harga dan kinerjanya yang luar biasa.
Baca Juga: Xiaomi Siapkan Laptop Pesaing MacBook 2026: Bodi Tipis dengan Intel Core Ultra
Bahkan, sebuah pengujian menunjukkan bahwa performanya masih lebih unggul dari laptop legendaris MacBook Air M1.
Mengutip DigitalTrends, hasil Geekbench pertama untuk MacBook Neo telah muncul secara online, memberi kita gambaran awal tentang bagaimana kinerja Mac baru Apple yang ramah anggaran.
Menurut daftar benchmark, laptop tersebut mencetak 3.461 poin dalam tes single-core dan 8.668 poin dalam tes multi-core.
Fakta bahwa laptop termurah Apple ini sudah sangat mumpuni untuk sebagian besar tugas harian, meskipun sedikit lebih lambat dari iPhone termurahnya, adalah bukti betapa pesatnya kemajuan teknologi chip Apple.
Ini menunjukkan, pemrosesan yang ada di saku melalui iPhone sudah lebih dari cukup untuk mayoritas pengguna.
Pertarungan sesungguhnya bagi MacBook Neo sekarang adalah melawan laptop Windows di rentang harga yang sama.