Waspada Serangan Ransomware di Sektor Kesehatan, Dampaknya Bisa Gawat

Dythia Novianty

Minggu, 02 Mei 2021 | 10:00 WIB
Waspada Serangan Ransomware di Sektor Kesehatan, Dampaknya Bisa Gawat
Ilustrasi ransomware. [Shutterstock]

Suara.com - Salah satu ancaman paling signifikan tahun lalu bagi institusi kesehatan adalah serangan ransomware. Pelaku kejahatan siber itu mengenkripsi data atau memeras manajemen dengan ancaman akan mempublikasikan data yang dicuri.

Konsekuensi dari serangan tersebut bermacam-macam. Disamping kekacauan yang jelas berbahaya pada layanan medis, institusi kesehatan bisa menghadapi dampak jangka panjang, mulai dari denda regulasi hingga tuntutan para pasien yang turut mengalami pelanggaran data pribadi.

Kaspersky pun menjelaskan cara kerja ransomware tingkat tinggi dan cara melindungi diri dari ancaman tersebut.

Salah satu kasus yang paling banyak dibicarakan tahun lalu adalah serangan ransomware Ryuk di Universal Health Services (UHS) September lalu.

Grup ini mengoperasikan 400 fasilitas medis di Amerika Serikat, Inggris Raya, dan negara lain. Untungnya, tidak semua rumah sakit dan klinik mengalami dampak, namun serangan itu melanda fasilitas UHS di beberapa negara bagian AS.

Insiden itu terjadi di mana komputer perusahaan gagal melakukan booting dan beberapa karyawan menerima permintaan uang tebusan.

Ilustrasi tenaga medis (Unsplash)
Ilustrasi tenaga medis (Unsplash)

Jaringan telepon juga turut terpengaruh. Departemen TI harus meminta staf untuk bekerja dengan cara lama, yaitu tanpa TI.

Secara alami, hal itu menyebabkan gangguan besar pada alur kerja klinik yang biasa, memengaruhi perawatan pasien, tes laboratorium, dan banyak lagi. Beberapa fasilitas bahkan harus merujuk pasien ke rumah sakit lain.

Sementara itu, sebuah insiden di Ascend Clinical, yang khusus melayani pengujian untuk penyakit ginjal, menghadapi kebocoran data yang memengaruhi lebih dari 77.000 pasien.

baca juga

Penyebab infeksi diketahui bahwa seorang karyawan mengklik tautan di email phishing. Setelah menembus sistem, para pelaku kejahatan siber mendapatkan, antara lain, data pribadi pasien seperti nama, tanggal lahir, nomor jaminan sosial.

Ada juga serangan Magellan Health pada April 2020 membahayakan data pribadi karyawan dan pasien (menurut laporan media, sebanyak 365.000 korban).

Pelaku kejahatan siber berhasil menyamar sebagai klien, mendapatkan akses ke jaringan internal, menggunakan malware untuk mencegat kredensial masuk, dan akhirnya mengenkripsi data pada server.

Secara umum, ketika menyerang fasilitas kesehatan, para pelaku kejahatan siber cenderung lebih menyukai mengenkripsi dan mencuri data dari server daripada workstation.

Hal yang sama terjadi dengan server Institut Ortopedi Florida, ketika penyerang mengenkripsi data 640.000 pasien (yang sebelumnya dicuri). Hal itu mengakibatkan gugatan yang tidak menyenangkan.

Contoh diatas hanya beberapa insiden profil tinggi dari pemberitaan tahun lalu. Faktanya, masih banyak terdapat kasus serangan ransomware canggih lainnya.

Malware dapat menembus sistem dengan berbagai cara melalui lampiran email, tautan phishing, situs web yang terinfeksi, dan banyak lagi.

Ilustrasi perlindungan data pribadi. [Shutterstock]
Ilustrasi perlindungan data pribadi. [Shutterstock]

Para aktor ancaman dapat mencuri kredensial akses jarak jauh, menjebak pengguna melalui manipulasi psikologis, atau cukup menggunakan metode brute force.

