Penelitian Terbaru Ungkap Ultrasound Berpotensi Merusak Virus Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 22 Maret 2021 | 10:47 WIB
Penelitian Terbaru Ungkap Ultrasound Berpotensi Merusak Virus Covid-19
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian terbaru para ilmuwan Massachusetts Institute of Technology (MIT), menunjukkan bahwa getaran ultrasound berpotensi merusak virus Corona (Covid-19).

Getaran tersebut harus berada pada frekuensi yang digunakan dalam pencitraan diagnostik medis.

Para ilmuwan menggunakan simulasi komputer untuk memodelkan respons virus terhadap getaran di berbagai frekuensi ultrasound.

Tim ahli mengidentifikasi bahwa getaran antara kisaran 25 dan 100 megahertz, memicu cangkang dan protein lonjakan (spike protein) virus runtuh dan mulai retak dalam sepersekian milidetik.

Dampak ini ditemukan dalam simulasi virus di udara dan air.

"Hasilnya masih terlalu awal dan hanya berdasarkan data terbatas mengenai sifat fisik virus. Temuan ini adalah petunjuk pertama tentang kemungkinan pengobatan berbasis ultrasound untuk virus Corona, termasuk yang menyebabkan Covid-19," kata para ahli, dikutip dari Tech Explorist, Senin (22/3/2021).

Menurut Tomasz Wierzbicki, profesor mekanika terapan di MIT, timnya telah membuktikan bahwa di bawah eksitasi ultrasound itu, menyebabkan kerusakan yang terlihat pada kulit terluar virus dan kemungkinan kerusakan yang tidak terlihat pada RNA di dalamnya.

Sama seperti virus Corona lainnya, Covid-19 berbentuk bola dan memiliki protein yang disebut spike seperti paku yang menonjol di permukaannya.

Saat ini, para ahli masih tidak mengetahui sifat material dari paku karena ukurannya sangat kecil, sekitar 10 nanometer.

baca juga

"Kami juga tidak tahu apa yang ada di dalam virus, di bagian berisi RNA yang dikelilingi oleh cangkang kapsid protein, sehingga pemodelan ini masih membutuhkan banyak data," kata Wierzbicki.

Pihaknya yakin bahwa model virus yang dibuat merupakan titik awal yang baik.

"Sekarang, pertanyaannya adalah tekanan dan ketegangan seperti apa yang menyebabkan virus pecah," ujar dia.

Untuk mengetahui jawabannya, para ilmuwan menggunakan getaran akustik dalam simulasi.

Tim mulai dengan getaran 100 megahertz atau 100 juta siklus per detik dan mengamati bagaimana getaran berdesir melalui struktur virus di berbagai frekuensi ultrasonik.

Saat para ahli memaparkan virus ke gelombang ultrasonik 100 MHz, getaran alami virus pada awalnya tidak dapat dideteksi.

Tetapi dalam sepersekian milidetik, getaran eksternal beresonansi dengan frekuensi osilasi alami virus, menyebabkan cangkang dan paku melengkung ke dalam.

Ilustrasi virus corona. (Unsplash/CDC)
Ilustrasi virus corona. (Unsplash/CDC)

Ketika ada peningkatan amplitudo, intensitas, dan getaran, cangkang virus bisa patah.

Pada frekuensi yang lebih rendah dari 25 MHz dan 50 MHz, virus menekuk dan membelah lebih cepat, baik pada tingkat simulasi udara dan air yang kepadatannya serupa dengan cairan di dalam tubuh.

"Frekuensi dan intensitas ini berada dalam kisaran yang aman digunakan untuk pencitraan medis," simpul Wierzbicki.

Para ilmuwan sekarang bekerja sama dengan ahli mikrobiologi di Spanyol untuk menyempurnakan dan memvalidasi temuan ini.

Wierzbicki menekankan bahwa masih banyak penelitian yang harus dilakukan untuk memastikan apakah ultrasound dapat menjadi pengobatan yang efektif dan strategi pencegahan terhadap virus Corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Walau Aman, Finlandia Menangguhkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca

Walau Aman, Finlandia Menangguhkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca

Health | Minggu, 21 Maret 2021 | 17:00 WIB

Pasien Covid-19 dengan Kriteria Berikut Lebih Berisiko Alami Stroke

Pasien Covid-19 dengan Kriteria Berikut Lebih Berisiko Alami Stroke

Health | Minggu, 21 Maret 2021 | 16:20 WIB

Temuan Baru, Hormon Progesteron Wanita Bisa Bantu Pria Lawan Covid-19

Temuan Baru, Hormon Progesteron Wanita Bisa Bantu Pria Lawan Covid-19

Health | Senin, 22 Maret 2021 | 10:55 WIB

Benarkah Virus Corona Inggris Picu Miokarditis pada Hewan Peliharaan?

Benarkah Virus Corona Inggris Picu Miokarditis pada Hewan Peliharaan?

Health | Minggu, 21 Maret 2021 | 12:03 WIB

Usai Divaksin Secara Penuh, Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan?

Usai Divaksin Secara Penuh, Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan?

Health | Sabtu, 20 Maret 2021 | 17:29 WIB

Dokter Inggris Peringatkan Covid-19 Bisa Menyebabkan Diabetes

Dokter Inggris Peringatkan Covid-19 Bisa Menyebabkan Diabetes

Health | Sabtu, 20 Maret 2021 | 16:49 WIB

Terkini

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

×