Transaksi Perbankan dan Cryptocurrency Jadi Target Penjahat Siber

Dythia Novianty | Suara.com

Rabu, 17 Maret 2021 | 06:45 WIB
Transaksi Perbankan dan Cryptocurrency Jadi Target Penjahat Siber
Ilustrasi Cryptocurrency. [Shutterstock]

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, membuat ruang gerak penjahat siber semakin luas dengan menargetkan transaksi bank dan cryptocurrency di Asia Tenggara pada 2021.

Data dari Kaspersky's GReAT mengungkapkan bahwa bank dan lembaga keuangan merupakan sektor kedua dan ketiga yang paling ditargetkan tahun lalu, secara global.

Salah satu kampanye yang menargetkan bank di Asia Tenggara adalah malware JsOutProx. Meskipun malware ini bukanlah jenis canggih, para ahli Kaspersky mencatat upayanya yang terus menerus menyusup ke bank di wilayah tersebut.

Para pelaku kejahatan siber di balik modul malware ini, mengeksploitasi nama file yang yang terkait bisnis-bank dan menggunakan file skrip yang sangat kabur, sebuah taktik anti-evasion atau anti-penghindaran.

Teknik rekayasa sosial ini khususnya memangsa pegawai bank untuk masuk ke dalam jaringan lembaga.

"JSOutProx dapat memuat lebih banyak plugin untuk melakukan tindakan berbahaya terhadap korbannya termasuk akses jarak jauh, eksfiltrasi data, pengambilalihan server perintah dan kontrol (C2), dan banyak lagi," terang Seongsu Park, Peneliti Keamanan Senior, (GReAT) di Kaspersky dalam jumpa pers virtual, Selasa (16/3/2021).

Target kejahatan siber. [Kaspersky]
Target kejahatan siber. [Kaspersky]

Target lainnya adalah bisnis mata uang kripto (Cryptocurrency) yang muncul di Asia Tenggara. Seiring meningkatnya nilai mata uang kripto, banyak kelompok aktor ancaman sekarang melancarkan serangan online terhadap sektor ini.

Seorang peneliti Kaspersky baru-baru ini mengidentifikasi bahwa salah satu pertukaran mata uang kripto di wilayah tersebut telah disusupi.

Hasil penyelidikan forensik menyeluruh, dipastikan bahwa kelompok Lazarus berada di balik serangan yang terdeteksi di Singapura.

Ancaman terkait mata uang kripto lainnya adalah kampanye SnatchCrypto, yang dilakukan oleh BlueNoroff APT. Grup ini merupakan subkelompok Lazarus yang khusus menyerang bank.

Ancaman ini diduga terkait dengan Pencurian Bank Bangladesh senilai 81 juta dolar AS.

Kaspersky telah melacak SnatchCrypto ini sejak akhir 2019 dan menemukan aktor di balik kampanye ini telah melanjutkan operasinya dengan strategi serupa.

Faktor di balik meningkatnya ancaman terhadap sektor ini, Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky berkomentar bahwa cryptocurrency atau mata uang kripto terus dirangkul di kawasan Asia Tenggara, yang menjadi perkembangan alami bagi pelaku kejahatan siber untuk mengincar dan menargetkan aksi mereka di sini.

Aksi kejahatan siber. [Kaspersky]
Aksi kejahatan siber. [Kaspersky]

"Pertumbuhannya merupakan bagian tak terpisahkan dari transformasi digital di kawasan ini dan sejalan dengan peningkatan adopsi e-commerce dan pembayaran digital," katanya.

