Vaksin Covid-19 Dijual Bebas di Pasar Gelap, Harganya Mulai Rp 3 Jutaan

Dythia Novianty

Senin, 08 Maret 2021 | 13:58 WIB
Vaksin Covid-19 Dijual Bebas di Pasar Gelap, Harganya Mulai Rp 3 Jutaan
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Vaksin Covid-19 marak dijual bebas di Darknet (pasar gelap). Dari penelitian Kaspersky ke 15 pasar berbeda, ditemukan iklan penjualan tiga vaksin utama, Pfizer/BioNTech, AstraZeneca, dan Moderna.

Penelitian tersebut mengungkap, mayoritas penjual berasal dari Prancis, Jerman, Inggris, dan Amerika Serikat.

Harga yang ditawarkan per dosis berkisar antara 250 dolar AS ata sekitar Rp 3,59 Juta hingga 1.200 dolar AS atau kisaran Rp 17,23 juta, dengan biaya rata-rata sekitar 500 dolar AS atau senilai Rp 7,18 juta.

"Komunikasi dilakukan melalui aplikasi perpesanan terenkripsi seperti Wickr dan Telegram, sementara pembayaran diminta dalam bentuk mata uang kripto, terutama bitcoin," tulis Kaspersky dalam penelitiannya, dari keterangan resmi diterima Suara.com, Senin (8/3/2021).

Para peneliti menambahkan, mayoritas penjual underground ini sudah melakukan sekitar 100 hingga 500 transaksi, yang menunjukkan bahwa mereka telah menyelesaikan penjualan.

Menariknya, kejelasan barang tersebut masih belum diketahui efektivitasnya. Kaspersky juga tidak mungkin mengetahui berapa banyak dari dosis vaksin yang diiklankan secara online adalah dosis yang tepat (sejumlah fasilitas medis bahkan mendapati dirinya dengan dosis yang tersisa) dan berapa banyak iklan yang merupakan penipuan.

Ilustrasi hacker. (Shutterstock)
Ilustrasi darknet. (Shutterstock)

Jika Anda menerima sesuatu melalui pos, kemungkinan besar informasi yang diterima bukan merupakan dosis yang efektif dan valid. Lebih penting lagi, mendapatkan dosis seperti itu adalah ilegal.

"Saat ini, tidak hanya orang-orang yang menjual dosis vaksin, tetapi mereka juga menjual 'catatan vaksinasi' . Penting bagi pengguna untuk terus berhati-hati terhadap setiap 'kesepakatan' yang terkait dengan pandemi, dan, tentu saja, membeli vaksin dari forum Darknet bukan ide yang baik," terang Dmitry Galov, pakar keamanan di Kaspersky.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alergi Obat, Bolehkah Menerima Vaksin Covid-19?

Alergi Obat, Bolehkah Menerima Vaksin Covid-19?

Health | Senin, 08 Maret 2021 | 10:15 WIB

Jangan Lupa, Lakukan 2 Hal Penting Ini Pada Hari Suntik Vaksin Covid-19

Jangan Lupa, Lakukan 2 Hal Penting Ini Pada Hari Suntik Vaksin Covid-19

Health | Senin, 08 Maret 2021 | 08:19 WIB

Ciri-ciri Penyebab Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19

Ciri-ciri Penyebab Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19

News | Minggu, 07 Maret 2021 | 15:53 WIB

Beredar Kabar Warga Meninggal Usai Disuntik Vaksin, Ini Kata Kadinkes Sumut

Beredar Kabar Warga Meninggal Usai Disuntik Vaksin, Ini Kata Kadinkes Sumut

Sumut | Minggu, 07 Maret 2021 | 14:54 WIB

Lansia Kekurangan Gizi Bisa Pengaruhi Efektivitas Vaksin Covid-19

Lansia Kekurangan Gizi Bisa Pengaruhi Efektivitas Vaksin Covid-19

Health | Minggu, 07 Maret 2021 | 15:30 WIB

Catat! Vaksin Covid-19 Wajib Diganti Jika Terjadi Hal Ini

Catat! Vaksin Covid-19 Wajib Diganti Jika Terjadi Hal Ini

Health | Minggu, 07 Maret 2021 | 14:05 WIB

Terkini

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

×