Arkeolog Temukan Jejak Kaki Bayi Dinosaurus, Terkecil di Dunia

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 19 April 2021 | 15:00 WIB
Arkeolog Temukan Jejak Kaki Bayi Dinosaurus, Terkecil di Dunia
Bayi Stegosaurus. [Scimex]

Suara.com - Para arkeolog berhasil menemukan jejak kaki bayi Stegosaurus seukuran kucing sekitar 100 juta tahun lalu.

Jejak kaki tersebut pertama kali ditemukan oleh Lida Xing, kolega profesor di China University of Geosciences, Beijing.

Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Palaois, jejak kaki tersebut hanya memiliki ukuran panjang 6 sentimeter. Temuan ini adalah jejak kaki terkecil dari Stegosaurus yang pernah ditemukan.

Jejak kaki bayi Stegosaurus, terkecil di dunia. [Scimex]
Jejak kaki bayi Stegosaurus, terkecil di dunia. [Scimex]

"Ini sangat kontras dengan jejak kaki stegosaurus lain yang ditemukan di lokasi lintasan China, yang berukuran hingga 30 sentimeter bahkan mencapai 80 sentimeter berdasarkan fosil yang ditemukan di Australia Barat," kata Dr Anthony Romilio, ilmuwan di University of Queensland.

Dr Romilio menjelaskan bahwa dinosaurus kecil ini mungkin memiliki fitur seperti paku di bagian ekornya dan lempengan tulang di sepanjang punggung saat dewasa.

Meskipun jejak kaki memiliki kesamaan dengan stegosaurus lain, jejak yang baru ditemukan ini memiliki sedikit perbedaan, dengan tiga jejak kaki bulat.

Jejak kaki bayi Stegosaurus, terkecil di dunia. [Scimex]
Jejak kaki bayi Stegosaurus, terkecil di dunia. [Scimex]

Stegosaurus adalah dinosaurus besar berkaki empat yang berjalan dengan semua kaki di tanah. Jejak tersebut harusnya memiliki tampilan memanjang saat tubuhnya bergeser.

Namun, jejak bayi dinosaurus ini pendek, menunjukkan bahwa hewan tersebut berjalan dengan tumit di atas tanah seperti seekor kucing.

"Satu set lengkap jejak kaki kecil ini akan memberi kami jawaban atas pertanyaan yang ada, tapi sayangnya kami hanya memiliki satu jejak kaki," ucap Xing, dikutip dari ILF Science, Senin (19/4/2021).

baca juga

Menemukan lebih banyak jejak kaki untuk mengklarifikasi hal ini akan sangat sulit karena lintasan di China sudah penuh sesak.

Saat ini, penelitian tersebut telah mengidentifikasi sembilan lokasi jejak dinosaurus yang berbeda. Para ahli akan meneliti lebih dekat untuk menemukan lebih banyak jejak kaki kecil seperti ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makam Mewah Prajurit Zaman Besi Terkubur Dekat Burung Hantu Tanpa Kepala

Makam Mewah Prajurit Zaman Besi Terkubur Dekat Burung Hantu Tanpa Kepala

Tekno | Jum'at, 02 April 2021 | 15:36 WIB

Temuan Sementara Arkeolog: Pulau Kemaro Baru Dihuni Penduduk pada Abad 17

Temuan Sementara Arkeolog: Pulau Kemaro Baru Dihuni Penduduk pada Abad 17

Sumsel | Sabtu, 27 Maret 2021 | 18:53 WIB

Terlihat dari Satelit, Arkeolog Temukan Makam Berusia 5.000 Tahun

Terlihat dari Satelit, Arkeolog Temukan Makam Berusia 5.000 Tahun

Tekno | Jum'at, 26 Maret 2021 | 16:00 WIB

Topeng Emas Berusia 3.000 Tahun Ditemukan, Ungkap Peradaban Misterius

Topeng Emas Berusia 3.000 Tahun Ditemukan, Ungkap Peradaban Misterius

Tekno | Jum'at, 26 Maret 2021 | 11:00 WIB

Ilmuwan Ungkap Perempuan Pernah Berjaya dan Memerintah pada Zaman Perunggu

Ilmuwan Ungkap Perempuan Pernah Berjaya dan Memerintah pada Zaman Perunggu

Tekno | Rabu, 17 Maret 2021 | 13:30 WIB

Gulungan Alkitab Berusia 1.900 Tahun Ditemukan di Gua Horor Israel

Gulungan Alkitab Berusia 1.900 Tahun Ditemukan di Gua Horor Israel

Tekno | Rabu, 17 Maret 2021 | 12:30 WIB

Terkini

Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports

Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 12:00 WIB

Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS

Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:57 WIB

5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar

5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:28 WIB

ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif

ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:15 WIB

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:15 WIB

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:50 WIB

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:30 WIB

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:12 WIB

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 07:50 WIB

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:53 WIB

×