Waspada! Varian Covid-19 California Disebut Lebih Menular dan Mematikan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 25 Februari 2021 | 14:32 WIB
Waspada! Varian Covid-19 California Disebut Lebih Menular dan Mematikan
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan di California melaporkan dalam penelitian bahwa varian virus Corona (Covid-19) yang ditemukan di wilayah tersebut lebih menular daripada jenis sebelumnya dna mungkin lebih resisten terhadap vaksin saat ini.

Dilansir dari Science Alert, Kamis (25/2/2021), varian yang dikenal sebagai B.1.427 atau B.1.429 itu pertama kali muncul di California musim semi lalu, tetapi tidak muncul di radar pendeteksian ilmuwan sampai musim dingin ini.

Dalam sebuah studi baru, para peneliti menganalisis 2.172 sampel virus yang dikumpulkan di California antara September 2020 dan Januari 2021.

Para ahli menemukan bahwa meskipun varian tersebut belum muncul pada September, namun pada Januari, varian itu telah menjadi varian utama di California dengan kasus berlipat ganda setiap 18 hari.

Tak hanya itu, studi laboratorium juga menemukan bahwa varian itu 40 persen lebih cepat dalam menginfeksi sel manusia dibandingkan dengan jenis sebelumnya.

Menurut laporan The New York Times, orang yang dites positif Covid-19 dengan varian California memiliki viral load dua kali lipat di hidung dan tenggorokan daripada orang yang terinfeksi varian Covid-19 lain.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Dengan kata lain, orang yang terinfeksi varian California dapat menyebarkan virus lebih mudah daripada orang yang terinfeksi dengan jenis lain.

Dengan adanya temuan ini, para ilmuwan mengatakan B.1.427 atau B.1.429 harus menjadi "varian perhatian" yang serupa dengan varian yang muncul di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil.

Eksperimen laboratorium juga menemukan bahwa antibodi pada orang yang terinfeksi jenis lain dari virus Corona baru atau yang telah divaksinasi Covid-19, kurang efektif dalam menetralkan atau menonaktifkan varian California.

baca juga

Meski begitu, varian California tidak seganas varian Afrika Selatan dalam menghindari vaksin saat ini. Dalam studi laboratorium, varian Afrika Selatan memperoleh tingkat antibodi enam kali lipat lebih rendah daripada tingkat yang diproduksi sebagai respons terhadap jenis lain.

Namun, tingkat antibodi yang diproduksi sebagai respons terhadap varian California dua kali lipat lebih rendah.

Selain itu, ada juga bukti yang sangat awal bahwa varian California mungkin lebih mematikan daripada jenis lainnya.

Ketika para ahli menganalisis sekitar 300 kasus B.1.427 atau B.1.429 di San Francisco, tim ilmuwan menemukan bahwa orang-orang yang terinfeksi varian ini memiliki risiko kematian lebih tinggi daripada orang-orang yang terinfeksi jenis virus Corona lainnya.

Tetapi, mengingat ukuran sampel yang sedikit, hasilnya mungkin tidak terlalu signifikan secara statistik.

Di sisi lain, beberapa peneliti yang tidak terlibat dalam studi baru tersebut mengatakan varian California tampaknya tidak menimbulkan ancaman sebanyak varian virus Covid-19 lainnya.

"Ini bukan masalah besar seperti yang lainnya. Varian California sepertinya belum lepas landas di belahan negara lain, sementara B.1.1.7 (varian Inggris) tampaknya dengan cepat mengambil alih di mana pun itu berada," kata William Hanage, ahli epidemiologi di Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Dalam studi yang dirilis awal bulan ini memperkirakan bahwa B.1.1.7 hingga 45 persen lebih menular, daripada strain sebelumnya di Amerika Serikat.

Data awal dari California menunjukkan bahwa varian B.1.427 atau B.1.429 mungkin hingga 24 persen lebih menular.

Penelitian lebih lanjut dalam beberapa minggu mendatang akan memberikan pemahaman lebih baik tentang seberapa besar masalah yang ditimbulkan B.1.427 atau B.1.429.

Selain itu, apakah akan mengalahkan varian virus Corona lain yang telah muncul di negara bagian tersebut, termasuk varian Inggris dan Afrika Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Olimpiade, Varian Baru Virus Corona Mengancam Jepang

Jelang Olimpiade, Varian Baru Virus Corona Mengancam Jepang

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 11:17 WIB

Ahli Ungkap Kasus Tak Terkontrol Picu Munculnya Varian Baru Virus Corona

Ahli Ungkap Kasus Tak Terkontrol Picu Munculnya Varian Baru Virus Corona

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 10:23 WIB

Peneliti Temukan Varian Baru Virus Corona Finlandia, Adakah Bedanya?

Peneliti Temukan Varian Baru Virus Corona Finlandia, Adakah Bedanya?

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 08:14 WIB

Khawatir Varian Baru Virus Corona, Pembatasan di Toronto Ingin Diperpanjang

Khawatir Varian Baru Virus Corona, Pembatasan di Toronto Ingin Diperpanjang

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 15:50 WIB

WHO: Kasus Virus Corona Global Menurun 16 Persen Pekan Lalu

WHO: Kasus Virus Corona Global Menurun 16 Persen Pekan Lalu

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 15:09 WIB

Peneliti Temukan 38 Varian Baru Virus Corona Covid-19 di Inggris

Peneliti Temukan 38 Varian Baru Virus Corona Covid-19 di Inggris

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 13:38 WIB

Terkini

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:17 WIB

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:15 WIB

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 16:14 WIB

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

News | Senin, 02 November 2026 | 16:11 WIB

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

News | Senin, 02 November 2026 | 16:10 WIB

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 16:08 WIB

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

News | Senin, 02 November 2026 | 16:06 WIB

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

News | Senin, 02 November 2026 | 16:03 WIB

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

News | Senin, 02 November 2026 | 16:01 WIB

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:00 WIB

×