Vaksin Covid-19 Oxford Diklaim 90 Persen Efektif Satu Suntikan

Dythia Novianty

Senin, 01 Maret 2021 | 07:25 WIB
Vaksin Covid-19 Oxford Diklaim 90 Persen Efektif Satu Suntikan
Ilustrasi Oxford of University. [Shutterstock]

Suara.com - Vaksin Oxford / Astra Zeneca Covid diklaim terbukti sedikit lebih efektif daripada suntikan Pfizer dalam mengurangi kasus rumah sakit di antara yang berusia di atas 70-an.

Penelitian terbaru mengungkap, sekali suntikan kedua vaksin dikatakan 90 persen efektif dalam mencegah mereka yang terinfeksi keluar dari rumah sakit.

Inggris telah melampaui negara tetangga Eropa dengan peluncuran vaksinnya yang cepat, dengan semua orang dewasa ditetapkan mendapatkan satu dosis sebelum 31 Juli, mendatang.

Data terbaru menunjukkan bahwa hampir 20 juta orang di Inggris sekarang telah mendapatkan suntikan pertama mereka.

Prancis dan Jerman awalnya menolak untuk mengizinkan vaksin Oxford diberikan kepada mereka yang berusia di atas 65 tahun di tengah kekhawatiran atas data uji coba, tetapi sekarang telah berbalik.

Angka vaksinasi satu dosis dihitung dengan membandingkan tingkat rawat inap Covid-19 pada mereka yang telah menerima dosis pertama dengan mereka yang pada usia yang sama yang tidak.

AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]
AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]

Kematian di antara mereka yang berusia di atas 75 tahun telah turun hingga 40 persen, sementara jumlah di atas 85 yang dirawat di perawatan intensif mengalami penurunan.
turun mendekati nol.

Dilansir laman Mirror mengutip dari Dailymail, Senin (1/3/2021), hasil studi dari peluncuran NHS di Inggris menunjukkan bahwa satu dosis suntikan Oxford sebenarnya sedikit lebih baik dalam menghentikan orang yang sakit parah sehingga harus pergi ke rumah sakit.

Inggris mempertaruhkan rencana vaksinnya pada satu dosis yang efektif, setelah memutuskan meninggalkan jeda 12 minggu di antara dosis.

baca juga

Hasil penelitian ini juga merupakan pembenaran dari Inggris yang menyetujui vaksin Oxford untuk digunakan pada orang tua, dengan itu sebenarnya terbukti sedikit lebih efektif di antara yang berusia di atas 70-an daripada Pfizer.

Matt Hancock berbicara minggu lalu tentang vaksin yang memutus rantai antara tingkat infeksi yang lebih tinggi, mengarah ke kematian yang lebih tinggi dari Covid, dan penelitian tersebut menegaskan kembali harapan itu.

Minggu lalu, para peneliti Universitas Edinburgh menemukan bahwa dalam empat minggu vaksin Pfizer dan Oxford-AstraZeneca mengurangi risiko rawat inap akibat Covid-19 hingga 85 persen dan 94 persen.

Pemerintah menjabarkan rencananya untuk tahap kedua peluncuran.

Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]
Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]

Orang berusia 40 hingga 49 tahun berada di antrean berikutnya setelah para penasihat menyimpulkan bahwa menyuntik berdasarkan usia tetap menjadi cara tercepat untuk mengurangi kematian.

Mereka akan diikuti oleh orang-orang berusia 30-an, dan akhirnya mereka yang berusia di atas 18 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM AS: Vaksin Johnson & Johnson Cegah Komplikasi Parah dan Kematian

BPOM AS: Vaksin Johnson & Johnson Cegah Komplikasi Parah dan Kematian

Video | Jum'at, 26 Februari 2021 | 07:00 WIB

Korea Selatan Yakin Capai Herd Immunity September Mendatang

Korea Selatan Yakin Capai Herd Immunity September Mendatang

Health | Kamis, 25 Februari 2021 | 19:40 WIB

Tim Vaksin AstraZeneca: Ada Kemungkinan Vaksin Berbentuk Pil atau Semprotan

Tim Vaksin AstraZeneca: Ada Kemungkinan Vaksin Berbentuk Pil atau Semprotan

Health | Kamis, 25 Februari 2021 | 08:52 WIB

Studi: Vaksin Pfizer dan Oxford Turunkan Risiko Rawat Inap Pasien Covid-19

Studi: Vaksin Pfizer dan Oxford Turunkan Risiko Rawat Inap Pasien Covid-19

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 17:00 WIB

Studi: Vaksin Pfizer Punya Efektivitas Tinggi, Bahkan pada Varian Inggris

Studi: Vaksin Pfizer Punya Efektivitas Tinggi, Bahkan pada Varian Inggris

Health | Senin, 22 Februari 2021 | 15:03 WIB

Gembong Pembuat Vaksin Covid-19 Palsu Terungkap, Raup Untung Puluhan Milyar

Gembong Pembuat Vaksin Covid-19 Palsu Terungkap, Raup Untung Puluhan Milyar

Batam | Sabtu, 20 Februari 2021 | 13:48 WIB

Terkini

Jejak Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Kapal Perang TNI AL Perluas Pencarian ke Utara Anak Krakatau

Jejak Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Kapal Perang TNI AL Perluas Pencarian ke Utara Anak Krakatau

Banten | Kamis, 10 September 2026 | 12:24 WIB

ESG Makin Kuat, DPLK BRI Raih Penghargaan Kehati ESG Award 2026

ESG Makin Kuat, DPLK BRI Raih Penghargaan Kehati ESG Award 2026

Bogor | Kamis, 10 September 2026 | 12:21 WIB

Eks Kepala BMKG Soroti Salah Kaprah Penanganan Karhutla, Singgung soal Birokrasi Berbelit

Eks Kepala BMKG Soroti Salah Kaprah Penanganan Karhutla, Singgung soal Birokrasi Berbelit

News | Kamis, 10 September 2026 | 12:20 WIB

Data, Sains, dan Keselamatan: Seperti Apa Negara yang Siap?

Data, Sains, dan Keselamatan: Seperti Apa Negara yang Siap?

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 12:20 WIB

DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026 di Sektor Dana Pensiun

DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026 di Sektor Dana Pensiun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 12:17 WIB

Review Film Dignitate: Ketika Cinta Saja Tak Cukup untuk Menyembuhkan Luka

Review Film Dignitate: Ketika Cinta Saja Tak Cukup untuk Menyembuhkan Luka

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 12:15 WIB

7 Benda yang Sebaiknya Tidak Dibersihkan dengan Baking Soda agar Tetap Awet

7 Benda yang Sebaiknya Tidak Dibersihkan dengan Baking Soda agar Tetap Awet

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 12:13 WIB

ALVA Tembus 20.000 Unit, Pengguna Motor Listrik Naik Dua Kali Lipat

ALVA Tembus 20.000 Unit, Pengguna Motor Listrik Naik Dua Kali Lipat

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 12:12 WIB

Tak Hanya SAR, Warga Pesisir Carita Ikut Sisir Laut Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tak Hanya SAR, Warga Pesisir Carita Ikut Sisir Laut Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Banten | Kamis, 10 September 2026 | 12:10 WIB

5 Rekomendasi Powder Foundation Terbaik untuk Kulit Berminyak, Matte dan Tahan Lama

5 Rekomendasi Powder Foundation Terbaik untuk Kulit Berminyak, Matte dan Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 12:10 WIB

×