NASA Bawa Sampel Asteroid Bennu Kembali ke Bumi

Risna Halidi, Lintang Siltya Utami

Rabu, 12 Mei 2021 | 11:05 WIB
NASA Bawa Sampel Asteroid Bennu Kembali ke Bumi
Asteroid Bennu. [Jpl/NASA/gov]

Suara.com - Misi pengambilan sampel asteroid Bennu bernama OSIRIS-REx kembali menuju Bumi pada 10 Mei, memulai perjalanan sejauh 2,3 miliar km dan pesawat luar angkasa itu akan mendaratkan kapsul berisi sampel di gurun Utah pada September 2023.

Kapsul tersebut penuh dengan sampel murni yang dikumpulkan OSIRIS-REx dari asteroid dekat Bumi pada Oktober 2020.

Misi senilai 800 juta dolar AS ini pertama kali diluncurkan pada September 2016 dan tiba di asteroid Bennu selebar 500 meter pada Desember 2018.

Penyelidik mempelajari batuan antariksa kaya karbon dari dekat untuk sementara waktu, dengan mengukurnya dan mencari tempat terbaik untuk mengambil sampel.

OSIRIS-REx melakukan pengambilan sampel pada 20 Oktober 2020, berhasil mengumpulkan sejumlah besar debu dan kerikil asteroid.

Awalnya, tim misi merencanakan untuk memperkirakan massa sampel dengan melakukan manuver berputar. Tetapi, karena mekanisme pengambilan sampel terlalu banyak, penutup kapsul tidak tertutup dengan benar sehingga manuver tersebut kemungkinan besar akan membuat sampel yang telah dikumpulkan bocor.

Oleh karena itu, OSIRIS-REx menyimpan sampel di dalam kapsul tanpa melakukan gerakan berputar. Akibatnya, para ahli tidak mengetahui secara pasti berapa banyak sampel yang telah dikumpulkan.

Meski begitu, tim misi memprediksi OSIRIS-REx setidaknya mengumpulkan 60 gram sampel, jumlah minimum yang ditargetkan.

Dilansir dari Space.com pada Rabu (12/5/2021), ini akan menjadi sampel kosmik terbesar yang dibawa ke Bumi oleh NASA sejak astronot Apollo membawa pulang batuan Bulan pada 1969 hingga 1972.

baca juga

Alasan para ilmuwan berupaya membawa sampel asteroid Bennu kembali ke Bumi karena ingin mempelajarinya secara mendalam dan mencari petunjuk untuk menjawab beberapa misteri.

Para ahli meyakini bahwa Bennu adalah asteroid primitif dan kaya karbon yang berperan dalam memicu kehidupan di Bumi awal.

Selain itu, Bennu juga merupakan batuan antariksa berpotensi berbahaya bagi Bumi, sehingga misi OSIRIS-REx pun memiliki aplikasi pertahanan planet.

Misi ini akan membantu para peneliti lebih memahami bagaimana asteroid bergerak melalui ruang angkasa, menyempurnakan perkiraan lintasan bebatuan yang berpotensi mengancam Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal 2021PDC, Asteroid Fiktif Disebut Akan Tabrak Bumi

Mengenal 2021PDC, Asteroid Fiktif Disebut Akan Tabrak Bumi

Tekno | Rabu, 05 Mei 2021 | 10:30 WIB

Dahsyat Banget! Bom Nuklir Tak Dapat Menghentikan Ancaman Asteroid

Dahsyat Banget! Bom Nuklir Tak Dapat Menghentikan Ancaman Asteroid

Tekno | Rabu, 05 Mei 2021 | 08:30 WIB

Demi Lindungi Bumi, NASA Simulasi Asteroid Menghantam Planet

Demi Lindungi Bumi, NASA Simulasi Asteroid Menghantam Planet

Tekno | Selasa, 27 April 2021 | 13:57 WIB

Terkini

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Bekaci | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:03 WIB

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo

Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo

Liks | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian

Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Berapa Kilometer Jarak Tempuh Motor Listrik Murah? Cek Daftar Unit di Bawah Rp20 Juta Ini

Berapa Kilometer Jarak Tempuh Motor Listrik Murah? Cek Daftar Unit di Bawah Rp20 Juta Ini

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Rekam Jejak Sudaryono: Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Kepala BGN Baru

Rekam Jejak Sudaryono: Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Kepala BGN Baru

Video | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

KPK Periksa Pengurus KUD di Kuansing, Pastikan Uang yang Dikembalikan Raja Juli

KPK Periksa Pengurus KUD di Kuansing, Pastikan Uang yang Dikembalikan Raja Juli

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi

Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:59 WIB

Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran

Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:52 WIB

Sudah Sepekan, Napi Kasus Narkoba Pekanbaru yang Kabur Belum Ditangkap

Sudah Sepekan, Napi Kasus Narkoba Pekanbaru yang Kabur Belum Ditangkap

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:52 WIB

×