Peneliti Temukan Varian Baru Virus Corona Finlandia, Adakah Bedanya?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 19 Februari 2021 | 08:14 WIB
Peneliti Temukan Varian Baru Virus Corona Finlandia, Adakah Bedanya?
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 (Unsplash/CDC)

Suara.com - Setelah varian baru virus corona Covid-19 di Nigeria, kini para ilmuwan kembali mendeteksi varian virus corona yang bermutasi di Finlandia.

Sejauh ini, hanya satu kasus infeksi virus corona Finlandia yang dilaporkan, sehingga para ilmuwan belum mengetahui tinglat penularan dan keparahannya.

Varian baru virus corona Finlandia ini pun diberi nama Fin-796H. Para ilmuwan mengaku tidak yakin varian baru virus corona ini berasal dari Finlandia, mengingat tingkat infeksi virus corona di sana cukup rendah.

Tapi, para peneliti Finlandia yang melakukan penemuan itu mengatakan varian baru virus corona ini memiliki beberapa mutasi yang sebelumnya ditemukan pada varian di Inggris dan Afrika Selatan.

Meski begitu, varian baru virus corona di Finlandia ini tidak dianggap sebagai perubahan yang membuat strain virus corona tersebut lebih menular dan kebal terhadap vaksin Covid-19.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

"Belum ada bukti tentang varian virus corona ini, jadi masih banyak yang dikhawatirkan," kata Dr Simon Clarke, seorang ahli penyakit menular di University of Reading dikutip dari Express.

Para peneliti juga belum mengetahui varian baru virus corona Finlandia ini akan menyebabkan gejala berbeda atau tidak. Tapi, penelitian dari mutasi virus corona lainnya menunjukkan tidak ada perbedaan gejala.

Hasil analisis gejala virus corona yang dikumpulkan dari aplikasi ZOE COVID Symptom Study tidak menunjukkan perbedaan gejala yang signifikan. Selain gejala, mereka juga melihat tidak ada perbedaan mengenai tingkat keparahan dan lamanya seseorang menderita akibat varian virus corona B.1.1.7 atau virus corona Inggris.

Penelitian ini menegaskan bahwa varian baru virus corona lebih mudah ditularkan. Tapi, varian baru ini mungkin tidak menyebabkan infeksi ulang.

baca juga

Adapun gejala umum virus corona Covid-19, meliputi kelelahan parah, sakit kepala, hilangnya indra penciuman dan perasa, betuk terus-menerus, demam tinggi, hingga diare.

Efeknya pada vaksin Covid-19

Para peneliti mengaku belum mengetahui respons atau efek varian baru virus corona di Finlandia pada vaksin Covid-19. Sebelumnya, varian baru virus corona Afrika Selatan dan Brasil lebih dulu diketahui akan kebal terhadap antibodi vaksin Covid-19 karena mutasi 484K.

Mutasi ini telah ditemukan pada varian baru virus corona Afrika Selatan dan Brasil, yang diyakini bisa membantu virus ini menghindari antibodi dalam tubuh untuk melawannya.

Mutasi 484K juga telah ditemukan pada strain baru virus corona Nigeria, yakni varian baru virus corona yang baru saja terdeteksi di Inggris.

Jika Anda mengalami gejala utama virus corona Covid-19, segera lakukan tes dan mengisolasi diri sampai hasil tes PCR keluar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Vaksin Covid-19 Kurangi Penularan Virus Corona? Ini Penjelasannya

Benarkah Vaksin Covid-19 Kurangi Penularan Virus Corona? Ini Penjelasannya

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 12:25 WIB

Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan dan Brasil, Begini Gejalanya!

Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan dan Brasil, Begini Gejalanya!

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 09:15 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Gangren pada Pasien, Apa Itu?

Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Gangren pada Pasien, Apa Itu?

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 08:05 WIB

Terkini

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

News | Jum'at, 18 September 2026 | 21:12 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung di September 2026, Hoki Berlanjut hingga Akhir Bulan

5 Zodiak Paling Beruntung di September 2026, Hoki Berlanjut hingga Akhir Bulan

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 21:05 WIB

Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!

Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 21:00 WIB

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:53 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah,  BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Kalbar | Jum'at, 18 September 2026 | 20:51 WIB

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:47 WIB

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:46 WIB

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Batam | Jum'at, 18 September 2026 | 20:43 WIB

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 20:42 WIB

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:39 WIB

×