Lebih dari 1 Abad, Burung Hantu Salju Muncul Pertama Kalinya di Lokasi Ini

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 01 Februari 2021 | 13:30 WIB
Lebih dari 1 Abad, Burung Hantu Salju Muncul Pertama Kalinya di Lokasi Ini
Postingan kemunculan Burung Hantu Salju. [Twitter]

Suara.com - Seekor burung hantu bersalju terlihat di Central Park, New York City, pada Rabu (27/1/2021), membuat orang-orang heboh karena burung tersebut muncul pertama kalinya di taman dalam 130 tahun.

Terlihat terakhir kali pada 1890, burung tersebut memiliki bulu berbintik-bintik putih dan cokelat.

Burung hantu ini terkenal sebagai burung peliharaan Harry Potter, Hedwig, dan umumnya tidak sering muncul di sekitar New York City karena berasal dari wilayah paling utara di dunia.

Namun, selama musim yang berbeda, hewan ini terpantau menjadi nomaden dan secara teratur melakukan perjalanan jauh.

Burung hantu sejenis ini sering terlihat di dekat Queens, berjemur di bukit pasir di Pantai Rockaway, tetapi penampakannya di Manhattan belum pernah dilaporkan selama lebih dari satu abad.

Postingan kemunculan Burung Hantu Salju. [Twitter]
Postingan kemunculan Burung Hantu Salju. [Twitter]

Menariknya, burung hantu ini berbeda dari kebanyakan spesies burung hantu lainnya karena hewan ini berburu di siang hari dan tidur sepanjang tahun.

Burung hantu salju ini memakan hewan pengerat kecil dan sangat sulit dikenali bahkan oleh ahli pengamat burung sekalipun.

Biasanya, disarankan menggunakan teropong jarak jauh untuk melihat sekilas burung hantu salju.

"Salju kemarin dan dinginnya utara sepertinya mendorong burung hantu bersalju ini terbang ke selatan untuk mencari kondisi perburuan yang lebih baik," tulis akun Twitter Manhattan Bird Alert, seperti dikutip dari IFL Science, Senin (1/2/2021).

baca juga
Postingan kemunculan Burung Hantu Salju. [Twitter]
Postingan kemunculan Burung Hantu Salju. [Twitter]

Dia menambahkan, burung hantu ini menyukai tanah datar dan pantai, jadi Central Park North Meadow, datar dan dengan ladang pasir, mungkin menarik.

Beberapa pengguna Twitter juga menyebarkan foto penampakan burung tersebut.

Burung itu benar-benar tidak terpengaruh oleh suara keras burung gagak dan dikelilingi hampir 100 orang yang melihatnya.

Meskipun tidak dikonfirmasi, burung hantu salju itu tampaknya betina karena memiliki tanda cokelat yang luas dan lebih banyak garis di ekornya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelihara Burung Kasturi Kepala Hitam, Pria Mempawah Diciduk

Pelihara Burung Kasturi Kepala Hitam, Pria Mempawah Diciduk

Kalbar | Rabu, 20 Januari 2021 | 13:17 WIB

Polisi Sita 15 Ekor Burung Kasturi di Mempawah

Polisi Sita 15 Ekor Burung Kasturi di Mempawah

Sumut | Rabu, 20 Januari 2021 | 10:20 WIB

Pertanda Buruk, Ratu Gagak Menara London Tidak Pulang ke Rumahnya

Pertanda Buruk, Ratu Gagak Menara London Tidak Pulang ke Rumahnya

Malang | Selasa, 19 Januari 2021 | 09:55 WIB

Bikin Panik, Menara London Kehilangan Burung Gagak Ikoniknya

Bikin Panik, Menara London Kehilangan Burung Gagak Ikoniknya

Batam | Selasa, 19 Januari 2021 | 09:42 WIB

Waduh! Ribuan Ekor Burung Puyuh di Karanganyar Mati Mendadak

Waduh! Ribuan Ekor Burung Puyuh di Karanganyar Mati Mendadak

Surakarta | Senin, 18 Januari 2021 | 17:53 WIB

Ratusan Orang di Sumenep Dibubarkan dari Acara Lomba Balap Burung Merpati

Ratusan Orang di Sumenep Dibubarkan dari Acara Lomba Balap Burung Merpati

News | Minggu, 17 Januari 2021 | 20:34 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×