alexametrics

Pertama Kalinya, Ilmuwan Deteksi Cahaya dari Sisi Lain Lubang Hitam

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Pertama Kalinya, Ilmuwan Deteksi Cahaya dari Sisi Lain Lubang Hitam
Ilustrasi lubang hitam (Shutterstock).

Pengamatan ini hampir mustahil dilakukan karena lubang hitam terkenal memakan cahaya apa pun yang mendekatinya.

Suara.com - Para ilmuwan mendeteksi cahaya dari sisi lain lubang hitam untuk pertama kalinya.

Pengamatan ini hampir mustahil dilakukan karena lubang hitam terkenal memakan cahaya apa pun yang mendekatinya.

Tetapi, studi baru ini menggunakan efek yang tidak biasa, di mana cahaya "bergema" di sekitar lubang hitam sehingga para ahli dapat melihatnya dari sisi lain.

Deteksi dilakukan setelah para ilmuwan memeriksa sinar-X dipancarkan ke alam semesta oleh lubang hitam supermasif, yang berada di tengah galaksi sejauh 800 juta tahun cahaya.

Baca Juga: Ilmuwan Temukan Fosil Hewan Tertua di Bumi

Sinar-X tersebut memiliki pola yang aneh. Para ahli melihat setelah sinar-X yang terang dan menyala-nyala, akan ada sinar-X yang lebih kecil dan muncul dalam warna yang berbeda.

"Sinar-X tampak seolah-olah dipantulkan dari sisi lain lubang hitam. Tetapi peristiwa itu sangat tidak biasa karena setiap cahaya yang masuk ke lubang hitam, tidak akan keluar," kata Dan Wilkins, ahli astrofisika Universitas Stanford.

Ilustrasi lubang hitam. [Shutterstock]
Ilustrasi lubang hitam. [Shutterstock]

Wilkins menjelaskan bahwa satu-satunya alasan cahaya itu bisa dilihat karena lubang hitam membengkokkan ruang, membelokkan cahaya, dan memutar medan magnet di sekitarnya.

Menariknya, penemuan cahaya dari sisi lain lubang hitam telah diprediksi oleh teori relativitas umum Einstein, dilansir dari Independent, Kamis (29/7/2021).

Tapi, itu belum pernah benar-benar terjadi sebelumnya dan penemuan ini menandai pertama kalinya cahaya diamati secara langsung datang dari balik lubang hitam.

Baca Juga: Ilmuwan Harvard Akan Buru Bukti Teknologi Alien Lewat Proyek Galileo

Komentar