Waduh, 5 dari 10 Organisasi di Asia Tenggara Gunakan Perangkat Lunak Jadul

Dythia Novianty

Selasa, 23 Februari 2021 | 16:00 WIB
Waduh, 5 dari 10 Organisasi di Asia Tenggara Gunakan Perangkat Lunak Jadul
Ilustrasi update software [Shutterstock]

Suara.com - Meskipun kerentanan tidak dapat dihindari dalam perangkat lunak apa pun, perbaikan dan pembaruan rutin dapat meminimalkan risiko eksploitasi.

Itulah sebabnya pengguna selalu disarankan untuk menginstal versi perangkat lunak terbaru sesegera mungkin setelah itu tersedia, walaupun pembaruan terkadang sulit atau memakan waktu bagi organisasi.

Studi terbaru dari Kaspersky, mengungkapkan lebih dari setengah (54 persen) organisasi di Asia Tenggara (SEA) masih memiliki tugas penting untuk hal ini

Laporan Kaspersky baru-baru ini, ‘How businesses can minimize the cost of a data breach’ menunjukkan bahwa 38 persen UMKM dan 48 persen dari perusahaan dari Asia Tenggara masih bekerja dengan sistem operasi yang belum ditambal (unpatched).

Ilustrasi peretas (hacker). (Shutterstock/Benoit Daoust)
Ilustrasi peretas (hacker). (Shutterstock/Benoit Daoust)

Selain itu, 33 persen UMKM dan 43 persen perusahaan dari wilayah tersebut, merasa bersalah karena menggunakan perangkat lunak yang sudah ketinggalan zaman.

“Ini merupakan investasi yang dapat menghemat uang Anda untuk periode jangka panjang," kata Yeo Siang Tiong , General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky.

Faktanya, penelitian kami menunjukkan bahwa perusahaan yang menggunakan sistem usang atau belum ditambal akan membayar 437 ribu dolar AS, lebih banyak apabila terjadi pelanggaran data.

Jumlah ini lebih tinggi 126 persen, dibandingkan dengan perkiraan biaya sebesar 354 ribu dolar AS untuk perusahaan yang tidak memiliki teknologi usang.

UMKM di Asia Tenggara juga dapat menghemat 9 persen dari biaya terjadinya serangan, jika mereka menggunakan perangkat lunak yang legal dan telah diperbarui, dengan total kerugian 94 ribu dolar AS dari pelanggaran data tunggal, terhadap organisasi kecil hingga menengah dengan sistem operasi yang sudah usang.

baca juga

Selain dari biaya tambahan apabila terjadi pelanggaran data, hampir setengah (49 persen) dari UMKM dan perusahaan dari wilayah tersebut juga mengaku, mengalami serangan siber karena kerentanan yang belum ditambal dalam aplikasi perangkat lunak dan perangkat yang mereka gunakan. Ini merupakan sembilan persen lebih banyak dari rata-rata global yaitu 40 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Intelijen untuk Industri Otomotif Semakin Meningkat

Ancaman Intelijen untuk Industri Otomotif Semakin Meningkat

Otomotif | Selasa, 26 Januari 2021 | 18:55 WIB

Moorisa Tjokro: Perempuan Indonesia Dibalik Kecanggihan Tesla

Moorisa Tjokro: Perempuan Indonesia Dibalik Kecanggihan Tesla

Video | Jum'at, 22 Januari 2021 | 07:00 WIB

Begini Kata Kaspersky soal Kebijakan Privasi Baru WhatsApp

Begini Kata Kaspersky soal Kebijakan Privasi Baru WhatsApp

Tekno | Kamis, 14 Januari 2021 | 16:30 WIB

Hitungan Hari, Ucapkan Selamat Tinggal Adobe Flash Player!

Hitungan Hari, Ucapkan Selamat Tinggal Adobe Flash Player!

Tekno | Minggu, 03 Januari 2021 | 06:30 WIB

Bila Melihat Mobil Tesla, Jangan Lupa Ada Insinyur asal Indonesia

Bila Melihat Mobil Tesla, Jangan Lupa Ada Insinyur asal Indonesia

Batam | Senin, 21 Desember 2020 | 09:50 WIB

Moorissa Tjokro, 1 dari 6 Perempuan Insinyur di Bidang Autopilot Tesla

Moorissa Tjokro, 1 dari 6 Perempuan Insinyur di Bidang Autopilot Tesla

Otomotif | Senin, 21 Desember 2020 | 09:39 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×