Ini yang Akan Terjadi jika Puing Luar Angkasa Menabrak Bumi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 07 Mei 2021 | 13:25 WIB
Ini yang Akan Terjadi jika Puing Luar Angkasa Menabrak Bumi
Ilustrasi bumi (pexels.com)

Suara.com - Para ahli sedang berusaha mengetahui kapan dan di mana tahap inti roket Long March 5B China, akan jatuh kembali ke Bumi secara tak terkendali.

Roket tersebut digunakan untuk membawa modul inti Tianhe, stasiun luar angkasa pertama China.

Meskipun pembuat roket biasanya melakukan tindakan pencegahan untuk menghindari puing-puing roket yang jatuh, Inverse mengatakan bahwa roket Long March 5B dibangun tanpa penguat kemudi, sistem stabilisasi, dan mesin yang dapat dimulai ulang.

Walau begitu, puing luar angkasa yang jatuh kembali ke Bumi adalah kejadian yang cukup umum.

Menurut Layanan Satelit Lingkungan, Data dan Informasi (NESDIS) National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), rata-rata antara 200 dan 400 objek terlacak memasuki atmosfer Bumi setiap tahun.

Sebagian besar puing-puing luar angkasa yang terus menumpuk sejak 4 Oktober 1957 akan terbakar di atmosfer Bumi saat jatuh.

Roket Long March 5B. [STR/AFP]
Roket Long March 5B. [STR/AFP]

Dari jutaan puing-puing luar angkasa diperkirakan mengorbit planet ini, sekitar 30.000 puing lebih besar dari softball dan hanya sekitar 1.000 puing yang merupakan pesawat ruang angkasa sebenarnya.

Objek-objek tersebut dipantau oleh Space Surveillance Network (SSN) militer Amerika Serikat dan Kantor Program Debris Orbital NASA menggunakan radar, teleskop, dan sistem berbasis luar angkasa lainnya.

Meskipun kecil, namun jika puing tersebut mengorbit kecepatan tinggi, itu juga dapat membahayakan satelit.

baca juga

Laporan National Geographic menyebut bahwa sebagian besar sampah antariksa berada di orbit Bumi yang lebih rendah, sekitar 1.250 mil di atas permukaan planet.

Menurut Space.com, berapa lama puing-puing luar angkasa jatuh kembali ke Bumi, tergantung pada ketinggiannya.

Puing-puing yang berada di orbit di bawah 370 mil biasanya jatuh kembali ke Bumi dalam jangka waktu beberapa tahun.

Jika berhasil melewati atmosfer, puing umumnya akan jatuh di lautan yang menutupi 70 persen permukaan Bumi.

Data yang dicatat selama lebih dari 50 tahun menunjukkan, rata-rata satu bagian puing jatuh kembali ke Bumi setiap hari.

Meskipun tidak ada kematian yang dikonfirmasi atau cedera serius dari orang-orang yang terkena puing-puing luar angkasa.

Namun, puing-puing antariksa tetap dapat menyebabkan kerusakan tergantung lokasi pendaratannya.

Dilansir dari New York Post, Jumat (7/5/2021), catatan puing antariksa yang pernah jatuh ke daratan terjadi pada 1979, ketika Skylab seberat hampir 100 ton milik NASA jatuh di kota kecil di Australia.

Salyut-7. [Wikimedia]
Salyut-7. [Wikimedia]

Stasiun luar angkasa Salyut-7 seberat 43 ton milik Uni Soviet juga pernah jatuh di Argentina pada 1991 dan pada Mei lalu, roket China Long March 5B lainnya menjatuhkan puing-puing di atas Ivory Coast, Afrika, setelah seminggu berada di orbit Bumi yang rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angkatan Luar Angkasa AS Akan Ciptakan Manusia Augmented

Angkatan Luar Angkasa AS Akan Ciptakan Manusia Augmented

Tekno | Senin, 03 Mei 2021 | 15:00 WIB

Hanya Butuh 10 Peluncuran Lagi, Stasiun Luar Angkasa China Selesai!

Hanya Butuh 10 Peluncuran Lagi, Stasiun Luar Angkasa China Selesai!

Tekno | Minggu, 02 Mei 2021 | 16:30 WIB

Rayakan Hari Alien 2021, Kostum Langka Ini Dilelang Rp 870 Juta

Rayakan Hari Alien 2021, Kostum Langka Ini Dilelang Rp 870 Juta

Tekno | Rabu, 28 April 2021 | 11:00 WIB

China Akan Daratkan Penjelajah Mars Bulan Depan

China Akan Daratkan Penjelajah Mars Bulan Depan

Tekno | Senin, 26 April 2021 | 11:30 WIB

China Akan Luncurkan Teleskop Mirip Hubble, Siap Mengorbit 2024

China Akan Luncurkan Teleskop Mirip Hubble, Siap Mengorbit 2024

Tekno | Rabu, 21 April 2021 | 07:00 WIB

Pandemi Covid-19 Penampakan UFO Melonjak, dari 1.000 jadi 7.200 Laporan

Pandemi Covid-19 Penampakan UFO Melonjak, dari 1.000 jadi 7.200 Laporan

Tekno | Rabu, 14 April 2021 | 11:30 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×