Pepatah medis lama bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati berlaku sama baiknya untuk keamanan siber, dan terutama untuk perlindungan terhadap ransomware.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas! Jebakan Phishing Giveaway PlayStation 5

Awas! Jebakan Phishing Giveaway PlayStation 5

Tekno | Minggu, 11 April 2021 | 11:00 WIB

Makin Banyak Orang Gegabah Izinkan Aplikasi Akses Kamera Ponsel

Makin Banyak Orang Gegabah Izinkan Aplikasi Akses Kamera Ponsel

Tekno | Senin, 29 Maret 2021 | 21:45 WIB

Perhatian! Ada Ancaman Keamanan lewat Aplikasi Kamera dan Mikrofon

Perhatian! Ada Ancaman Keamanan lewat Aplikasi Kamera dan Mikrofon

Tekno | Jum'at, 26 Maret 2021 | 10:30 WIB

Transaksi Perbankan dan Cryptocurrency Jadi Target Penjahat Siber

Transaksi Perbankan dan Cryptocurrency Jadi Target Penjahat Siber

Tekno | Rabu, 17 Maret 2021 | 06:45 WIB

Atasi Ancaman Siber di Indonesia, BSSN Libatkan Quad Helix

Atasi Ancaman Siber di Indonesia, BSSN Libatkan Quad Helix

Tekno | Selasa, 02 Maret 2021 | 21:04 WIB

Waduh, 5 dari 10 Organisasi di Asia Tenggara Gunakan Perangkat Lunak Jadul

Waduh, 5 dari 10 Organisasi di Asia Tenggara Gunakan Perangkat Lunak Jadul

Tekno | Selasa, 23 Februari 2021 | 16:00 WIB

Terkini

The Telkom Hub Capai Net Zero Emisi, 66 Lokasi PoP Telkom Gunakan 21% Energi Terbarukan

The Telkom Hub Capai Net Zero Emisi, 66 Lokasi PoP Telkom Gunakan 21% Energi Terbarukan

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:50 WIB

Demokrat Dukung Usulan Pemilu Dipisah: Tiket Pilpres Sebaiknya Hasil dari Pileg

Demokrat Dukung Usulan Pemilu Dipisah: Tiket Pilpres Sebaiknya Hasil dari Pileg

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:47 WIB

25 Merek Beras Fortifikasi Gagal Uji Lab, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pengawasan Pangan Diperketat

25 Merek Beras Fortifikasi Gagal Uji Lab, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pengawasan Pangan Diperketat

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 18:45 WIB

Warga Jakarta Harap Waspada Macet! Ini Titik-titik Pengamanan Hari Tani Nasional Besok

Warga Jakarta Harap Waspada Macet! Ini Titik-titik Pengamanan Hari Tani Nasional Besok

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:38 WIB

Apakah New Balance 530 Cocok untuk Lari Jarak Jauh atau Hanya Sepatu Fashion? Ini Penjelasannya

Apakah New Balance 530 Cocok untuk Lari Jarak Jauh atau Hanya Sepatu Fashion? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 18:36 WIB

Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak

Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak

Surakarta | Rabu, 23 September 2026 | 18:36 WIB

Fenomena Overproud Film Hollywood, Mengapa Netizen Indo Haus Validasi Barat

Fenomena Overproud Film Hollywood, Mengapa Netizen Indo Haus Validasi Barat

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:35 WIB

5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga

5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 18:35 WIB

Bukan Asal Potong Anggaran, Belanja Negara Era Suahasil Akan Tepat Sasaran

Bukan Asal Potong Anggaran, Belanja Negara Era Suahasil Akan Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:33 WIB

Apa Saja Opsi Motor Matic Baru di Bawah Rp25 Juta? Ini 6 Opsinya

Apa Saja Opsi Motor Matic Baru di Bawah Rp25 Juta? Ini 6 Opsinya

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 18:31 WIB

×