Cara Melihat Bulan Purnama Serigala Besok

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 28 Januari 2021 | 12:30 WIB
Cara Melihat Bulan Purnama Serigala Besok
Wolf Moon. [Hans Benn/Pixabay]

Suara.com - Di penghujung Januari, pengamat dapat melihat Bulan Purnama pada 29 Januari. Bulan tersebut memiliki julukan Wolf Moon atau Bulan serigala.

Pada saat itu, Bulan akan mencapai fase penuh dan terletak hampir tepat di seberang Matahari.

Fase Bulan Purnama akan terjadi pada pukul 02:16 WIB dan Bulan akan berada di konstelasi Cancer. Pada saat itu jarak Bulan dari Bumi mencapai 381.000 kilometer.

Menurut NASA, kenampakan Bulan akan sangat cerah sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang. Namun, jika pengamat ingin melihat fitur Bulan dengan detail, pengamat dapat menggunakan teropong atau teleskop.

Periode Bula Purnama. [NASA]
Periode Bula Purnama. [NASA]

Jika pada malam itu langit ditutupi awan, pengamat masih dapat melihat Bulan Purnama melalui tur virtual Bulan dengan Moon Trek, yang dikelola oleh Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California.

Dengan Moon Trek, pengamat bahkan dapat melihat situs pendaratan bersejarah dari misi Apollo.

Penamaan Bulan Purnama pada Januari sendiri berasal dari Maine Farmer's Almanac, yang memberi julukan pada setiap Bulan Purnama.

Nama-nama tersebut dikumpulkan dari penduduk asli Amerika, kemungkinan besar dari bahasa Algonquin.

"Dari apa yang saya pelajari tentang nama-nama tradisional yang diberikan pada Bulan Purnama sebelum pengenalan penunjuk waktu modern, para pemimpin lokal biasanya akan memutuskan nama Bulan berdasarkan kondisi pada saat itu," kata Gordon Johnston, eksekutif program di NASA Headquarters, seperti dikutip dari Live Science, Kamis (28/1/2021).

baca juga

Johnston menambahkan bahwa budaya tersebut umumnya tidak membutuhkan kalender yang menentukan tanggal pasti jauh sebelumnya.

Nama Bulan Purnama digunakan untuk menggambarkan dan mengingat apa yang terjadi di masa lalu serta untuk mengingatkan apa yang mungkin akan terjadi dalam waktu dekat.

Nama Bulan serigala kemungkinan diambil dari nama Eropa kuno untuk Bulan pertengahan musim dingin.

Menurut arsip Indian Country Today, nama Sioux untuk Bulan pada Januari diterjemahkan menjadi "serigala lari bersama Bulan".

Meski begitu, secara ilmu pengetahuan, serigala tidak melolong saat Bulan Purnama muncul.

Bulan Purnama Wolf Moon. [Philippe Huguen/AFP]
Bulan Purnama Wolf Moon. [Philippe Huguen/AFP]

Lolongan itu umumnya untuk mengekspresikan salah satu dari dua hal, seperti mengingatkan kelompok saingan yang masuk tanpa izin di wilayah mereka atau untuk memandu serigala yang hilang kembali ke kawanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blue Moon dan Uranus Bisa Diamati Pekan Ini

Blue Moon dan Uranus Bisa Diamati Pekan Ini

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2020 | 10:00 WIB

Melihat Harvest Moon dan Blue Moon di Langit Oktober

Melihat Harvest Moon dan Blue Moon di Langit Oktober

Tekno | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 13:30 WIB

Ada 2 Purnama, Ini 5 Fenomena Langit Oktober 2020 yang Bisa Diamati

Ada 2 Purnama, Ini 5 Fenomena Langit Oktober 2020 yang Bisa Diamati

Tekno | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 07:30 WIB

Fenomena Astronomi di Awal Bulan Agustus 2020, Puncak Hujan Meteor

Fenomena Astronomi di Awal Bulan Agustus 2020, Puncak Hujan Meteor

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 19:28 WIB

Malam Ini Supermoon Terakhir 2020, Setelahnya Ada 3 Kali Minimoon

Malam Ini Supermoon Terakhir 2020, Setelahnya Ada 3 Kali Minimoon

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:55 WIB

Ilmuwan Ungkap Penyebab Gelapnya Gerhana Bulan 1.000 Tahun Lalu

Ilmuwan Ungkap Penyebab Gelapnya Gerhana Bulan 1.000 Tahun Lalu

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2020 | 09:22 WIB

Terkini

4 Body Serum Efek Tone Up Bikin Kulit Lebih Cerah, Harga Murah Rp30 Ribuan

4 Body Serum Efek Tone Up Bikin Kulit Lebih Cerah, Harga Murah Rp30 Ribuan

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu

Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Tertipu Gaya Film Perang Serius, Tropic Thunder Ternyata Satir Komedi Paling Pecah

Tertipu Gaya Film Perang Serius, Tropic Thunder Ternyata Satir Komedi Paling Pecah

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Bongkar 30 Pelanggaran Hukum! Tim Hukum Febrie Optimis Menang Praperadilan

Bongkar 30 Pelanggaran Hukum! Tim Hukum Febrie Optimis Menang Praperadilan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:57 WIB

Airlangga Sebut Deal Tarif RI-AS Belum Diratifikasi: Ada Masalah, Soal Kerja Paksa Sudah Beres

Airlangga Sebut Deal Tarif RI-AS Belum Diratifikasi: Ada Masalah, Soal Kerja Paksa Sudah Beres

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:57 WIB

Orang Asing Jadi Bos, Deretan Jajaran Komisaris dan Direksi DSI

Orang Asing Jadi Bos, Deretan Jajaran Komisaris dan Direksi DSI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:55 WIB

6 Warna Dompet Pembawa Hoki dan Rezeki Melimpah menurut Feng Shui

6 Warna Dompet Pembawa Hoki dan Rezeki Melimpah menurut Feng Shui

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Geger Korupsi di Unsoed, Mahasiswa Tuntut Hapus Praktik 'Titipan' di Jalur Mandiri

Geger Korupsi di Unsoed, Mahasiswa Tuntut Hapus Praktik 'Titipan' di Jalur Mandiri

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Malaysia: Indonesia Buka Wilayah Udara ke Pesawat Malaysia untuk Operasi Hujan Buatan

Malaysia: Indonesia Buka Wilayah Udara ke Pesawat Malaysia untuk Operasi Hujan Buatan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:51 WIB

Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta

Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:48 WIB

×