Terungkap! Air di Atmosfer Mars Bocor ke Luar Angkasa

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 25 Maret 2021 | 13:42 WIB
Terungkap! Air di Atmosfer Mars Bocor ke Luar Angkasa
Planet Mars. [NASA]

Suara.com - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa Mars membocorkan air dari atmosfernya ke luar angkasa melalui perubahan musim dan badai.

Meskipun Mars memiliki air, tapi kandungan itu hanya ada di lapisan es di kutub planet atau sebagai gas di atmosfer tipis.

Air telah lama hilang dari Mars selama miliaran tahun sejak Planet Merah kehilangan medan magnetnya.

Tetapi dua penelitian terbaru mengungkapkan bagaimana air bergerak melalui atmosfer planet dan meninggalkannya.

Dua studi baru, yang dipimpin oleh Anna Fedorova, peneliti di Space Research Institute of the Russian Academy of Sciences dan Jean-Yves Chaufray, ilmuwan Laboratoire Atmospheres Observations Spatiales, menggunakan data dari pengorbit ExoMars milik Badan Antariksa Eropa (ESA).

Data tersebut menunjukkan bahwa tingkat pelepasan air Mars ditentukan oleh perubahan cuaca dan iklim serta jarak planet dari Matahari.

Air di atmosfer Mars. [ESA]
Air di atmosfer Mars. [ESA]

"Atmosfer adalah penghubung antara permukaan planet dan luar angkasa. Kami mempelajari uap air di atmosfer dari permukaan hingga ketinggian 100 kilometer, wilayah yang belum dieksplorasi, selama delapan tahun Mars (delapan tahun Mars sama dengan dua tahun di Bumi)," kata Fedorova.

Dalam studi ini, tim menggunakan data dari instrumen SPICAM (Spectroscopy for the Investigation of the Characteristics of the Atmosphere of Mars) pada ExoMars yang khusus mengamati atmosfer planet.

Para peneliti menemukan bahwa ketika Mars berada pada titik terjauh dari Matahari sekitar 400 juta kilometer, uap air di atmosfer planet hanya ada kurang dari 60 kilometer dari permukaan Planet Merah.

baca juga

Namun, ketika Mars berada pada titik paling dekat dengan Matahari pada jarak 333 juta kilometer, air di atmosfernya dapat ditemukan sejauh 90 kilometer di atas permukaan.

Ketika Mars dan Matahari berada pada jarak lebih jauh, hawa dingin membuat uap air pada ketinggian tertentu di atmosfer Mars membeku.

Tetapi saat planet dan Matahari semakin dekat dan hangat, air tersebut dapat bersirkulasi lebih jauh. Karena uap air dapat bergerak lebih jauh di atmosfer Mars selama musim yang lebih hangat, itu juga dapat membuat planet kehilangan lebih banyak air.

"Atmosfer bagian atas menjadi lembab dan jenuh dengan air, menjelaskan mengapa tingkat kebocoran air meningkat selama musim ini, di mana air terbawa lebih tinggi, membantu pelariannya ke luar angkasa," jelas Fedorova, dikutip dari Space.com, Kamis (25/3/2021).

Tak hanya musim yang dapat menentukan seberapa banyak air Mars bocor ke luar angkasa, tetapi badai debu juga memainkan peran penting.

Para ahli menemukan bahwa pada tahun-tahun ketika Mars mengalami badai debu global, air bergerak lebih tinggi di atmosfer planet.

Pada saat itu, tim menemukan uap air lebih dari 80 kilometer dari permukaan Mars.

Planet Mars. [Shutterstock]
Planet Mars. [Shutterstock]

Namun, penelitian ini tidak sepenuhnya menjelaskan jumlah air yang telah hilang di Mars selama 4 miliar tahun terakhir.

Karena tidak semuanya hilang ke luar angkasa, studi ini menunjukkan bahwa air telah berpindah ke bawah tanah atau tingkat pelepasan air jauh lebih tinggi di masa lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian Terbaru: Antibodi Covid-19 Cegah Infeksi Ulang Hingga 9 Bulan

Penelitian Terbaru: Antibodi Covid-19 Cegah Infeksi Ulang Hingga 9 Bulan

Tekno | Senin, 22 Maret 2021 | 05:30 WIB

Apa Itu Fenomena Apogee? Malam Ini Juga Ada Konjungsi Bulan-Mars-Aldebaran!

Apa Itu Fenomena Apogee? Malam Ini Juga Ada Konjungsi Bulan-Mars-Aldebaran!

Tekno | Jum'at, 19 Maret 2021 | 19:29 WIB

Awal April, Helikopter NASA di Planet Mars Dijadwalkan Terbang

Awal April, Helikopter NASA di Planet Mars Dijadwalkan Terbang

Tekno | Jum'at, 19 Maret 2021 | 11:22 WIB

Misi Mars UEA Bagikan Penampakan Gunung Berapi Tertinggi di Tata Surya

Misi Mars UEA Bagikan Penampakan Gunung Berapi Tertinggi di Tata Surya

Tekno | Jum'at, 19 Maret 2021 | 08:40 WIB

Ternyata! Petir Disebut Jadi Pemicu Kehidupan Pertama di Bumi

Ternyata! Petir Disebut Jadi Pemicu Kehidupan Pertama di Bumi

Tekno | Kamis, 18 Maret 2021 | 09:45 WIB

Waduh! Organisasi Ini Ungkap Bukti Foto di Mars Kalau Alien Beragama Budha

Waduh! Organisasi Ini Ungkap Bukti Foto di Mars Kalau Alien Beragama Budha

Jatim | Rabu, 17 Maret 2021 | 17:23 WIB

Terkini

Buntut Demo Tuntut Prabowo-Gibran Lengser di Grahadi: Mahasiswa Pembawa Knuckle Tersangka

Buntut Demo Tuntut Prabowo-Gibran Lengser di Grahadi: Mahasiswa Pembawa Knuckle Tersangka

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Giliran Serbia Diguncang Demo Besar: 150 Ribu Orang Turun ke Jalan Gulingkan Rezim Vucic

Giliran Serbia Diguncang Demo Besar: 150 Ribu Orang Turun ke Jalan Gulingkan Rezim Vucic

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:34 WIB

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:33 WIB

The Roundup: Punishment, Kejahatan Makin Canggih dan Hukum Tak Boleh Kalah!

The Roundup: Punishment, Kejahatan Makin Canggih dan Hukum Tak Boleh Kalah!

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia

Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar

Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar

Malang | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Melemah, Rupiah Masih Huni di Level Rp18.080

Melemah, Rupiah Masih Huni di Level Rp18.080

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara

Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Demo Besar 24 Oktober di Prancis: Walkot Paris Perintahkan Polisi Biarkan Penjarah

Demo Besar 24 Oktober di Prancis: Walkot Paris Perintahkan Polisi Biarkan Penjarah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Begini Cara Kredit Motor Baru Tanpa DP Besar

Begini Cara Kredit Motor Baru Tanpa DP Besar

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:23 WIB

×