Jarang Diketahui, Ini 5 Fakta Gerhana Matahari

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 10 Juni 2021 | 08:30 WIB
Jarang Diketahui, Ini 5 Fakta Gerhana Matahari
Ilustrasi gerhana matahari tampak di antara awan (Shutterstock).

Suara.com - Gerhana Matahari Cincin akan terjadi pada hari ini, Kamis (10/6/201), dan dapat dilihat di sebagian Amerika Serikat, Kanada utara, Eropa, Asia utara, Rusia, dan Greenland.

Sayangnya, pengamat di wilayah Indonesia tidak mendapat kesempatan untuk melihat fenomena ini secara langsung.

Gerhana Matahari merupakan fenomena menarik dan tak banyak orang yang mengetahui beberapa fakta di baliknya.

Dilansir dari Lufft, Kamis (10/6/2021), ini lima fakta menarik tentang Gerhana Matahari yang mungkin jarang diketahui banyak orang:

1. Gerhana Matahari tidak terjadi setiap bulan meskipun Bulan tampaknya berada di posisi atau jalur yang sama

Orbit Bulan relatif miring terhadap orbit Bumi mengelilingi Matahari, sehingga Bulan sering lewat di bawah atau di atas Bumi.

Proses Gerhana Matahari CIncin. [Timeanddate]
Proses Gerhana Matahari. [Timeanddate]

Pada saat itu, Bulan tidak melintasi garis antara Matahari dan Bumi. Oleh karena itu, tidak menyebabkan Gerhana Matahari. Hanya dua kali setahun gerhana Matahari mungkin dapat terjadi.

2. Ukuran Matahari menjadi 400 kali lebih besar dari Bulan

Semakin dekat suatu objek, maka semakin besar ukuran aslinya. Ukuran Matahari menjadi sekitar 400 kali lebih besar dari Bulan saat Gerhana terjadi.

baca juga

Namun, ukuran Bulan sekitar 400 lebih dekat ke Bumi. Oleh karena itu, dalam pandangan Bumi, keduanya tampak berukuran sama.

Karena orbit yang dilintasi berbeda, maka jenis Gerhana berbeda juga akan terjadi.

Jika Bulan menutupi hanya sebagian Matahari, itu disebut Gerhana Matahari Parsial.

Jika Bulan bergerak sepenuhnya di depan Matahari, tetapi tidak dapat menutupi permukaan Matahari sepenuhnya karena jaraknya yang jauh, itu disebut Gerhana Matahari Cincin.

Hanya dalam kasus Gerhana Matahari Total semuanya cocok dengan sempurna. Matahari akan tampak menghilang sepenuhnya selama beberapa menit dan hanya menyisakan bagian koronanya.

3. Selama Gerhana Matahari terjadi, pengamat bisa melihat masa depan

Meskipun Gerhana Matahari terjadi sekitar siang hari, tetapi bintang-bintang akan terlihat selama Gerhana memasuki fase puncak.

Ilustrasi gerhana matahari (Shutterstock).
Ilustrasi gerhana matahari (Shutterstock).

Bintang-bintang yang terlihat di langit bukanlah konstelasi bintang biasa, melainkan konstelasi yang akan terlihat dalam beberapa bulan mendatang sehingga pengamat seperti bisa melihat masa depan.

4. Bintik Matahari akan terlihat

Bintik Matahari akan dapat terlihat saat Gerhana terjadi. Meskipun jaraknya sekitar 149,6 juta km dari Bumi, badai geomagnetik di Matahari ini dapat memengaruhi medan magnet Bumi.

Hal ini dapat memengaruhi komunikasi pesawat, satelit, atau jaringan listrik.

Badai geomagnetik yang juga disebut sebagai prominences sebagian besar berukuran lebih besar dari Bumi.

Terdiri dari lingkaran gas panas, berasal dari lapisan Matahari yang lebih dalam, seperti helium panas dengan suhu 20.000 derajat Fahrenheit yang disebabkan oleh aktivitas magnet Matahari.

Karena itu, selama gerhana, peristiwa tersebut terlihat dalam bentuk bintik Matahari.

5. Peristiwa Gerhana Matahari tidak akan terjadi selamanya

Saat Bulan perlahan menjauhkan dirinya dari Bumi, Gerhana Matahari Total juga akan berakhir suatu saat nanti.

Diprediksi sekitar 400 juta tahun, jarak antara Bulan dan Matahari akan terlalu jauh untuk Bulan bisa menutupi piringan Matahari sepenuhnya.

Ilustrasi Gerhana Matahari. [Shutterstock]

Pada akhirnya, Gerhana Matahari hanya akan menjadi peristiwa langka yang dikenang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tata Cara Shalat Gerhana Matahari

Tata Cara Shalat Gerhana Matahari

News | Jum'at, 29 Januari 2021 | 14:41 WIB

Empat Gerhana 2021: Mana yang Bisa Kita Nikmati?

Empat Gerhana 2021: Mana yang Bisa Kita Nikmati?

Sulsel | Senin, 04 Januari 2021 | 17:41 WIB

Ada 4 Gerhana Matahari dan Bulan di 2021, Simak Tanggalnya

Ada 4 Gerhana Matahari dan Bulan di 2021, Simak Tanggalnya

Jabar | Senin, 04 Januari 2021 | 15:44 WIB

Ini Daftar Gerhana Matahari dan Bulan Sepanjang 2021

Ini Daftar Gerhana Matahari dan Bulan Sepanjang 2021

Bogor | Senin, 04 Januari 2021 | 14:07 WIB

Daftar Gerhana Matahari dan Bulan selama 2021

Daftar Gerhana Matahari dan Bulan selama 2021

Tekno | Senin, 04 Januari 2021 | 12:22 WIB

Pengertian Gerhana Matahari, Jenis dan Hal yang Dipersiapkan untuk Melihat

Pengertian Gerhana Matahari, Jenis dan Hal yang Dipersiapkan untuk Melihat

Tekno | Selasa, 08 Desember 2020 | 12:56 WIB

Terkini

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:30 WIB

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:27 WIB

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:14 WIB

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:03 WIB

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

×