Suara.com - Konsol PlayStation 5 (PS5) menjadi salah satu produk langka karena dampak dari krisis chip global.
Namun, Sony mengklaim telah mengamankan banyak chip untuk memenuhi target produksinya di tahun ini.
Dikutip dari CNet, Minggu (8/8/2021), Chief Financial Officer Sony Hiroki Totoki mengatakan, perusahaan kini memiliki cukup chip untuk mencapai target produksi 14,8 juta konsol PS5 di tahun fiskal ini.
Pekan lalu, Sony juga melaporkan penjualan konsol PS5 telah mencapai angka 10 juta sejak pertama kali diluncurkan sembilan bulan.
Dalam laporan pendapatan perusahaan, Sony mendapatkan untung 280,1 miliar yen atau Rp 36,7 triliun selama kuartal pertama.
Angka ini lebih besar dari 221,7 miliar yen atau Rp 29 triliun di kuartal yang sama tahun lalu.

Sony juga mengonfirmasi harga 399 dollar AS atau sekitar Rp 5,73 juta untuk PS5 digital edition dan 499 dolar AS atau kisaran Rp 7,16 juta untuk PS5 edisi standar juga memengaruhi labanya dalam setahun terakhir.
Perlu dicatat, angka tersebut merupakan harga rugi yang ditetapkan Sony. Namun, mereka memastikan bakal meraup keuntungan pada PS5 edisi standar di tahun depan.