Terungkap! Virus Corona Kuno Pernah Melanda Asia Timur 25 Ribu Tahun Lalu

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 28 April 2021 | 09:30 WIB
Terungkap! Virus Corona Kuno Pernah Melanda Asia Timur 25 Ribu Tahun Lalu
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa virus Corona kuno mungkin telah menginfeksi orang-orang zaman dulu, yang hidup di Asia Timur sekitar 25.000 tahun lalu dan selama ribuan tahun setelahnya.

Pandemi Covid-19 yang kini merenggut lebih dari tiga juta jiwa, mengungkapkan betapa rentannya manusia terhadap virus baru. Meskipun ancaman ini terdengar baru, tetapi manusia telah memerangi virus berbahaya sejak dulu.

"Selalu ada virus yang menginfeksi populasi manusia. Virus benar-benar salah satu pendorong utama seleksi alam dalam genom manusia," kata David Enard, asisten profesor ekologi dan evolusi di University of Arizona.

Itu disebabkan karena gen yang meningkatkan peluang manusia untuk bertahan hidup dari patogen, lebih mungkin diwariskan ke generasi baru.

Para peneliti dapat mendeteksi sidik jari patogen purba ini dengan menggunakan alat modern dalam DNA manusia yang hidup saat ini.

Menurut Enard, informasi ini dapat memberikan wawasan berharga untuk membantu memprediksi pandemi di masa depan.

Ilustrasi Pandemi. (Pexels)
Ilustrasi Pandemi. (Pexels)

"Hal-hal yang sering terjadi di masa lalu lebih mungkin terjadi lagi di masa mendatang," tambah Enard, dikutip dari Live Science, Rabu (28/4/2021).

Menggunakan informasi yang tersedia di database publik, Enard dan timnya menganalisis genom 2.504 orang di 26 populasi manusia yang berbeda di seluruh dunia.

Ketika virus Corona menyelinap ke dalam sel manusia, virus membajak mesin sel untuk bereplikasi. Artinya, keberhasilan virus bergantung pada interaksinya dengan ratusan protein manusia berbeda.

baca juga

Para peneliti menyeleksi sekumpulan 420 protein manusia yang diketahui berinteraksi dengan virus Corona, di mana 332 di antaranya berinteraksi dengan SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19.

Sebagian besar protein ini membantu virus untuk mereplikasi di dalam sel, tetapi beberapa membantu sel melawan virus.

Gen yang mengkode protein tersebut bermutasi secara acak dan terus-menerus, tetapi jika mutasi memberikan keuntungan pada gen, seperti kemampuan yang lebih baik untuk melawan virus, itu akan memiliki peluang lebih baik untuk diturunkan ke generasi berikutnya.

Para peneliti menemukan bahwa pada orang keturunan Asia Timur, gen tertentu yang diketahui berinteraksi dengan virus Corona telah diturunkan. Dengan kata lain, seiring waktu, varian tertentu muncul lebih sering daripada yang diharapkan.

Serangkaian mutasi ini kemungkinan besar membantu nenek moyang populasi manusia ini, menjadi lebih resisten terhadap virus purba dengan mengubah seberapa banyak protein ini dibuat oleh sel.

Para peneliti menemukan bahwa varian gen mengkode 42 dari 420 protein yang dianalisis mulai meningkat frekuensinya sekitar 25.000 tahun lalu.

"Virus corona mungkin telah ada sejak lama sebelum manusia ada. Tapi sangat sulit untuk mengatakan apakah virus yang menyebabkan evolusi ini juga merupakan virus Corona, meskipun tampaknya teori tersebut masuk akal," kata Joel Wertheim, profesor di Departemen Kedokteran University of California.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Enard setuju bahwa patogen purba yang menjangkiti nenek moyang manusia, mungkin bukan virus Corona, tetapi itu kemungkinan jenis virus lain yang kebetulan berinteraksi dengan sel manusia dengan cara sama, seperti dilakukan virus Corona.

Walau begitu, kelompok peneliti lain baru-baru ini menemukan bahwa sarbecovirus, keluarga virus Corona mencakup SARS-CoV-2, pertama kali berevolusi 23.500 tahun lalu, sekitar waktu yang sama dengan varian gen mengkode protein terkait virus Corona pertama kali muncul pada manusia.

Meskipun temuan ini menarik, Enard mengatakan, tidak ada bukti bahwa adaptasi gen purba ini membantu melindungi manusia modern dari SARS-CoV-2.

Sebaliknya, faktor sosial dan ekonomi, seperti akses ke perawatan kesehatan, kemungkinan memainkan peran yang jauh lebih besar daripada gen yang terkena Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terinfeksi Virus Corona Usai Suntik Vaksin Covid-19 Pertama? Ini Kata Ahli!

Terinfeksi Virus Corona Usai Suntik Vaksin Covid-19 Pertama? Ini Kata Ahli!

Health | Selasa, 27 April 2021 | 16:29 WIB

Waspadai Kasus Covid, Australia Pertimbangkan Setop Penerbangan dari India

Waspadai Kasus Covid, Australia Pertimbangkan Setop Penerbangan dari India

News | Selasa, 27 April 2021 | 16:20 WIB

Korea Selatan Laporkan Kasus Covid-19 Varian Baru

Korea Selatan Laporkan Kasus Covid-19 Varian Baru

Health | Selasa, 27 April 2021 | 15:49 WIB

Tekan Virus Covid-19, Turki Terapkan Lockdown hingga usai Idul Fitri

Tekan Virus Covid-19, Turki Terapkan Lockdown hingga usai Idul Fitri

News | Selasa, 27 April 2021 | 15:49 WIB

Varian Virus 12 WN India Positif Covid di Jakarta Belum Teridentifikasi

Varian Virus 12 WN India Positif Covid di Jakarta Belum Teridentifikasi

News | Selasa, 27 April 2021 | 15:41 WIB

Berkurang Terus, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.544 Pasien Positif Covid-19

Berkurang Terus, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.544 Pasien Positif Covid-19

News | Senin, 26 April 2021 | 12:06 WIB

Terkini

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:02 WIB

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:39 WIB

JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports

JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:52 WIB

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:09 WIB

Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z

Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:35 WIB

Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi

Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:25 WIB

4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo

4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:06 WIB

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:53 WIB

Harga Reno16 Naik Rp4,3 Juta, Oppo Ungkap Alasan di Baliknya

Harga Reno16 Naik Rp4,3 Juta, Oppo Ungkap Alasan di Baliknya

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:40 WIB

7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam

7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

×