Dia menerangkan bahwa seiring terus memindahkan uang kita ke dunia online, banyak terjadi pelanggaran data besar-besaran dan serangan ransomware tahun lalu yang seharusnya menjadi peringatan bagi lembaga keuangan dan penyedia layanan pembayaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atasi Ancaman Siber di Indonesia, BSSN Libatkan Quad Helix

Atasi Ancaman Siber di Indonesia, BSSN Libatkan Quad Helix

Tekno | Selasa, 02 Maret 2021 | 21:04 WIB

Waduh, 5 dari 10 Organisasi di Asia Tenggara Gunakan Perangkat Lunak Jadul

Waduh, 5 dari 10 Organisasi di Asia Tenggara Gunakan Perangkat Lunak Jadul

Tekno | Selasa, 23 Februari 2021 | 16:00 WIB

Waspada, Ada Ancaman Peretas di Balik Aplikasi Clubhouse Android

Waspada, Ada Ancaman Peretas di Balik Aplikasi Clubhouse Android

Tekno | Sabtu, 20 Februari 2021 | 07:05 WIB

Harga Bitcoin Tembus Rp 728 Juta

Harga Bitcoin Tembus Rp 728 Juta

Bisnis | Kamis, 18 Februari 2021 | 08:34 WIB

Waduh! 3 dari 10 Pengguna Internet Indonesia Terinfeksi Malware

Waduh! 3 dari 10 Pengguna Internet Indonesia Terinfeksi Malware

Tekno | Rabu, 17 Februari 2021 | 17:37 WIB

Elon Musk Nyatakan Siap Borong Dogecoin

Elon Musk Nyatakan Siap Borong Dogecoin

Tekno | Selasa, 16 Februari 2021 | 08:01 WIB

Terkini

68 Kode Redeem FF Max Terbaru 2 Mei 2026: Raih MP40 Cobra dan Winchester Kagura

68 Kode Redeem FF Max Terbaru 2 Mei 2026: Raih MP40 Cobra dan Winchester Kagura

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:15 WIB

10 HP Flagship Android Terkencang AnTuTu April 2026: iQOO 15 Ultra Pemuncak

10 HP Flagship Android Terkencang AnTuTu April 2026: iQOO 15 Ultra Pemuncak

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:35 WIB

51 Kode Redeem FC Mobile Terbaru Aktif 2 Mei 2026: Sikat TOTS 116-119 dan Shards

51 Kode Redeem FC Mobile Terbaru Aktif 2 Mei 2026: Sikat TOTS 116-119 dan Shards

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:10 WIB

Sharp Indonesia Pamer Teknologi Ramah Lingkungan di Hari Bumi 2026

Sharp Indonesia Pamer Teknologi Ramah Lingkungan di Hari Bumi 2026

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:23 WIB

Huawei WiFi Mesh X3 Pro Resmi Dijual di Indonesia, Router Wi-Fi 7 Mewah dengan Kecepatan 3.6 Gbps

Huawei WiFi Mesh X3 Pro Resmi Dijual di Indonesia, Router Wi-Fi 7 Mewah dengan Kecepatan 3.6 Gbps

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:37 WIB

Nubia Neo 5 Series Segera ke Indonesia, Bawa RAM 12 GB dan Kipas Pendingin

Nubia Neo 5 Series Segera ke Indonesia, Bawa RAM 12 GB dan Kipas Pendingin

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:35 WIB

Diwarnai Drama Pemecatan, Game Subnautica 2 Siap Rilis Bulan Ini

Diwarnai Drama Pemecatan, Game Subnautica 2 Siap Rilis Bulan Ini

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:10 WIB

iQOO Z11 Siap ke Malaysia dengan RAM 12 GB, Lanjut Masuk ke Indonesia?

iQOO Z11 Siap ke Malaysia dengan RAM 12 GB, Lanjut Masuk ke Indonesia?

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:47 WIB

Oppo Reno 16 Series Mulai Pre-Order: Andalkan Chipset Flagship dan Baterai Jumbo

Oppo Reno 16 Series Mulai Pre-Order: Andalkan Chipset Flagship dan Baterai Jumbo

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:20 WIB

iQIYI Siapkan Gebrakan di Indonesia 2026, Dracin hingga Fan Meeting Artis China Jadi Andalan

iQIYI Siapkan Gebrakan di Indonesia 2026, Dracin hingga Fan Meeting Artis China Jadi Andalan

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:20 WIB