Penjualan Ponsel Refurbished Tumbuh 4 Persen Sepanjang 2020

Dythia Novianty Suara.Com
Minggu, 18 Juli 2021 | 08:30 WIB
Penjualan Ponsel Refurbished Tumbuh 4 Persen Sepanjang 2020
Ilustrasi smartphone. [Shutterstock]

Suara.com - Perusahaan riset Counterpoint Research telah merilis prospek penjualan smartphone rekondisi (refurbished) global untuk 2020 dan 2021.

Penelitian ini mencakup penjualan global smartphone rekondisi pada 2020, dengan beberapa proyeksi yang solid untuk 2021.

Penelitian Counterpoint menunjukkan lonjakan 4 persen dalam penjualan global ponsel rekondisi pada paruh kedua 2020, dibandingkan dengan paruh pertama tahun ini.

Kinerja keseluruhan pada 2020 juga lebih baik dari tahun sebelumnya yakni 2019, yang secara global mengalami penurunan volume pasar.

Sebagai akibat dari pandemi virus corona, banyak negara di seluruh dunia mengalami penurunan besar dalam ekonomi mereka, dengan kehilangan pekerjaan yang signifikan dilaporkan di semua wilayah.

Kondisi ini dapat berkontribusi pada peningkatan perlindungan telepon yang diperbarui, seperti yang ditunjukkan oleh penelitian Counterpoint.

Penjualan smartphone refurbished. [Counterpointresearch]
Penjualan smartphone refurbished. [Counterpointresearch]

Counterpoint juga mencatat, peningkatan tajam dalam permintaan dan pasokan smartphone yang diperbaharui pada 2020, terutama pada paruh kedua tahun ini.

Tidak hanya itu, aksi tuker tambah jga mengalami peningkatan di semua wilayah yang dicakup oleh survei.

Wilayah yang dicakup oleh penelitian Counterpoint adalah AS, Amerika Latin, Eropa, Asia Tenggara, India, dan Afrika.

Baca Juga: Counterpoint: Pengguna Aktif iPhone 12 Tumbuh Agresif dari iPhone 11

Harga jual rata-rata ponsel rekondisi Apple meningkat hingga tiga kali lebih tinggi daripada rata-rata merek lain.

Penelitian ini mengungkap Apple refurbished lebih diminati dari pada merek lain.

Peluncuran teknologi 5G yang lebih luas di 150 operator seluler di 70 negara tidak memengaruhi peningkatan selera untuk ponsel Apple, seperti yang ditunjukkan oleh angka yang dirilis oleh Counterpoint Research.

Dilansir laman Gizmochina, Minggu (18/7/2021), prospek untuk 2021, menurut penelitian, tetap cerah di pasar telepon sekunder secara global.

Ilustrasi iPhone. [Alexa Suter/Unsplash]
Ilustrasi iPhone. [Alexa Suter/Unsplash]

Harga jual rata-rata produk yang terkadang jauh lebih rendah di pasar sekunder dapat memicu permintaan produk dari pasar.

Pada saat yang sama, pasokan mungkin didorong oleh beberapa faktor yang mungkin terjadi, termasuk penurunan ekonomi global yang membatasi daya beli beberapa segmen konsumen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI