Awas, Ada Bahaya Mengintai Anak yang Belajar Gunakan Youtube dan Media Sosial

Liberty Jemadu

Sabtu, 24 Juli 2021 | 20:31 WIB
Awas, Ada Bahaya Mengintai Anak yang Belajar Gunakan Youtube dan Media Sosial
Anak yang belajar menggunakan Youtube dan aplikasi media sosial lebih rentang mengalami distraksi. Privasinya juga terancam. Foto: Ilustrasi belajar online (shutterstock)

Suara.com - Sejak bulan April, pemerintah mengalihkan program Belajar dari Rumah (BDR) di TVRI – tayangan berisi materi belajar untuk siswa – dari siaran televisi menjadi rangkaian video yang bisa diakses kapan saja via Youtube.

Ini dilakukan untuk memenuhi keinginan guru dan orang tua yang menginginkan jadwal belajar yang lebih fleksibel saat menemani anaknya belajar.

Memusatkan pembelajaran di media sosial sudah lebih dulu populer dilakukan oleh 84,3% guru selama belajar dari rumah, dan memang memiliki beberapa dampak positif.

Misalnya, pembelajaran melalui media sosial memiliki biaya yang rendah dan mudah digunakan guru, sehingga mengurangi kesenjangan antara murid pendidikan informal dan sekolah formal. Riset dari Eropa juga menunjukkan bahwa penggunaan media sosial meningkatkan interaksi murid saat pembelajaran.

Namun, di sisi lain, penggunaan media sosial secara intensif dalam pembelajaran juga memiliki potensi untuk mendistraksi aktivitas belajar murid serta mengancam privasi mereka.

Lalu apa yang harus diwaspadai orang tua dan guru?

Lubang distraksi jagad maya

Memusatkan pembelajaran di media sosial memungkinkan siswa mengakses kegiatan non-akademik saat aktivitas belajar dilakukan – dari permainan online hingga video yang tidak berkaitan dengan kegiatan belajar.

Survei di Amerika pada tahun 2019, misalnya, menunjukkan 29% waktu yang dihabiskan anak dalam sehari di internet adalah untuk multitasking.

baca juga

Selain membuka situs belajar atau mencari materi, siswa sering teralihkan fokusnya untuk membuka portal hiburan atau melakukan obrolan di luar pembelajaran melalui aplikasi chat, sehingga mengganggu aktivitas belajar. Sebagian besar orang tua juga mengeluhkan bagaimana banyak siswa senang berlama-lama dengan gawai mereka meski aktivitas belajar telah usai.

Padahal, multitasking hanya optimal dilakukan pada pekerjaan yang berkaitan dan tingkat kesulitannya setara.

Pada aktivitas yang serupa dan berhubungan, otak manusia lebih mudah mencerna informasi. Misalnya, kegiatan membaca lebih efektif jika bersamaan dengan mendengar penjelasan terhadap materi tersebut, ketimbang mendengarkan tayangan lain di luar aktivitas belajar.

Riset menemukan bahwa saat anak tidak fokus pada satu tipe pekerjaan ketika belajar, daya konsentrasi mereka menjadi menurun.

Lebih dari sekadar mengalami gangguan fokus, memindahkan tayangan program pembelajaran ke Youtube bahkan berpotensi membuat banyak anak menunda waktu belajar (procrastinating).

Survei di Inggris pada tahun 2018 pada 2000 siswa berusia 11-15 tahun menunjukkan bahwa YouTube lebih menganggu pembelajaran ketimbang televisi. Anak-anak yang disurvei menyatakan mereka rela menunda aktivitas belajar demi menonton video Youtube.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Cara Menghilangkan YouTube Shorts dari Feed? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Menghilangkan YouTube Shorts dari Feed? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 10:16 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi

YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube

Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:00 WIB

YouTube Diberi Waktu 3 Hari soal Kasus Bigmo, Komdigi Ancam Denda hingga Pemutusan Akses

YouTube Diberi Waktu 3 Hari soal Kasus Bigmo, Komdigi Ancam Denda hingga Pemutusan Akses

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:51 WIB

YouTube Kena Semprot Komdigi, Imbas YouTuber Bigmo Libatkan Anak Kecil Promosi Vape

YouTube Kena Semprot Komdigi, Imbas YouTuber Bigmo Libatkan Anak Kecil Promosi Vape

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:37 WIB

YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius

YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Awalnya Jualan Burger, Kisah Insaf Putra Menjemput Mimpi di YouTube

Awalnya Jualan Burger, Kisah Insaf Putra Menjemput Mimpi di YouTube

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 01:30 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Terkini

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:49 WIB

Bukan Cuma Sopir, Pemilik Barang hingga Korporasi Bakal Bisa Dipidana karena ODOL

Bukan Cuma Sopir, Pemilik Barang hingga Korporasi Bakal Bisa Dipidana karena ODOL

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:45 WIB

Ramalan 12 Shio Oktober 2026, Begini Peruntunganmu Bulan Depan

Ramalan 12 Shio Oktober 2026, Begini Peruntunganmu Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:45 WIB

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:40 WIB

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

×