Perdana! Begini Penampakkan Cuaca Malam Hari di Venus

Dythia Novianty

Kamis, 22 Juli 2021 | 12:25 WIB
Perdana! Begini Penampakkan Cuaca Malam Hari di Venus
Ilustrasi planet Venus (Shutterstock/NASA).

Suara.com - Sebuah studi baru, para peneliti telah menemukan cara baru menggunakan sensor inframerah pada pengorbit iklim Venus Jepang Akatsuki.

Sebuah probe tiba di orbit sekitar Venus pada 2015, digunakan untuk mengungkapkan seperti apa cuaca di planet ini pada malam hari.

Sensor-sensor itu menemukan awan malam hari dan beberapa pola sirkulasi angin yang aneh.

Seperti Bumi, Venus terletak di "zona layak huni" matahari kita, memiliki permukaan padat dan atmosfer yang memiliki cuaca.

Untuk memahami cuaca planet, para peneliti mempelajari gerakan awan dalam cahaya inframerah.
Sementara atmosfer Venus berputar dengan cepat, planet itu sendiri memiliki rotasi paling lambat dari planet besar mana pun di tata surya kita.

Artinya, siang dan malam berlangsung cukup lama, masing-masing sekitar 120 hari Bumi.

Cuaca malam di Venus. [Frontier Sciences at the University of Tokyo]
Cuaca malam di Venus. [Frontier Sciences at the University of Tokyo]

Sampai sekarang, hanya cuaca di "sisi siang hari" Venus yang mudah diamati.

Bahkan dalam inframerah, sulit untuk melihat dengan jelas sisi malam Venus.

Ada pengamatan inframerah dari "sisi malam" Venus, tetapi studi ini belum mampu menunjukkan dengan jelas cuaca malam planet.

baca juga

Untuk menjelajahi aspek misterius dari planet tetangga kita ini, para peneliti beralih ke Akatsuki, wahana penjelajah Jepang pertama yang pernah mengorbit planet lain.

Probe dirancang untuk memantau Venus dan cuacanya dan memiliki pencitra inframerah yang tidak membutuhkan sinar matahari untuk "melihat".

Terlepas dari desain ini, pencitra belum dapat menangkap pengamatan terperinci dari sisi malam Venus.

Namun, dengan menggunakan metode analitik baru untuk menangani data yang ditangkap oleh pencitra, para peneliti secara tidak langsung dapat "melihat" cuaca malam Venus yang sulit dipahami.

"Pola awan skala kecil dalam gambar samar dan sering tidak dapat dibedakan dari noise latar belakang," kata rekan penulis Takeshi Imamura, seorang profesor di Sekolah Pascasarjana Ilmu Perbatasan di Universitas Tokyo, dalam sebuah pernyataan.

"Untuk melihat detail, kami perlu menekan gangguan," katanya dilansir laman Space, Kamis (22/7/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potensi Ditemukan Kehidupan di Jupiter Lebih Tinggi Dibandingkan Venus

Potensi Ditemukan Kehidupan di Jupiter Lebih Tinggi Dibandingkan Venus

Tekno | Selasa, 29 Juni 2021 | 06:46 WIB

Venus Semakin Mirip Bumi, Bisa Dihuni?

Venus Semakin Mirip Bumi, Bisa Dihuni?

Tekno | Kamis, 24 Juni 2021 | 07:00 WIB

NASA Akan Luncurkan 2 Misi Baru ke Venus

NASA Akan Luncurkan 2 Misi Baru ke Venus

Tekno | Kamis, 03 Juni 2021 | 12:30 WIB

Hindari Pelecehan, Gamers Perempuan Gunakan Identitas Lelaki saat Bermain

Hindari Pelecehan, Gamers Perempuan Gunakan Identitas Lelaki saat Bermain

Tekno | Senin, 31 Mei 2021 | 10:31 WIB

Studi: Sebabkan Kanker, Pekerjaan Shift Malam Disebut Karsinogenik

Studi: Sebabkan Kanker, Pekerjaan Shift Malam Disebut Karsinogenik

Health | Rabu, 10 Maret 2021 | 07:58 WIB

Serena dan Venus Williams Lewati Ujian Pertama Australian Open 2021

Serena dan Venus Williams Lewati Ujian Pertama Australian Open 2021

Sport | Senin, 08 Februari 2021 | 18:29 WIB

Terkini

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:15 WIB

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi

Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Kejurnas Menembak PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara, PPAL 2 Berjaya di Beregu

Kejurnas Menembak PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara, PPAL 2 Berjaya di Beregu

Sport | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:50 WIB

5 Tanda Donat Overproof, Adonan Terlalu Mengembang hingga Kempes

5 Tanda Donat Overproof, Adonan Terlalu Mengembang hingga Kempes

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Cuma Akal-akalan: Harus Dibatalkan

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Cuma Akal-akalan: Harus Dibatalkan

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB

×